oleh

PDI Perjuangan Bakal Jadi Pendaftar Pertama Peserta Pemilu 2024 ke KPU

-Pemilu-36 kali dibaca

JAKARTA – DPP PDI Perjuangan akan mendaftarkan diri sebagai peserta Pemilu 2024 ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada pukul 08.00 WIB, Senin (1/8/2022).

“Besok pagi pada tanggal 1 Agustus 2022, Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan akan mendaftarkan yang pertama ke KPU dalam verifikasi partai politik. Mengapa mendaftar yang pertama karena karena KPU buka jam 08.00 WIB,” kata Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.

Hal ini dia sampaikan dalam acara Proses Kirim Data dan Dokumen PDI Perjuangan Calon Peserta Pemilu 2024 pada Sistem Informasi Partai Politik atau Sipol KPU RI di kantor DPP PDIP, Jakarta, Minggu (31/7/2022).

Turut hadir Ketua DPP PDI Perjuangan Bambang Wuryanto, Djarot Saiful Hidayat, Sri Rahayu, Sukur Nababan, serta Wakil Sekjen Utut Adianto serta Sadarestuwati. Selain itu, seluruh pengurus dari DPD dan DPC hingga ranting secara daring.

Menurut Hasto, ini adalah instruksi dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dalam Rakernas yang lalu.

“Sebagai komitmen bagaimana PDI Perjuangan betul-betul konsisten dalam mengikuti seluruh tahapan pemilu tersebut, maka kami diperintahkan untuk yang menjadi pertama,” jelasnya.

“Besok akan berjalan kaki sebagai bagian dari green ekonomi dan kesehatan jiwa dan raga sebagaimana yang dikumandangkan dalam Sicita dari kantor DPP PDI Perjuangan di Jalan Diponegoro ke kantor KPU,” sambungnya.

Hasto menjelaskan akan ada spirit olahraga dan budaya dalam jalan kaki rombongan DPP PDIP menuju kantor KPU. “Tentu saja dengan identitas kebudayaan Nusantara yang menjadi bagian dari Trisakti Bung Karno yang terus dibumikan PDI Perjuangan,” terang dia.

Dia pun menegaskan, pendaftaran ke KPU tersebut bukan hanya dianggap sebagai bagian rangkaian tahapan Pemilu 2024 semata, tapi mendorong peningkatan kualitas terhadap Pemilu.

“Maka PDI Perjuangan akan menyampaikan pesan Pemilu itu untuk membangun peradaban Indonesia Raya,” jelas Hasto.

Karena itu, lanjut dia, PDIP juga akan menampilkan semangat 17 Agustus yang melambangkan semangat nasionalisme.

Sementara itu, DPP PDI Perjuangan hari ini mengirimkan atau menginput data Sistem Informasi Partai Politik atau Sipol ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara online.

Hasto mengatakan, ini bagian dari kesiapan partainya yang sudah mencapai 100 persen. “Syarat KPU itu 100 persen. Kalau tidak 100 persen seharusnya tidak bisa diterima oleh KPU,” kata dia.

Sambil hitung mundur, Hasto disaksikan para Ketua DPP dan Wasekjen yang hadir menekan tombol untuk pengiriman data.

“Dengan ini data profil partai politik telah disubmit dengan mengucapkan syukur kepada Yang Maha Kuasa, seluruh dokumen-dokumen sebagai persyaratan verifikasi partai politik. Dengan terobosan ini maka kita tidak perlu lagi membawa dokumen bertruk-truk ke KPU, membawa SK, semua bisa disampaikan secara daring,” kata Hasto.

Wasekjen PDIP Utut Adianto menjelaskan, karena PDIP sudah berada di DPR RI sehingga tak perlu menjalani verifikasi faktual cukup bentuknya SK Partai saja, yang syaratnya harus 100 persen di tingkat provinsi, 70 persen kabupaten/kota, serta 50 persen kecamatan.

“Sementara kami, sampai tadi malam pukul 22.00, kami sudah 100 persen provinsi, 100 persen kabupaten kota, dan sudah mendekati 100 persen kecamatan. Anggota parpol yang kami daftarkan berjumlah 477.777 orang,” ungkap Utut.

“Seluruh kesekretariatan DPP, DPD, PAC semuanya terlibat gotong royong dan kami apresiasi setinggi-tingginya,” tambah dia.

Hasto pun menegaskan, 100 persen tersebut bukan hanya kepengurusan, tetapi juga kantor partai dan keanggotaan.

“Untuk kantor ini, selama dua tahun pandemi seluruh jajaran partai telah bergotong royong sehingga selama pandemi ada 83 kantor yang telah diselesaikan dan dibangun dan semua atas nama partai dan tidak boleh diperjualbelikan,” ungkap Hasto. (goek)