Senin
02 November 2026 | 11 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Paslon Ony-Antok Kerap Blusukan di Pasar Tradisional, Ternyata Gegara In

IMG-20241025-WA0047

NGAWI – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono dan Dwi Rianto Jatmiko selalu berkampanye di pasar tradisional. Rupanya, ada maksud tertentu di balik aktivitas kampanye keduanya.

Berdasarkan salinan surat pemberitahuan kegiatan kampanye yang diterbitkan oleh Tim Pemenangan Ony-Antok, sebanyak 6 titik lokasi pasar tradisional menjadi sasaran kegiatan kampanye keduanya. Sejumlah titik tersebut, tersebar dari Ngawi bagian timur hingga ujung barat.

Seperti halnya kegiatan kampanye hari ini, pada Jumat (25/10/2024). Ony-Antok bersama dengan tim blusukan di pasar Ngrambe, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi. Sembari berkeliling area pasar, keduanya menjaring aspirasi dan mendengarkan keluhan warganya.

Dalam sebuah kesempatan kampanye di pasar tradisional, Calon Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menjelaskan maksud dan tujuan berkampanye di pasar tradisional. Ada sejumlah alasan, yang melatarbelakangi kampanye di pasar tradisional.

“Pertama, karena efisien,” kata Ony Anwar Harsono.

Ony Anwar Harsono menjelaskan, dengan mendatangi pasar tradisional, aktivitas sah untuk memaparkan visi misi itu tidak perlu lagi mengumpulkan banyak orang. Sebab, pasar masih menjadi sentra aktivitas jual beli masyarakat.

“Pasar menjadi pusatnya orang berkumpul, ada aktivitas jual beli, ada silaturahmi sesama warga di pasar tradisional,” ucapnya.

Kader PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi itu mengatakan, dengan mengunjungi pasar tradisional, maka akan terjalin komunikasi interaktif dengan warga. Bertanya langsung dengan warga, sebagai salah satu cara mendalami kegelisahan masyarakat untuk dicarikan solusi terbaiknya.

Selain itu, pengunjung pasar juga heterogen. Tidak hanya warga sekitar, melainkan juga banyak masyarakat luar daerah yang berbelanja atau berdagang di pasar yang menjadi jujugan kegiatan kampanye.

“Kadang kala, keluhan warga itu munculnya di pasar tradisional,” ucap Ony Anwar Harsono.

Selain alasan itu, berkampanye di pasar juga menjadi sarana untuk memantau pergerakan harga komoditas. Pun juga menjadi sarana untuk mengenalkan komoditas lokal kepada pedagang pasar.

“Kalau ada harga komoditas yang tinggi, kita bisa langsung respon. Misalnya harga bawang merah mahal karena harus dikirim dari luar daerah, maka kita bisa mengenalkan pedagang dengan komunitas di Ngawi yang juga fokus tanaman hortikultura seperti bawang merah,” tandasnya. (and/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Bupati Fauzi Buka Turnamen Voli Pantai Trans Group, Dorong Regenerasi Atlet

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, membuka Turnamen Voli Pantai Trans Group di kawasan Pantai ...
SEMENTARA ITU...

Suroboyo Wani di Tugu Pahlawan, Menghidupkan Kembali Api Perjuangan Arek-Arek Surabaya

SEBUAH permainan bola berlangsung riang di kawasan Tugu Pahlawan, Surabaya. Seorang pemuda bernama Soegiharto ...
LEGISLATIF

Renny Pramana: Korban Bencana Butuh Makanan Bergizi, Bukan Sekadar Mengenyangkan

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Wara Sundari Renny Pramana, menegaskan korban bencana ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Kirim Bantuan Air Bersih untuk Warga Ngasem Terdampak Kekeringan

BOJONEGORO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan kepedulian dan gotong royong kepada ...
LEGISLATIF

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi Ekonomi, Yuzar Rasyid Minta Warga Ajukan Sanggahan

KEDIRI – Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mendorong warga yang mendapati angka desil bantuan sosial tidak ...
HEADLINE

Pimpin Kembali PA GMNI Jatim, Deni Wicaksono Andalkan Digital Sebarkan Gagasan Bung Karno

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...