Rijanto dorong kolaborasi pemerintah dan komunitas sosial diperluas dalam Harlah Laskar Peduli Kasih Blitar.
BLITAR — Bupati Blitar, Rijanto, menegaskan kolaborasi antara pemerintah dan komunitas sosial harus terus diperluas agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat luas.
Pernyataan tersebut dia sampaikan dalam momentum peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-12 Laskar Peduli Kasih yang digelar di Lapangan Cangkring, Desa Gembongan, Kecamatan Ponggok, Minggu (3/5/2026).
Rijanto menilai keberadaan organisasi berbasis kerelawanan seperti Laskar Peduli Kasih memiliki peran strategis dalam memperkuat jaring pengaman sosial di tingkat lokal.
“Kontribusi mereka nyata, bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Ia menyampaikan apresiasi atas konsistensi Laskar Peduli Kasih yang dinilai mampu menghadirkan aksi sosial berkelanjutan.
Menurut Rijanto, sinergi antara pemerintah daerah dan komunitas sosial merupakan kunci dalam menjawab berbagai persoalan kesejahteraan masyarakat.
“Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi organisasi sosial untuk berkolaborasi. Ketika pemerintah dan masyarakat bergerak bersama, persoalan sosial akan lebih cepat teratasi,” tegasnya.
Peringatan Harlah ke-12 Laskar Peduli Kasih mengusung tema “Kepedulian Sepenuh Hati, Bukan Hanya Janji Maupun Teori”.
Tema tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan sosial yang langsung menyentuh kebutuhan warga, mulai dari pengobatan gratis, pembagian kacamata baca, khitan massal, donor darah, hingga layanan potong rambut dan pijat gratis.
Tak hanya itu, layanan administrasi kependudukan dan perizinan usaha juga diberikan secara cuma-cuma, serta santunan bagi anak yatim.

Rijanto menegaskan, kegiatan semacam ini tidak hanya berdampak pada aspek sosial, tetapi juga memperkuat kohesi masyarakat.
Menurutnya, keterlibatan aktif komunitas menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah yang inklusif.
“Kepedulian harus diwujudkan dalam tindakan nyata, bukan hanya disampaikan,” tandas politisi PDI Perjuangan tersebut.
Momentum ini, lanjut Rijanto, menjadi refleksi bahwa gerakan sosial berbasis komunitas memiliki peran besar dalam mempercepat pemerataan layanan sosial.
Pemerintah Kabupaten Blitar berharap kolaborasi lintas sektor terus diperkuat agar nilai kepedulian sosial menjadi gerakan berkelanjutan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. (arif/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










