Rabu
14 Oktober 2026 | 12 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Nyadran, BKN Ngawi Tampilkan Pengrawit dan Penari Muda Binaan

pdip-jatim-dpc-ngawi-150322-bkn-1

NGAWI – Ada banyak cara untuk melestarikan budaya. Salah satunya dengan menggelar pertunjukan. Hal itu agar budaya luhur tidak luntur digerus zaman.

Seperti halnya yang dilakukan Badan Kesenian Nasional (BKN) DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi, pada hari ini Selasa (15/3/2022).

Dalam satu hari ini saja, BKN DPC PDI Perjuangan Ngawi menggelar dua pentas. Pertama pentas seni karawitan. Dilanjutkan pentas tari.

Karawitan digelar berbarengan dengan pelaksanaan Nyadran. Semacam ritual keselamatan yang kerap dilakukan masyarakat Jawa pada hari-hari tertentu. Yang biasanya dilakukan beriringan dengan acara bersih desa.

Alunan gamelan menggema. Seiring pelaksanaan Nyadran berlangsung. Pagelaran itu dilakukan di Desa Semen, Kecamatan Paron, Ngawi.

Kepala BKN DPC PDI Perjuangan Ngawi, Drs Soeradji MM, saat dikonfirmasi terkait kegiatan tersebut mengatakan, pada kegiatan tersebut menampilkan para pengrawit muda binaan BKN.

“Pengrawit muda ini binaan BKN PDI Perjuangan Ngawi,” katanya kepada pdiperjuangan-jatim.com

Pria yang karib disapa Pak Radji ini membeberkan, tujuan dari pergelaran seni karawitan tersebut dalam rangka melestarikan budaya. Dimana hal itu juga menjadi bagian tugas dari BKN.

“Kalau tidak dilestarikan, tidak ada yang menjaga, budaya asli bangsa kita pasti akan tergerus, hilang ditelan zaman yang serba digital ini,” ucapnya.

Setelah kegiatan karawitan dan nyadran, BKN PDI Perjuangan Ngawi melanjutkan pentas tari. Tari klasik ditampilkan anak-anak hingga usia remaja di Pendapa Glagah Wangi Manunggal Nyawijj, Desa Semen, Paron.

Para penari begitu lemah gemulai bergerak mengikuti alunan gamelan. Para pengiringnya juga dari Pengrawit Muda, yang binaan BKN DPC PDI Perjuangan Ngawi itu.

“Anak-anak jaman sekarang, mungkin kalau tidak dikenalkan dengan tarian tradisional, budaya luhur bangsa kita, pasti akan lupa, dan tidak peduli, tapi kalau dikenalkan, diajak, budaya ini akan tetap ada dari generasi ke generasi,” beber pria yang juga anggota DPRD Kabupaten Ngawi tersebut.

Selain maksud untuk melestarikan budaya, kegiatan yang digelar BKN DPC PDI Perjuangan Ngawi juga menjadi ajang hiburan masyarakat. Menjadi pelepas penat setelah lelah seharian bekerja. (mmf/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Pemkab Banyuwangi Gelar Operasi Katarak Gratis, Bantu 4.869 Warga

BANYUWANGI –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi melalui kolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) ...
KRONIK

Apresiasi Dedikasi Guru Ngaji, Hj. Ansari PDIP Salurkan Bantuan untuk Nenek Suidah

PAMEKASAN – Ketulusan Nenek Suidah (100), guru ngaji sebatang kara asal Dusun Toronan, Desa Larangan Badung, ...
KRONIK

Bantu Warga Terdampak Kekeringan, Nur Hakim PDIP Distribusikan Air Bersih

BANGKALAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bangkalan, Nur Hakim, menyalurkan bantuan air bersih pada ...
KRONIK

Dugaan Pungli Lahan Perhutanan Sosial, DPRD Jember Minta Dinas Kehutanan Jatim Buka Data KHDPK

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Jember, Candra Ary Fianto, meminta Cabang Dinas Kehutanan Jawa Timur membuka ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Sumenep Beri Catatan atas Alokasi Belanja di APBD 2027

SUMENEP – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Sumenep memberikan sejumlah catatan terhadap rancangan APBD 2027, ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono Ajak Warga Trenggalek Rawat Toleransi untuk Perkuat Pembangunan Daerah

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak masyarakat Trenggalek terus memupuk toleransi dan ...