Selasa
21 April 2026 | 7 : 26

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

“Ngopi”, Cara Relawan Jatim Kawal Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf

pdip-jatim-ngobrol-pintar-relawan-jokowi-jatim1

SURABAYA – Pasca seratus hari kinerja Presiden Joko Widodo periode kedua, beberapa relawan Jokowi di Jawa Timur menggelar diskusi publik dengan tema “Overview Pemerintahan Jokowi-Maruf Amin”, di Warung Bank One, Siwalankerto Timur, Surabaya, Selasa (11/2/2020).

Kegiatan Ngopi kali ini diikuti enam elemen Relawan Jokowi yakni Jaringan Kemandirian Nasional (Jaman), Forum Jokowi Jatim, Ksatria Airlangga, Alumni SMA Surabaya Bersatu (ASSB), Komunitas Alumni Perguruan Tinggi (KAPT) Jatim dan Relawan Jokowi Bersatu (RJB).

Sedang yang jadi pembicara adalah A Iwan Dwi Laksono- Ketua Umum DPP Jaman, Edward Dewaruci – Ksatria Airlangga, Aven Januar dari Forum Jokowi Jatim.

“Ngobrol Pintar atau Ngopi, adalah kegiatan rutin bulanan untuk memberi masukan-masukan penting pada pemerintahan Jokowi-Maruf Amin,” kata Aven Januar dari Forum Jokowi Jatim yang juga ketua panitia, dalam keterangannya kepada media.

Dalam paparannya, Iwan Dwi Laksono mengatakan bahwa periode kedua Jokowi yang mengusung agenda pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas dan berdaya saing, masih meninggalkan pekerjaan rumah yang tidak sedikit pasca berjalannya 100 hari pemerintahannya bersama Ma’ruf Amin.

“Masih banyak kementerian yang belum menerjemahkan visi Jokowi tadi dalam rencana kerja taktis-strategis, sehingga seakan-akan 100 Hari Jokowi-Maruf Amin tidak sesukses 100 hari Jokowi-JK periode lalu,” tandas Iwan.

Menurutnya, Jokowi harus segera melakukan evaluasi atas kinerja kementerian yang justru menghambat tercapainya target jangka pendek.

“Seharusnya kementerian bisa melaksanakan konsolidasi ekonomi nasional, sehingga pertumbuhan ekonomi bisa segera naik dan harga kebutuhan pokok di tingkat masyarakat bisa segera turun,” jelas Iwan.

Sedangkan Edward Dewaruci – sekjen Ksatria Airlangga juga menjelaskan bahwa masih adanya ketidakpastian hukum dikarenakan perangkat hukum kenegaraan masih gamang atas masih bertumpuk-tumpuknya regulasi hukum nasional.

“Ide dasar omnibus law yang saat ini sedang dirumuskan adalah bagian dari strategi Jokowi-Maruf Amin untuk mengatasi ketidakpastian regulasi hukum tersebut,” jelas Edward Dewaruci yang berprofesi sebagai pengacara ini.

Terakhir, Iwan yang juga rutin memberikan masukan-masukan kepada Jokowi melalui Forum Reboan Istana Negara, mengatakan bahwa kegiatan Ngobrol Pintar ini kedepan akan menjadi forum rutin yang akan terus mengawal segala kebijakan pemerintahan Jokowi-Maruf Amin.

“Panitia pelaksana Ngopi harus lebih luas lagi mengundang elemen relawan Jokowi lainnya di Surabaya maupun Jatim agar forum ini menjadi bagian dari proses pendidikan demokrasi rakyat,” harap Iwan. (red)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDIP Kabupaten Madiun Gembleng Kader Muda di Sekolah Politik, Siapkan Mesin 2029

PDIP Kabupaten Madiun akan menggembleng kader muda melalui sekolah politik sebagai strategi menghadapi Pemilu 2029 ...
KRONIK

Indi Naidha Tekankan Akses Kerja dan Beasiswa bagi Disabilitas Jember 

Indi Naidha menegaskan pemerintah wajib memberdayakan penyandang disabilitas dan mendorong implementasi Perda ...
KRONIK

Wiwin Sumrambah Salurkan Bantuan Alsintan untuk Petani Jombang

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Wiwin Sumrambah, menyerahkan bantuan alat dan ...
KRONIK

Industri Makin Banyak, Ini Strategi Pemkab Ngawi Agar Tenaga Kerja Lokal Terserap Maksimal

NGAWI – Pertumbuhan industri di Kabupaten Ngawi terus menunjukkan tren positif. Hingga saat ini, tercatat sudah ada ...
KRONIK

Deni Wicaksono Tekankan Restrukturisasi PDIP Kabupaten Madiun, Siapkan Mesin Politik 2029

Deni Wicaksono menegaskan Musancab PDIP se- Kabupaten Madiun sebagai bagian restrukturisasi organisasi untuk ...
KRONIK

Erma Tegaskan Pelibatan Gen Z pada Struktur PAC Melalui Proses Panjang

TULUNGAGUNG – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten, Erma Susanti, menegaskan bahwa pelibatan Gen Z dalam pengisian ...