Sabtu
05 September 2026 | 3 : 15

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Nah Lo, Pemkot Madiun Siap Karantina Pemudik Nekat di Penjara Belanda

pdip-jatim-sel-karantina-pemudik8

KOTA MADIUN – Yakin masih mau nekat mudik ke Kota Madiun saat Hari Raya Idul Fitri nanti? Sebaiknya pikirkan lagi deh. Karena, Pemerintah Kota Madiun telah menyiapkan sanksi bagi warga yang nekat mudik ke Kota Pendekar pada Lebaran tahun ini.

Sanksinya bukan denda ataupun hukuman push up apalagi administrasi, melainkan sanksi isolasi di bekas penjara peninggalan Belanda yang terkenal angker. 

Hukuman ini bukan sekadar gertak sambal. Pemkot Madiun sudah mempersiapkan tempat karantina tersebut untuk ditempati masyarakat yang nekat mudik.

“Serius ini. Karena begini, kenapa kita serius? Kota ini saya ingin pada waktu hari raya, tempat karantina isolasi itu tidak ada orang yang dikarantina di sini, tidak ada orang sakit, semuanya merayakan hari raya, semuanya bahagia,” beber Maidi, Sabtu (24/4/2021).

Wali kota dari PDI Perjuangan ini menambahkan, hal ini dilakukan semata-mata demi mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 yang saat ini masih belum selesai melanda Indonesia dan negara-negara lain di belahan dunia.

“Nah kalau ini saya ngerem seperti ini, harusnya yang dari luar itu jangan ikut-ikut masuk semua. Nanti kalau menular lagi, ngerem kita itu kan sulit nanti. Salah satunya itu, makanya kita mohon maaf kalau kita agak ketat,” ujarnya.

Terkait itu, pada Jumat (23/4/2021) malam Wali Kota Maidi bersama Wakil Wali Kota Madiun Inda Raya meninjau lokasi tersebut.

Menurut Inda Raya, sejauh ini persiapan sudah dilakukan, mulai lampu penerangan, air, hingga tenaga kesehatan yang akan memeriksa. Artinya, jika ada yang melanggar, tempat karantina sudah siap digunakan.

Politisi PDI Perjuangan ini menjelaskan, penjara angker ini bakal mulai difungsikan sebagai tempat karantina bagi pemudik mulai 22 April sampai selesai. Jika ada masyarakat yang nekat mudik, maka petugas akan mengisolasinya di tempat ini selama lima hari.

“Waktunya antara tanggal 22 April sampai selesai. Lima hari kita isolasi di sini, tempat-tempatnya sudah kita siapkan,” urainya.

Meski begitu, bagi masyarakat yang sudah vaksinasi dua kali dan menunjukkan hasil swab negatif dengan disertai surat keterangan dari satgas covid-19, dipersilakan masuk Kota Pecel dan tidak akan dikarantina di penjara angker ini.

“Kalau bagi mereka sudah vaksin dan memiliki swab negatif, ada keterangan dari satgas covid tempat dia berangkat, ya silakan saja. Enggak apa-apa,” pungkasnya.

Nah loh, ngeri kan? Udah ngeri, ribet pula. Makanya, tahun ini mendingan nggak usah mudik deh. Demi mencegah penularan virus covid-19.

Ingat, pandemi belum berakhir. Corona masih mengintai, kita semua harus waspada.

Toh, silaturahmi dengan sanak famili di kampung masih bisa dilakukan dengan memanfaatkan teknologi modern saat ini seperti video call ataupun yang lainnya. (ant/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Tambahan Fiskal Rp223 Miliar di P-APBD Jember 2026, PDIP: Apa Manfaat Nyatanya Buat Warga?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember mempertanyakan manfaat tambahan ruang fiskal sekitar Rp223,12 ...
OLAHRAGA

Trenggalek Bertekad Tembus 10 Besar Porprov Jatim 2027

KONI Trenggalek menargetkan masuk 10 besar Porprov Jatim 2027 meski anggaran terbatas. Dari 40 atlet yang siap ...
EKSEKUTIF

Tanam Pohon Peringatan Hari Lahir Kejaksaan, Wabup Antok Berharap Srigati Bisa Jadi Agro Wisata

NGAWI – Kejaksaan Negeri Ngawi menanam sejumlah pohon buah di kawasan wisata religi Palereman Srigati, Desa ...
KRONIK

Imbas 1.600 Pekerja PT INKA Banyuwangi Dirumahkan, DPRD Desak Pemkab dan Pusat Turun Tangan

BANYUWANGI – Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, menyatakan keprihatinan mendalam atas ...
OLAHRAGA

Bupati Fauzi Lepas Assyabaab U-13, Titipkan Pesan Penting Soal Karakter dan Disiplin

SUMENEP – Sebanyak 25 anggota Assyabaab U-13 resmi dilepas menuju Kabupaten Jember untuk mengikuti kompetisi Zona ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong RT/RW Dilibatkan Aktif dalam Pendataan Bansos, Data Desil Harus Sesuai Kondisi Riil Warga

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Baktiono mendorong pemerintah melibatkan RT dan RW secara aktif ...