MRT Resmi Beroperasi, Sekjen PDIP: Jokowi Semakin Layak Pimpin Indonesia

 17 pembaca

JAKARTA – Moda Raya Transportasi atau Mass Rapid Transit (MRT) di Jakarta telah resmi beroperasi. Operasional MRT ini telah diresmikan langsung Presiden Joko Widodo pada Minggu (24/3/2019) pagi di Stasiun Bundaran HI.

PDI Perjuangan memberikan apresiasi kepada pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla atas beroperasinya MRT. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan pembangunan MRT adalah terobosan Jokowi saat menjabat Gubernur DKI Jakarta.

“PDI Perjuangan mengucapkan selamat dan terima kasih atas daya terobosan keputusan politik Presiden Jokowi yang ketika menjadi Gubernur DKI mampu hasilkan kebijakan transportasi yang kedepankan kepentingan publik,” kata Hasto, kemarin.

Hasto menyebutkan, MRT harus dilihat sebagai instrumen disiplin waktu bagi masyarakat modern seperti Jakarta. Dengan ketepatan waktu, tanpa hambatan jalan, maka akan mendorong masyarakat untuk bermigrasi ke transportasi publik yang nyaman, aman, dan tepat waktu seperti MRT.

Ketika sistem transportasi menciptakan disiplin waktu, tambah dia, maka terbangunlah kultur nasional yang berdisiplin. Dengan adanya MRT, maka ke depan setelah terbangun lengkap, tidak ada lagi alasan keterlambatan karena macet.

“Tidak heran masyarakat sangat antusias dan Presiden Jokowi nyaris tidak bisa bergerak oleh kerumunan massa pada saat peresmian MRT, cermin harapan massa yang rindu transportasi publik. Inilah momentum kemenangan rakyat menghadapi para lobbyist yang selama ini hanya mendorong kebijakan transportasi individual melalui kendaraan pribadi,” ujarnya.

“PDI Perjuangan berharap agar sistem transportasi publik yang terintegrasi dengan moda transportasi lain akan merubah budaya transportasi individual dengan kendaraan pribadi, dan mari bermigrasi ke MRT. Selamat untuk Pak Jokowi, Anda semakin layak memimpin negeri ini,” lanjut Hasto.

Sementara itu, saat memberi sambutan peresmian MRT, Presiden Jokowi mengatakan, bahwa peresmian MRT Jakarta itu sekaligus menjadi awal peradaban baru di DKI Jakarta. Karena peradaban baru, Jokowi menitipkan beberapa hal.

“Yang pertama jangan buang sampah di MRT kita, di stasiun-stasiun MRT kita. Jaga agar MRT dan stasiun-stasiun yang kita miliki tidak kotor,” imbau Jokowi.

Yang kedua, lanjut presiden, kalau mau naik MRT antre. “Jangan berdesak-desakan kayak seperti ini. Antre dan disiplin waktunya. Jangan sampai pintunya mau tutup baru masuk, kejepit itu nanti. Hati-hati, bisa kejepit pintu,” tegasnya.

Antre, budaya antre dan disiplin waktu, lanjut Presiden Jokowi, akan terus ia sampaikan agar MRT nantinya betul-betul bisa dipakai mutar-mutar Jakarta.

Jokowi menjelaskan, peresmuan tersebut baru Fase I. Namun hari ini juga sudah dicanangkan lagi untuk masuk yang Fase II, ke utara.

“Tahun ini, tadi sudah saya perintahkan kepada Gubernur juga untuk memulai yang rute timur – barat. East-west-nya juga dimulai tahun ini,” ungkap Jokowi. (goek)