Minggu
07 Juni 2026 | 2 : 55

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Monev Bansos di Lumajang, Umar Bashor: 23 Ribu KPM Belum Terima Bantuan

IMG-20220202-WA0004_copy_1200x676_1

LUMAJANG – Anggota Komisi VIII DPR RI, Umar Bashor melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terkait percepatan penyaluran bantuan sosial BPNT reguler, bansos sembako PPKM dan PKH di Kantor BNI Lumajang, Rabu (2/2/2022).

Dalam monev tersebut, Umar Bashor didampingi perwakilan dari Kementerian Sosial RI, Dinas Sosial Kabupaten Lumajang serta pihak BNI sebagai penyalur bantuan sosial.

Dalam sambutannya, Umar Bashor mengatakan bahwa monev tersebut dilakukan karena banyaknya anggaran yang masih belum terserap. Setidaknya, ada sekitar Rp 2,8 trilliun. Dana itu pada bidang Dirjend Penanganan Fakir Miskin, khususnya pada program BNPT dan PKH.

“Dari data yang saya terima, untuk wilayah Kabupaten Lumajang sebanyak 23 ribu keluarga penerima manfaat (KPM) yang belum tersalur. Saya pikir ini merupakan suatu kebutuhan yang sangat mendasar bagi masyarakat yang kurang mampu,” ungkap Umar, sapaan akrabnya.

Meski demikian, menurut Umar, Kementerian Sosial dibawah pimpinan Tri Rismaharini menyanggupi untuk menyelesaikan pada akhir Februari mendatang.

Oleh karena itu, Kementerian Sosial juga mengajak seluruh anggota Komisi VIII DPR RI untuk turun langsung melakukan monitoring serta melakukan evaluasi di wilayah masing-masing.

“Saya khawatir, anggaran ini tidak terserap dan tidak terealisasi sampai batas waktu yang ditentukan. Tapi saya yakin, BNI dan Dinsos Lumajang dapat menyelesaikan tepat waktu,” tambahnya.

Umar menjelaskan, kegiatan tersebut juga merupakan dalam rangka menjalankan fungsi pengawasannya sebagai tugasnya anggota DPR RI. Sehingga permasalahan yang timbul selama ini dapat diketahui penyebabnya dan dapat segera lakukan langkah strategis dalam menyelesaikan permasalahan tersebut.

Dalam kegiatan tersebut, Umar Bashor melihat serta meninjau secara langsung mulai dari penyaluran KKS kepada KPM hingga proses pencairan melalui agen 46. Dalam kesempatan tersebut pula, Umar Bashor juga melihat terdapat KPM yang sekaligus cair 8 bulan dan ada pula yang masih saldo 0 (nol) rupiah.

“Artinya apa, beberapa KPM yang sudah lama tidak dapat, alhamdulillah hari ini sekaligus langsung cair semuanya. Namun juga masih ditemui KPM yang kartu KKS-nya masih bersaldo nol,” terangnya.

Atas temuan tersebut, Umar meminta supaya KKS yang bersaldo nol supaya segera ditindaklanjuti dan mencari sumber permaslahannya. Sehingga, nantinya anggaran dari kementerian sosial bisa terserap dan terealisasi dengan maksimal. (ndy/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Harlah Bung Karno, PDIP Kabupaten Blitar Teguhkan Semangat Gotong Royong dan Kerja Kerakyatan

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar menggelar tasyakuran Hari Lahir Bung Karno dengan doa bersama dan tumpengan. ...
KABAR CABANG

PDIP Bondowoso Salurkan Air Bersih dan Sembako untuk Warga Terdampak Kekeringan

DPC PDI Perjuangan Bondowoso menyalurkan bantuan air bersih dan sembako kepada warga terdampak kekeringan di 13 ...
KABAR CABANG

DPC Tulungagung Gelar Bimtek Medsos bagi Kader di Tingkat Kecamatan

TULUNGAGUNG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar bimbingan teknis (bimtek) media sosial (medsos) di ...
LEGISLATIF

Setumpuk Beban Administrasi Pemdes, Diana Sasa Tekankan Pendampingan dan Kesiapan Infrastruktur Digital Desa

MAGETAN – Anggota DPRD Jawa Timur, Diana AV Sasa meminta pemerintah memastikan kesiapan pendampingan dan ...
LEGISLATIF

Untari Dorong Penguatan Regulasi Disabilitas untuk Menjamin Hak Kelompok Rentan

Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mendorong penguatan regulasi perlindungan penyandang ...
LEGISLATIF

Yordan Batara Goa Soroti Banyak Perda Belum Efektif, DPRD Jatim Dorong Evaluasi Menyeluruh

Ketua Bapemperda DPRD Jawa Timur Yordan M. Batara Goa mendorong evaluasi menyeluruh terhadap perda yang telah ...