oleh

Meriahkan Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Sumenep Gelar Festival Bakar Ikan

-Kronik-56 kali dibaca

SUMENEP – Dalam rangka memeriahkan Bulan Bung Karno, DPC PDI Perjuangan bersama PAC PDI Perjuangan se-Dapil I Sumenep (Kecamatan Kalianget, Batuan, Manding, Kota Sumenep, dan Talango) menggelar Festival Sajian Kuliner Nusantara dan Bakar Ikan Nusantara di Desa Talango, Kecamatan Talango, Sabtu (25/6/2022).

Ketua PAC Talango, Hariyanto, selaku tuan rumah, mengatakan, kegiatan tersebut merupakan intruksi Partai dalam rangka memeriahkan Bulan Bung Karno. Menurutnya, Bung Karno merupakan sosok yang memiliki kecintaan terhadap masakan lokal.

“Kita tahu semua, Bung Karno tidak hanya dikenal sebagai oratur ulung. Kecintaannya pada masakan Nusantara bisa kita lihat dalam buku Mustika Rasa,” ujarnya.

Dia berharap, dengan kegiatan festival kuliner dan bakar ikan tersebut bisa mempererat jalinan saliturahim antara Partainya dan masyarakat.

“Kita berharap, masyarakat jadi paham, bahwa PDI Perjuangan bukan sekadar mencari kekuasaan lima tahunan. Akan tetapi, benar-benar wadah perjuangan bagi segala aspirasi masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep, Achmad Fauzi, mengatakan, kegiatan festival kuliner dan bakar ikan tersebut merupakan salah satu cara untuk selalu mengenang jejak dan jasa perjuangan Bung Karno.   

“Festival bakar ikan ini merupakan rangkaian acara Bulan Bung Karno. Kita sebagai kader Partai  juga belajar supaya masyarakat ini tetap selalu guyub dengan acara ini selalu bisa bersama dan berbahagia,” ujar Fauzi di sela-sela acara.

Festival sajian kuliner dan bakar ikan Nusantara tersebut menyajikan berbagai jenis ikan, di antaranya, ikan kakap merah, ikan tongkol, ikan kerapu, dan lain-lain. Sekitar 150 orang dari pengurus PAC sampai ranting dan warga  mencicipi masakan ikan sepuasnya dan gratis.

Fauzi juga meminta masyarakat untuk senantiasa mencintai dan mengonsumsi produk-produk lokal. Menurutnya, selain menunjukkan jati diri, kecintaan pada produk lokal juga dapat menunjang perekonomian.

“Kalau kita mencintai produk lokal; suka mengonsumsi yang kita hasilkan dengan tangan kita sendiri, suka membeli produk tetangga kita, maka kita akan mampu mendiri secara ekonomi. Kita akan segera mampu memulihkan perekonomian kita pasca pandemi Covid-19,” jelas Bupati Sumenep itu. (set)