Selasa
03 November 2026 | 10 : 18

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sawah di Pakusari Terdampak Limbah, DPRD Minta Pemkab Jember Pahami UU Pengelolaan Sampah

pdip jatim 250706 candra

Pemkab Jember diminta memahami UU Pengelolaan Sampah setelah limbah mencemari irigasi dan mengancam 10 hektare sawah di Pakusari.

JEMBER — Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto minta Pemkab Jember memahami Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah menyusul dampak limbah yang mencemari irigasi dan mengancam sekitar 10 hektare sawah di Kecamatan Pakusari.

Candra mengatakan, pihaknya menerima laporan petani terkait air irigasi yang tercampur limbah sampah sehingga mengganggu pertumbuhan tanaman padi.

“Petani mengeluhkan air irigasi bercampur limbah sampah dan berdampak pada produksi pertanian,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).

Akibat kondisi tersebut, ujarnya, sejumlah tanaman padi tidak tumbuh optimal bahkan mengalami kematian. Candra menilai persoalan ini menunjukkan pengelolaan sampah di daerah belum berjalan optimal dan perlu segera dibenahi.

Ia mengingatkan, Pemkab Jember sebelumnya telah menerima sanksi dari Kementerian Lingkungan Hidup melalui surat tertanggal 14 Januari 2026 yang mewajibkan penghentian sistem pembuangan terbuka (open dumping).

Selain itu, politisi PDI Perjuangan ini menegaskan pentingnya pemenuhan hak masyarakat atas lingkungan hidup yang baik dan sehat sebagaimana diatur dalam Pasal 28H ayat (1) UUD 1945.

“Perlu menjadi perhatian bersama apakah hak masyarakat atas lingkungan yang sehat sudah terpenuhi,” tegas Candra.

Dia juga mendorong Pemkab Jember memahami dan menjalankan ketentuan dalam UU Nomor 18 Tahun 2008, khususnya terkait tugas dan kewenangan pemerintah daerah dalam pengelolaan sampah.

Menurutnya, pengelolaan sampah yang tidak sesuai regulasi berpotensi menimbulkan dampak lingkungan sekaligus konsekuensi hukum.

Di sisi lain, ia menyoroti minimnya alokasi anggaran penanganan sampah yang saat ini baru sekitar 0,13 persen dari APBD.

“Dengan kompleksitas persoalan yang ada, diperlukan dukungan anggaran yang memadai agar penanganan sampah lebih optimal,” pungkasnya. (art/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Puan Maharani Ingatkan Ancaman Algoritma terhadap Demokrasi, Siapa yang Mengendalikan Data?

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan transformasi digital membawa tantangan baru bagi demokrasi. ...
SEMENTARA ITU...

Punjul Santoso Inisiasi Teba Modern di Kota Batu, Sampah Organik Diolah Jadi Kompos

BATU – Sampah organik rumah tangga di Kota Batu didorong untuk diolah langsung dari lingkungan permukiman agar ...
EKSEKUTIF

Cegah Banjir Musim Hujan, Mas Ipin Siapkan Normalisasi Sungai Ngasinan Trenggalek

TRENGGALEK – Pemkab Trenggalek menyiapkan normalisasi Sungai Ngasinan di Kelurahan Kelutan, Kecamatan Trenggalek, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Raih Cita Negeri 2026: Penghargaan Ini Milik Seluruh Masyarakat Sumenep

JAKARTA – Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, meraih Anugerah Cita Negeri 2026 yang diselenggarakan ...
KRONIK

Ngawi Siap Jadi Tuan Rumah POPDA Jatim XV

NGAWI – Kabupaten Ngawi menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pekan Olahraga Pelajar Daerah ...
HEADLINE

Puan Maharani Ajak Perkuat Demokrasi yang Menghadirkan Kesejahteraan Sosial

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mengajak seluruh elemen bangsa kembali memperkuat gagasan demokrasi yang sejak ...