Jumat
05 Juni 2026 | 4 : 24

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PWI Jatim Anugerahi Said Abdullah, Dinilai Sukses Kelola Kebijakan Fiskal

pdip-jatim-230901-said-abd

MH Said Abdullah menerima penghargaan dari PWI Jawa Timur pada puncak Hari Pers Nasional 2026 di Surabaya, atas kinerja dan kontribusinya yang diakui insan pers.

SURABAYA — Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur sekaligus Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, MH Said Abdullah, menerima penghargaan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jatim dalam puncak peringatan Hari Pers Nasional 2026 di Dyandra Convention Hall, Surabaya, Kamis (16/4/2026).

Penghargaan tersebut diberikan atas kinerja dan dedikasinya yang dinilai berdampak luas serta mendapat pengakuan dari kalangan pers.

Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi PWI Jawa Timur terhadap kontribusi Said Abdullah dalam menata kebijakan fiskal nasional yang dinilai tidak memberatkan serta berpihak pada kepentingan masyarakat.

Selain Said Abdullah, penghargaan juga diberikan kepada Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, yang juga merupakan kader PDI Perjuangan.

Sekretaris DPD PDIP Jatim, Deni Wicaksono, menyebut penghargaan ini sebagai bukti bahwa kerja-kerja kader partai mendapat perhatian dan apresiasi dari insan pers.

“Ini adalah puncak peringatan Hari Pers Nasional. Dua kader terbaik kami mendapatkan penghargaan dari rekan-rekan PWI,” ujar Deni usai mewakili Said Abdullah menerima penghargaan.

Ia menjelaskan, Said Abdullah dinilai mampu mengelola kebijakan fiskal secara baik, sehingga mendapat pengakuan dari kalangan pers.

Sementara itu, penghargaan kepada Eri Cahyadi diberikan atas berbagai terobosan dan inovasi kebijakan di Kota Surabaya yang dinilai responsif dan progresif.

“Pak Eri diakui atas berbagai inovasi dan terobosannya. Ini menunjukkan kepemimpinan yang responsif mendapat perhatian positif dari media,” lanjutnya.

Deni menegaskan, penghargaan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi partai, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh kader untuk terus bekerja nyata bagi masyarakat.

Ia juga berharap insan pers tetap menjaga independensi dan profesionalisme di tengah derasnya arus informasi digital.

“Pers harus menyuarakan kebenaran dan tidak terpengaruh hoaks. Perannya penting sebagai penyeimbang di tengah arus informasi media sosial,” tegasnya.

Peringatan HPN 2026 tidak hanya menjadi ajang penghargaan, tetapi juga momentum refleksi atas peran strategis pers dalam menjaga kualitas demokrasi dan literasi publik.

Kolaborasi antara pemerintah, partai politik, dan media dinilai menjadi kunci dalam membangun ekosistem informasi yang sehat, kredibel, dan bertanggung jawab. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDIP Jatim Angkat Isu Pemanasan Global dalam Bimtek Legislator se-Indonesia

Fraksi PDI Perjuangan DPRD se-Jawa Timur mengangkat isu pemanasan global dan perubahan iklim dalam Bimtek Fraksi ...
KRONIK

Jalur Sarangan dan Tinap Magetan Butuh Penanganan Segera

MAGETAN – Kondisi infrastruktur dan fasilitas keselamatan jalan di sejumlah titik strategis Kabupaten Magetan ...
KRONIK

Selama Bulan Juni, Bupati Sumenep Imbau ASN Pakai Peci Hitam

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) laki-laki di lingkungan ...
LEGISLATIF

Dorong Pemerataan Ekonomi Daerah, Novita Hardini Soroti 3 Persoalan Fundamental Pariwisata

Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menggarisbawahi tiga persoalan fundamental yang harus segera dituntaskan ...
KRONIK

Jamaah Haul Habib Abu Bakar Assegaf Manfaatkan Posko Makanan Gratis yang Disediakan Nila Yani Hardiyanti

GRESIK – Posko makanan gratis yang didirikan Anggota DPR RI Komisi VII Fraksi PDI Perjuangan, Nila Yani Hardiyanti, ...
HEADLINE

319 Legislator PDIP DPRD se-Jatim Ikuti Bimtek Penguatan Pengawasan APBD di Bali

Sebanyak 319 anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD provinsi dan kabupaten/kota se-Jawa Timur mengikuti Bimtek ...