Selasa
21 Juli 2026 | 8 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PWI Jatim Anugerahi Said Abdullah, Dinilai Sukses Kelola Kebijakan Fiskal

pdip-jatim-230901-said-abd

MH Said Abdullah menerima penghargaan dari PWI Jawa Timur pada puncak Hari Pers Nasional 2026 di Surabaya, atas kinerja dan kontribusinya yang diakui insan pers.

SURABAYA — Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur sekaligus Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, MH Said Abdullah, menerima penghargaan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jatim dalam puncak peringatan Hari Pers Nasional 2026 di Dyandra Convention Hall, Surabaya, Kamis (16/4/2026).

Penghargaan tersebut diberikan atas kinerja dan dedikasinya yang dinilai berdampak luas serta mendapat pengakuan dari kalangan pers.

Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi PWI Jawa Timur terhadap kontribusi Said Abdullah dalam menata kebijakan fiskal nasional yang dinilai tidak memberatkan serta berpihak pada kepentingan masyarakat.

Selain Said Abdullah, penghargaan juga diberikan kepada Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, yang juga merupakan kader PDI Perjuangan.

Sekretaris DPD PDIP Jatim, Deni Wicaksono, menyebut penghargaan ini sebagai bukti bahwa kerja-kerja kader partai mendapat perhatian dan apresiasi dari insan pers.

“Ini adalah puncak peringatan Hari Pers Nasional. Dua kader terbaik kami mendapatkan penghargaan dari rekan-rekan PWI,” ujar Deni usai mewakili Said Abdullah menerima penghargaan.

Ia menjelaskan, Said Abdullah dinilai mampu mengelola kebijakan fiskal secara baik, sehingga mendapat pengakuan dari kalangan pers.

Sementara itu, penghargaan kepada Eri Cahyadi diberikan atas berbagai terobosan dan inovasi kebijakan di Kota Surabaya yang dinilai responsif dan progresif.

“Pak Eri diakui atas berbagai inovasi dan terobosannya. Ini menunjukkan kepemimpinan yang responsif mendapat perhatian positif dari media,” lanjutnya.

Deni menegaskan, penghargaan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi partai, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh kader untuk terus bekerja nyata bagi masyarakat.

Ia juga berharap insan pers tetap menjaga independensi dan profesionalisme di tengah derasnya arus informasi digital.

“Pers harus menyuarakan kebenaran dan tidak terpengaruh hoaks. Perannya penting sebagai penyeimbang di tengah arus informasi media sosial,” tegasnya.

Peringatan HPN 2026 tidak hanya menjadi ajang penghargaan, tetapi juga momentum refleksi atas peran strategis pers dalam menjaga kualitas demokrasi dan literasi publik.

Kolaborasi antara pemerintah, partai politik, dan media dinilai menjadi kunci dalam membangun ekosistem informasi yang sehat, kredibel, dan bertanggung jawab. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...
SEMENTARA ITU...

Ketika Pelari Kenya Terjebak di Jember, Gotong Royong Mengantarnya Pulang

JEMBER — Debu musim kemarau beterbangan di sepanjang jalan Kota Jember. Matahari siang memantulkan hawa panas dari ...
KRONIK

Puan Maharani Tekankan Literasi Digital dan Komunikasi Negara untuk Tangkal Hoaks tentang DPR

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan maraknya hoaks yang menyasar DPR RI menjadi pengingat pentingnya ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Dorong Pemkot Percepat Pembangunan Pintu Air Kali Jagir

SURABAYA – Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong Pemkot Surabaya Proaktif Cari Pimpinan Perumda yang Kompeten

Anggota Komisi B DPRD Surabaya Baktiono meminta Pemkot Surabaya proaktif mencari figur profesional berkompeten ...