Rabu
22 Juli 2026 | 4 : 57

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Meneladani Raden Ayu Srihuning, “Kartini” dari Bojonegoro

IMG-20260422-WA0015_copy_765x558

BOJONEGORO – Di tengah deru modernisasi, jejak kepahlawanan perempuan nusantara kembali digali sebagai semangat perjuangan bagi pembangunan bangsa.

Sejumlah kader DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro melakukan ziarah ke makam Raden Ayu Srihuning di Makam Buyut Ndalem, Bojonegoro, Jawa Timur, Selasa (21/4/2026).

Ziarah sebagai upaya merefleksikan kembali peran perempuan sebagai tiang peradaban.

​Raden Ayu Srihuning bukan sekadar nama dalam dongeng rakyat. Ia adalah representasi nyata dari keterpaduan antara kecantikan, keteguhan prinsip, dan patriotisme yang melintasi tiga wilayah: Tuban, Bojonegoro, dan Lamongan.

Simbol Keteguhan dan Bela Negara

​Kisah Srihuning adalah narasi tentang pengabdian yang tuntas. Dalam sejarahnya, ia dikenal sebagai sosok yang berani turun ke medan laga demi mempertahankan kedaulatan wilayahnya dari serangan Kadipaten Lamongan.

Gugurnya Srihuning di medan perang menjadi bukti bahwa peran perempuan dalam bela negara telah mengakar jauh sebelum istilah kesetaraan gender populer di masa modern.

​Ketua DPC PDI Perjuangan Bojonegoro, Bambang Sutriyono, menegaskan bahwa ziarah ini adalah bentuk penghormatan terhadap peran strategis wanita.

“Beliau adalah sosok yang teguh. Tidak hanya ikut berperang saat negara diserang, tetapi juga memperjuangkan peradaban melalui seni budaya,” ujarnya di sela-sela kegiatan tabur bunga.

Melestarikan Budaya Melalui Canting

​Warisan Srihuning kini tidak hanya dikenang melalui doa, tetapi juga melalui goresan tinta di atas kain. Spirit perjuangannya telah divisualisasikan menjadi Batik Srihuning, sebuah motif yang kini menjadi identitas kebanggaan masyarakat Bojonegoro.

​Secara estetika, motif batik ini merepresentasikan perpaduan antara kelembutan kasih sayang dan kekuatan tekad.

Penggunaan motif Srihuning dalam busana malam merupakan upaya untuk membawa narasi sejarah ke dalam ruang kontemporer, memastikan bahwa nilai-nilai perjuangannya tetap relevan bagi generasi muda.

Pendidik Pertama dan Penggerak Sosial

​Ziarah ini juga menjadi momentum untuk mengingatkan kembali bahwa perempuan adalah pendidik pertama dalam keluarga.

Dalam konteks pembangunan saat ini, kemampuan multitasking perempuan dianggap krusial dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas serta menjaga ketahanan ekonomi dan sosial.

​”Mempunyai sifat keteguhan mempertahankan cinta sucinya serta pengabdian yang tinggi, Raden Ayu Srihuning adalah teladan perempuan di sepanjang zaman,” tambah Bambang.

​Melalui peringatan ini, sosok Srihuning diharapkan tidak lagi menjadi “pahlawan yang terlupakan,” melainkan menjadi inspirasi bagi perempuan di Jawa Timur untuk terus berkontribusi dalam politik, seni, dan pembangunan tanpa kehilangan jati diri budayanya.(dian/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Syaifuddin Zuhri Dorong Turnamen Usia Dini Digelar Rutin untuk Cetak Pesepak Bola Berkualitas

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong turnamen sepak bola usia dini digelar secara rutin ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gandeng Praktisi, Latih Petani Bikin Pupuk Organik Murah Meriah

BOJONEGORO – Upaya menjaga ketahanan pangan dan merespons tingginya harga pupuk kimia terus dilakukan di daerah. ...
KRONIK

Sambut Bulan Kemerdekaan, Bupati Lukman Pimpin ASN Percantik Kota Bangkalan

BANGKALAN – Menyambut Bulan Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggerakkan aparatur sipil negara ...
EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...