Selasa
21 Juli 2026 | 8 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mendapat Keluhan Warganya, Bunda Rita Gercep Lakukan Ini

PDIP-Jatim-Bunda-Rita-06072021

PONOROGO – Wakil Bupati Ponorogo, Lisdyarita, menyambangi rumah Kusnadi, warga Desa Caluk, Kecamatan Slahung, Jumat (6/8/2021). Sebelumnya, Lisdyarita sempat disambati warga dan keluarga Kusnadi yang sedang menjalani isoman.

Bunda Rita, sapaan akrab Lisdyarita, juga mendengarkan keluhan Tika, warga Desa Caluk yang saat ini sedang menjalani isoman dikarenakan kakeknya meninggal dunia dan dimakamkan secara prokes. Kendati pada akhirnya hasil swab PCR almarhum dinyatakan negatif.

“Ini kami ke sini dalam rangka sosialisasi terhadap warga, karena terkadang saat ada warga yang sedang menjalani isoman dikucilkan lingkungan. Mari kita perangi penyakitnya, tapi jangan perangi orangnya. Benar kita tidak boleh mendekat, tapi kita tetap bisa menyapa saling bantu, karena warga yang isoman tidak bisa keluar ke mana-mana. Mari kita ikut ringankan warga, tetangga kita yang isoman,” tutur Bunda Rita.

Wakil Bupati dari PDI Perjuangan itu berharap, masyarakat Ponorogo untuk tetap memerhatikan protokol kesehatan, dan bergotong-royong membantu warga yang isoman. Menurutnya, perhatian dan kepedulian sesame akan sangat berarti bagi warga isoman.

“Jangan sampai yang tadinya isolasi biasa karena dikucilkan malah drop, malah sakit. Dan keluarga Mbak Tika, yaitu kakeknya itu ternyata negatif hasil PCR-nya. Jadi, isomannya gak usah lama-lama,” imbuhnya.

Sementara itu, Kades Caluk, Sutonowo, saat mendampingi keluarga Kusnadi, menyatakan bertanggung jawab atas warganya.

“Saya bertanggung jawab Bu Wabup terhadap warga kami yang lagi Isoman, dan saat ini ada warga kami yang menjalani isoman,” kata Sutonowo di hadapan Bunda Rita.

Selain memberikan bantuan kepada 5 warga Desa Caluk yang sedang menjalani isoman, Bunda Rita juga memberikan bantuan kepada sopir ambulance desa. Rudi yang merupakan sopir ambulance desa yang juga Kasi Kesejahteraan desa setempat mengeluh sulitnya mencari oksigen.

”Bu, kenapa oksigen kok sulit cari ke mana-mana habis katanya, sementara dalam mobil ambulance juga membutuhkan oksigen karena di sana ada tabung oksigennya,” ujar Rudi.

Lisdyarita mengaku saat ini Pemkab Ponorog masih dalam proses untuk membeli alat konsentrator oksigen agar mampu memproduksi oksigen sendiri.

“Mohon doa restunya, semoga Pemkab Ponorogo punya sendiri, sehingga kita mudah untuk mencukupi kebutuhan oksigen,” pungkasnya. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Hasto: Program MBG Lebih Efektif Jika Libatkan Warung dan UMKM Lokal

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai Program Makan Bergizi Gratis akan lebih efektif jika melibatkan ...
KRONIK

Dongkrak UMKM, Business Matching BEC x SCF Capai Rp 1,22 Miliar

BANYUWANGI – Kolaborasi Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang digelar Pemkab Banyuwangi dan Sekarkijang Creative ...
EKSEKUTIF

Bupati Gresik Cup 2026, Wadah Menjaring dan Mengasah Kemampuan Atlet

GRESIK – Sebanyak 1.413 atlet resmi memulai persaingan di Bupati Gresik Cup 2026. Ajang ini sebagai wadah menjaring ...
UMKM

DPRD Kabupaten Pasuruan Kemas Produk UMKM Jadi Oleh-oleh untuk Tamu Kedinasan

KABUPATEN PASURUAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan terus menunjukkan komitmen nyata ...
KRONIK

RedTalks Segera Hadir, Ajak Generasi Muda Kupas Nasionalisme di Era Modern

SURABAYA – Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital, makna nasionalisme terus ...
KABAR CABANG

Malam Ketika Sepak Bola Membuat Orang-orang Blitar Duduk Bersama

DINI hari biasanya identik dengan jalanan yang lengang. Tetapi Senin (20/7/2026), halaman Kantor DPC PDI Perjuangan ...