Minggu
06 September 2026 | 7 : 33

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mendagri: Indonesia Merdeka 71 Tahun, Mestinya Kebhinekaan Bukan Masalah

pdip-jatim-mendagri

JAKARTA — Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan di usia 71 tahun kemerdekaan Indonesia seharusnya kebhinekaan tidak dipermasalahkan.

“Bicara masalah Indonesia seharusnya tidak perlu mempermasalahkan Bhineka, lebih dari 17 ribu pulau, 13 ribu suku, banyak agama keyakinan, banyak adat istiadat. Inilah yang namanya NKRI. Pancasila, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika harga mati bagian dari NKRI, justru 71 tahun merdeka, kenapa permasalahan muncul dan diperdebatkan,” ujar Tjahjo dalam sambutannya pada forum diskusi Merangkai Indonesia Dalam Kebhinekaan, di Universitas Negeri Jakarta, Senin (19/12/2016).

Politisi PDI Perjuangan itu juga mengungkapkan tiga permasalahan yang masih dihadapi Indonesia hingga 71 tahun Indonesia merdeka.

Pertama permasalahan internal yakni sandang, pangan dan papan. Soal sandang, masih banyak warga negara Indonesia yang belum memiliki rumah. Soal pangan, Indonesia masih mengandalkan negara lain.

“Soal pangan, kita negara yang kaya, negara agraris, negara maritim, tetapi 99%, misalnya garam, jagung, kita masih mengandalkan dari negara lain, ” tuturnya.

Kemudian permasalahan pembangunan, kemiskinan dan permasalahan lapangan pekerjaan.

Tjahjo juga menyoroti soal permasalahan eksternal yang dihadapi Indonesia saat ini yakni pertama radikalisme dan terorisme.

“Kalau tidak dikemas dan ditindak dengan baik, ini radikalisme dan terorisme sangat menghantui keutuhan NKRI, “kata dia.

Kedua, permasalahan yang berkaitan dengan narkoba. Kata Tjahjo, setiap hari 50 sampai 60 orang meninggal dunia karena narkoba.

“Kemudian ketiga, masalah yang berkaitan dengan korupsi, mulai dari menteri, anggota DPR, baik pejabat pusat di daerah tertangkap korupsi oleh kepolisian. Perlu komitmen kita untuk memberantas tiga hal ini, hal ini jadi perhatian kita,” ucap Tjahjo.

Oleh karena itu, ia berharap semua pihak dapat memperkuat kebhinekaan yang menjadi simbol persatuan Indonesia.

“Mari kita perkuat kembali kebhinekaan dan memperkuat kembali di tingkat RT/RW, kita harus perkokoh tanpa pandang sukunya apa, golongannya apa. Ini yang harus kita ikat jadi bangsa yang kuat, kalau kita rangkaian Bhineka, enggak ada masalah dengan kebhinekaan kita, “paparnya.

Selain Tjahjo, acara tersebut juga dihadiri Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian. (kabar24)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Komitmen Perkuat Konsolidasi, Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Rejotangan Siap Menangkan Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Rejotangan terbentuk dengan ...
BERITA TERKINI

Yuzar Rasyid Dorong Warga Segera Urus Perubahan Desil Agar Bansos Tepat Sasaran

KEDIRI — Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mendorong warga yang mengalami kenaikan desil secara tiba-tiba untuk ...
BERITA TERKINI

Arjuna Minta Verifikasi Data Kemiskinan Dilakukan Jemput Bola

SURABAYA — Sekretaris Komisi D DPRD Surabaya Arjuna Rizki Dwi Krisnayana meminta proses verifikasi dan koreksi data ...
KRONIK

Kekeringan Tahunan di Tuban, Fraksi PDI Perjuangan Dorong Pembangunan Embung dan Pipanisasi

​TUBAN — Kekeringan berdampak krisis air bersih terjadi saban tahun di sebagian wilayah Kabupaten Tuban. Diperlukan ...
BERITA TERKINI

Novita: Budaya Harus Jadi Kekuatan Ekonomi, Infrastruktur Wajib Jadi Prioritas

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini mendorong agar kebudayaan tidak berhenti sebagai atraksi yang ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Trenggalek Gelontor Ribuan Liter Air Bersih, Sehari Lima Desa Jadi Sasaran

TRENGGALEK – PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek menggelontorkan ribuan liter air bersih ke desa-desa yang ...