oleh

Megawati Terima Gelar Doktor “Honoris Causa” dari Unpad

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyampaikan pidato politik pada pembukaan Rakernas III PDI-P di Jakarta, Kamis (6/9). Rakernas III yang diikuti 1330 peserta yang terdiri dari DPC, DPD, DPP, serta anggota fraksi PDI-P tersebut akan membahas program kerja politik jelang Pilpres 2014. ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma/ed/pd/13

JAKARTA — Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mendapatkan gelar doktor kehormatan di bidang politik dan pemerintah dari Universitas Padjajaran. Gelar Doktor Kehormatan ini secara resmi diberikan kepada Megawati di kampus Unpad Bandung, Rabu (25/5/2016).

Rektor Unpad Tri Hanggono Achmad mengatakan, gelar ini diberikan kepada Presiden kelima RI itu sebagai bentuk pengakuan atas pencapaian Mega yang dinilai mampu membawa stabilitas poliik pada masa transisi demokrasi.

“Ibu Megawati mampu membawa stabilitas politik, dan mengatasi tantangan perekonomian nasional akibat krisis ekonomi yang berkepanjangan,” kata Tri.

Gelar doktor kehormatan tersebut, jelas Tri Hanggono, bertitik pijak dari keseluruhan kajian akademik yang dilakukan Unpad, baik pada saat Megawati berjuang menegakkan demokrasi menghadapi rezim yang otoriter, pada saat Megawati sebagai residen, maupun setelah tidak menjadi presiden dan tetap memimpin PDI-P.

“Keseluruhan gagasan kenegarawanan, pemikiran politik, dan gagasan besar dalam konsolidasi demokrasi yang menjadi inti pemikiran Megawati Soekarnoputri akan disampaikan dalam pertanggungjawaban akademik”, kata dia.

Tri mengungkapkan pemberian gelar sesuai dengan diskusi internal, khususnya fakultas politik. Lalu tim berkunjung ke rumah Megawati pada Februari 2016.

Megawati mempertanyakan alasan pemberian gelar. Sebab, putri Presiden pertama RI itu tak pernah menuntaskan kuliahnya di Unpad.

“Kami jelaskan alasannya yaitu pemikiran beliau yang memunculkan nilai akademik original,” kata Tri, dalam keterangan pers di kampus Unpad, Selasa (24/5/2016).

Selain itu, semasa menjabat Presiden ke-5 RI, Megawati menerbitkan beberapa kebijakan yang manfaatnya dirasakan masyarakat. Satu di antaranya Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

“Itu cikal bakal dari salah satu produknya, jadi tidak hanya semata mata untuk mahasiswa, bagi kami kontribusi untuk akademik dan masyarakat juga menjadi pertimbangan,” ujarnya.

Ini adalah kali keempat Megawati mendapat gelar honoris causa. Sebelumnya, ia mendapatkan gelar doktor kehormatan dari luar negeri, yakni Wasseda University, Jepang; Moscow State Institute, Rusia; dan MIT Ocean University, Korea Selatan. (goek)