oleh

Megawati Sandang Gelar Profesor Kehormatan, Kusnadi: Sudah Tepat dan Sangat Layak

-Headline-66 kali dibaca

SURABAYA – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Kusnadi mengaku berbangga atas penganugerahan gelar Profesor Kehormatan kepada Presiden ke-5 RI Hj Megawati Soekarnoputri, di Universitas Pertahanan (Unhan) pada Jumat (11/6/2021).

Megawati menerima gelar Profesor Kehormatan (guru besar tidak tetap) pada Ilmu Pertahanan Bidang Kepemimpinan Strategik, pada Fakultas Strategi Pertahanan, Universitas Pertahanan (Unhan). Kusnadi menyebut, gelar profesor kehormatan itu sangat layak disandang Ketua Umum PDI Perjuangan tersebut.

Meskipun tidak sempat menyelesaikan perkuliahan formil, dikarenakan tekanan rezim saat itu, terang Kusnadi, prestasi Megawati sebagai kepala negara dan kepala pemerintah itu sudah merupakan wujud nyata amal sekaligus ilmu pengetahuan Kepemimpinan Strategik.

Baca juga: Resmi Bergelar Profesor, Megawati Beber Kepemimpinan Strategik

“Secara keseluruhan beliau adalah sosok penuh keteladanan. Konsisten kepada ideologi Pancasila, dan tidak kenal lelah berada di jalan pengabdian untuk bangsa dan negara,” terang Kusnadi, saat di kantor DPD PDI Perjuangan Jatim, Jumat (11/6/2021).

“Gelar Profesor Kehormatan itu sudah tepat dan sangat layak beliau sandang. Kami keluarga besar PDI Perjuangan Jawa Timur ikut berbangga. Selamat kepada Ibu Ketum Megawati Soekarnoputri atas gelar tersebut,” ucapnya.

Selama ini, tambah Kusnadi, Megawati tercatat sudah menerima 9 gelar Doktor Honoris Causa (HC) dari berbagai universitas ternama, baik di dalam negeri maupun luar negeri.

9 Gelar Doktor HC itu, diterima Megawati dari 1. Universitas Waseda Tokyo, Jepang (2001) di bidang hukum, 2. Moscow State Institute of International Relations (MGIMO) Rusia (2003) di bidang politik, 3. Korea Maritime and Ocean University, Busan, Korea Selatan (2015) di bidang politik, 4. Universitas Padjajaran, Bandung (2016) di bidang politik dan pemerintahan, 5. Universitas Negeri Padang (2017) di bidang pendidikan.

Lalu ke-6. Mokpo National University, Korsel (2017) di bidang ekonomi, 7. IPDN (2018) di bidang politik dan pemerintahan, 8. Fujian Normal University, China (2018) di bidang diplomasi ekonomi, dan 9. Soka University, Tokyo (2020) di bidang kemanusiaan.

“Penghargaan Doktor Honoris Causa dari berbagai perguruan tinggi itu pun merupakan bukti pengakuan pemikiran akademik atas kepakaran Ibu Ketum dalam bidang kepemimpinan strategis,” lanjut politisi yang juga Ketua DPRD Provinsi Jatim ini.

Tak kalah penting, ungkap Kusnadi, saat menjadi presiden, Megawati juga menunjukkan kepemimpinan yang kuat di dalam menjadikan Pancasila sebagai falsafah negara, dasar negara, dan sekaligus landasan kebijakan pemerintahan negara.

Seluruh ide, gagasan dan kebijakan itulah, imbuh Kusnadi, yang dinilai Unhan sebagai serangkaian karya ilmiah yang signifikan atas kepemimpinan Megawati dalam memperkuat jati diri bangsa Indonesia yang memegang teguh ideologi Pancasila. (goek)

Komentar