Selasa
09 Juni 2026 | 12 : 46

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Megawati Akan Berkomunikasi dengan Parpol Pendukung Pemerintah

pdip-jatim-jokowi-megawati-istana-merdeka

pdip-jatim-jokowi-megawati-istana-merdeka

JAKARTA – Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri berharap seluruh partai pendukung pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla solid membantu pemerintah menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di tengah situasi politik yang memanas saat ini.

Untuk itu, Megawati akan berkomunikasi dengan partai politik pendukung pemerintahan.

Keinginan itu disampaikan Megawati, saat makan siang dengan Jokowi di Istana Mereka, Jakarta, Senin (21/11/2016).

“Saya minta izin supaya bisa berkomunikasi lagi,” kata Megawati saat menemani Jokowi meladeni wawancara dengan media, di teras Istana Merdeka.

Kemarin, Megawati sudah menerima Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto di kediamannya, Jalan Teuku Umar. Kedepan, dia juga akan berkomunikasi dengan Partai Nasdem, Hanura, PAN, PPP dan PKB.

“Saya minta parpol yang sudah lebih dulu (mendukung pemerintah) dan yang masuk belakangan harus memperkuat jalannya pemerintahan,” tambah Megawati.

Pada kesempatan itu, Megawati  mengulang permintaannya kepada media agar tidak ikut memanas-manasi suasana terkait pelaksanaan Pilkada serentak 2017.

“Justru ikut menyejukkan, karena kasihan nanti yang menderita itu rakyat lho. Jadi bukannya kalian, tapi rakyat yang bawah yang tidak mengerti apa-apa yang disuruh mengikut,” ujar Megawati.

Dia mencontohkan pada aksi unjuk rasa 4 November lalu. Menurutnya, banyak sekali mereka yang sebenarnya tidak mengerti untuk ikut dalam aksi unjuk rasa yang sejak awal damai, tetapi di ujungnya terlihat ada upaya untuk jadi tidak baik.

Sementara, Joko Widodo mengatakan, pertemuannya dengan Presiden kelima RI itu sebagai bentuk silaturahim, saling kunjung yang merupakan budaya nusantara.

Menurutnya, komunikasi seperti ini sangat efektif untuk menemukan solusi berbagai permasalahan bangsa, baik soal makro ekonomi, politik nasional hingga masalah sosial.

Dia mengaku juga menyinggung soal Pilkada 2017 dengan Megawati. Presiden mengingatkan bahwa Pilkada 2017 akan digelar di 101 wilayah, bukan hanya di Jakarta.

Menang dan kalah dalam Pilkada, sebut Jokowi, adalah hal biasa. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga ingin agar antarkandidat saling menghormati. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

BERITA TERKINI

Diana Sasa Temukan Banyak Mata Air di Lokasi Tambang Sayutan: “Harus Dievaluasi”

MAGETAN – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Diana Sasa, turun langsung meninjau lokasi aktivitas tambang di Desa ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Desak Pemerintah Siapkan Mitigasi untuk Lindungi Industri Manufaktur

Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini mendesak pemerintah menyiapkan langkah mitigasi konkret untuk menjaga daya ...
KRONIK

Bupati Ipuk Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat, Progres 75 Persen

BANYUWANGI – Pemerintah pusat membangun Sekolah Rakyat (SR) di Banyuwangi. Saat ini, progres pembangunannya ...
KABAR CABANG

Harlah Bung Karno, BPEK Tuban “Ngangsu Kaweruh” Ideologi dan Ekonomi Kreatif di Blitar

KOTA BLITAR – Memperingati hari kelahiran Soekarno, Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia, Badan Pemberdayaan ...
EKSEKUTIF

Pemkab Kediri Fokus Tekan Pengangguran, Mas Dhito Genjot Pelatihan Kerja hingga Job Fair

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan Pemkab Kediri fokus menekan Tingkat Pengangguran Terbuka ...
KRONIK

Ganjar Ajak Generasi Muda Suarakan Kegelisahan Bangsa Lewat Film dan Seni

Ganjar Pranowo mengajak generasi muda menyalurkan gagasan, kritik sosial, dan kegelisahan terhadap kondisi bangsa ...