Kamis
29 Oktober 2026 | 12 : 50

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Megawati Akan Berkomunikasi dengan Parpol Pendukung Pemerintah

pdip-jatim-jokowi-megawati-istana-merdeka

pdip-jatim-jokowi-megawati-istana-merdeka

JAKARTA – Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri berharap seluruh partai pendukung pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla solid membantu pemerintah menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di tengah situasi politik yang memanas saat ini.

Untuk itu, Megawati akan berkomunikasi dengan partai politik pendukung pemerintahan.

Keinginan itu disampaikan Megawati, saat makan siang dengan Jokowi di Istana Mereka, Jakarta, Senin (21/11/2016).

“Saya minta izin supaya bisa berkomunikasi lagi,” kata Megawati saat menemani Jokowi meladeni wawancara dengan media, di teras Istana Merdeka.

Kemarin, Megawati sudah menerima Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto di kediamannya, Jalan Teuku Umar. Kedepan, dia juga akan berkomunikasi dengan Partai Nasdem, Hanura, PAN, PPP dan PKB.

“Saya minta parpol yang sudah lebih dulu (mendukung pemerintah) dan yang masuk belakangan harus memperkuat jalannya pemerintahan,” tambah Megawati.

Pada kesempatan itu, Megawati  mengulang permintaannya kepada media agar tidak ikut memanas-manasi suasana terkait pelaksanaan Pilkada serentak 2017.

“Justru ikut menyejukkan, karena kasihan nanti yang menderita itu rakyat lho. Jadi bukannya kalian, tapi rakyat yang bawah yang tidak mengerti apa-apa yang disuruh mengikut,” ujar Megawati.

Dia mencontohkan pada aksi unjuk rasa 4 November lalu. Menurutnya, banyak sekali mereka yang sebenarnya tidak mengerti untuk ikut dalam aksi unjuk rasa yang sejak awal damai, tetapi di ujungnya terlihat ada upaya untuk jadi tidak baik.

Sementara, Joko Widodo mengatakan, pertemuannya dengan Presiden kelima RI itu sebagai bentuk silaturahim, saling kunjung yang merupakan budaya nusantara.

Menurutnya, komunikasi seperti ini sangat efektif untuk menemukan solusi berbagai permasalahan bangsa, baik soal makro ekonomi, politik nasional hingga masalah sosial.

Dia mengaku juga menyinggung soal Pilkada 2017 dengan Megawati. Presiden mengingatkan bahwa Pilkada 2017 akan digelar di 101 wilayah, bukan hanya di Jakarta.

Menang dan kalah dalam Pilkada, sebut Jokowi, adalah hal biasa. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga ingin agar antarkandidat saling menghormati. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Dana Desa Dipangkas hingga 70%, Guntur Wahono Serap Keluhan Kades di Blitar

BLITAR – Pemangkasan Dana Desa (DD) hingga 70 persen menjadi keluhan utama kepala desa (kades) di Kabupaten Blitar. ...
EKSEKUTIF

Proyek Pengendalian Banjir Surabaya Ditargetkan Rampung Pertengahan November

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menargetkan sejumlah proyek penanganan genangan, termasuk pembangunan ...
KRONIK

Penguatan Pendidikan Karakter Anak, Ansari Dorong Sinergi Rumah dan Sekolah

PAMEKASAN – Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Ansari, menekankan pentingnya peningkatan kompetensi, pembentukan ...
LEGISLATIF

Dividen BUMD Bergantung pada Bank Jatim, Fuad Benardi Soroti Kinerja Direksi

SURABAYA – Kontribusi dividen Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Timur yang masih didominasi Bank Jatim menjadi ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Targetkan Aktivasi Desa Kreatif di 157 Desa Trenggalek

TRENGGALEK – Anggota DPR RI Daerah Pemilihan VII Jawa Timur, Novita Hardini, menargetkan aktivasi desa kreatif ...
LEGISLATIF

Tekan Pengangguran, Amithya Dorong Pendataan Ketenagakerjaan Menyeluruh di Kota Malang

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendorong Pemerintah Kota Malang melalui Disnaker ...