Senin
31 Agustus 2026 | 12 : 18

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Masuki Musim Tanam, Fraksi PDI Perjuangan Bondowoso Soroti Kelangkaan Pupuk Bersubsidi

PDIP-Jatim-Andi-Hermanto-11092021

BONDOWOSO – Memasuki musim tanam padi, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bondowoso, Andi Hermanto, menyoroti kelangkaan pupuk jenis urea bersubsidi di wilayah Kabupaten Bondowoso. Menurutnya, pupuk jenis urea mulai sulit dijumpai, bahkan ketika dikroscek ke kios pupuk, pemiliknya mengaku, pupuk jenis urea sudah langka sejak tahun 2021 lalu. Memasuki musim tanam padi tahun ini pun kelangkaan pupuk urea tersebut masih terjadi dan belum diketahui secara jelas apa yang menjadi penyebabnya.

“Kita sudah coba konfimasi ke sejumlah KPL (Kios Pupuk Lengkap), di mana mereka mengaku belum ada kiriman pupuk bersubsidi dari distributor. Kalau pun ada, hanya pupuk jenis ZA. Ketika kita kroscek lebih jauh, pemilik KPL juga mengaku tidak mengetahui penyebab pupuk bersubsidi belum dikirim ke KPL,” terang Andi saat dikonfirmasi, Sabtu (15/01/2022).

Menyikapi hal tersebut, Ketua Komisi II DPRD Bondowoso itu akan melakukan koordinasi dengan dinas pertanian untuk menginvestigasi kasus kelangkaan pupuk jenis urea ini. Dirinya juga akan melakukan kroscek data dari e-RDKK (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok) penerima pupuk bersubsidi dari Kementerian Pertanian.

Wakabid Kehornatan Partai DPC PDI Perjuangan Bondowoso itu pun mengimbau kepada Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) agar bisa memberikan porsi seluruh petani untuk diberikan pupuk bersubsidi.

“Walau pun, untuk luas lahannya hanya kecil. Sehingga, jangan hanya petani yang luas lahannya besar yang diberi jatah,” ujarnya.

Andi juga menyinggung soal lemahnya pengawasan dari Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KPPP), yang membuat petani diribetkan dengan urusan administrasi oleh distributor pupuk, sehingga tak jarang banyak petani yang tidak kebagian pupuk.

“Harusnya KPPP menjalankan tugasnya sesuai aturan. Jangan hanya bekerja di balik meja. Harus turun ke lapangan, biar tahu sulitnya petani mencari pupuk bersubsidi, yang kadang masih diribetkan dengan urusan administrasi, keburu mati tanamannya kalau begitu,” kata Andi dengan nada geram.

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Apresiasi Kerja Bakti Nasional LDII, Bupati Fauzi: Rawat Semangat Gotong Royong

SUMENEP – Sebanyak 200 orang turun ke lapangan untuk membersihkan area pasar dan makam di Desa Paberasan, Kecamatan ...
KABAR CABANG

Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Boyolangu Tergetkan Menang Tebal pada Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musranran) PDI Perjuangan se-Kecamatan ...
KABAR CABANG

140 Pelajar Bubutan Terima PIP, PDIP Ingatkan Bantuan Bukan untuk Kepentingan Orang Tua

SURABAYA — Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) yang diterima pelajar harus benar-benar digunakan untuk kebutuhan ...
KRONIK

Di Balik Ramainya Muktamar NU, Ada Kisah Jedar dan Robert yang Dapat Pertolongan di Posko Baguna

JOMBANG — Di tengah padatnya aktivitas Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum ...
KRONIK

Banyuwangi Shrimp Fiesta, Upaya Bupati Ipuk Kampanyekan Potensi Udang

BANYUWANGI – Kabupaten Banyuwangi memiliki beragam potensi perikanan yang terus dikembangkan. Salah satunya ...
KRONIK

Agung Priyanto Soroti Persoalan Desil, Minta PAC dan Ranting Aktif Dampingi Warga

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ponorogo, Agung Priyanto, menyoroti persoalan data desil ...