Selasa
22 September 2026 | 3 : 46

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mas Dhito Bakal Patenkan Seni Tiban dan Makanan Khas Kabupaten Kediri

pdip-jatim-220528-mas-dhito

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memberikan perhatian khusus pada sektor seni dan budaya di Kabupaten Kediri. Setelah resmi mematenkan Jaranan Jowo lewat hak atas kekayaan intelektual (HAKI) sebagai kesenian milik Kabupaten Kediri, pihaknya akan mematenkan Seni Tiban dan makanan khas asli daerah.

Mas Dhito, sapaan lekatnya menjelaskan, kebudayaan menjadi jati diri sebuah daerah. Selain menjadi ciri khas daerah, keberadaanya juga akan menjadi daya tarik tersendiri sebagai pertunjukan untuk menarik wisatawan.

“Kita mengupayakan untuk beberapa budaya dan kesenian lainnya untuk di HAKI-kan, termasuk juga ada produk makanan khas Kabupaten Kediri,” ujar Mas Dhito dikutip di Kediri, Jumat (13/1/2023).

Orang nomor satu di Pemerintah Kabupaten Kediri itu mengungkapkan, proses pematenan kekayaan intelektual milik Bumi Panjalu ini kelak diharapkan dapat meningkatkan rasa memiliki masyarakat terhadap budaya asli lokal.

Sebab menurut bupati yang juga kader PDI Perjuangan tersebut, potensi kekayaan budaya asli daerah Kabupaten Kediri ini terbilang banyak. Sehingga perlu adanya pematenan HAKI supaya di kemudian hari tidak diakui pihak lain.

“Mari bersama merawat dan nguri-uri budaya dan kesenian asli Kabupaten Kediri, supaya tumbuhkan rasa memiliki budaya ini,” ajaknya.

Terpisah, Ketua Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kabupaten Kediri, Imam Mubarok menuturkan proses pematenan melalui HAKI yang diterima ini untuk perlindungan Ekspresi Budaya Tradisional (EBT), hal tersebut mengacu pada UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

Terkait pematenan kesenian dan budaya asli Kabupaten Kediri yang lain, Mubarok menyampaikan tengah memproses Seni Tiban yang tumbuh pesat di Kecamatan Ngadiluwih, Wayang Krucil, hingga makanan asli Kabupaten Kediri.

“Kita sedang proses pematenan kesenian Tiban, warongko keris, hingga makanan seperti cenil dan sebagainya,” kata Barok.

Terakhir, pihaknya mengungkapkan upaya-upaya pematenan kekayaan seni budaya Bumi Panjalu ini tak terlepas dari perhatian dan dorongan Mas Dhito. Sebab, kebijakan yang diambil Pemkab Kediri selama ini dalam merawat seni budaya dinilai bagus.

Pasalnya, tak hanya pematenan ini, di masa Mas Dhito juga dicetuskan pakaian khas Kabupaten Kediri, Ken dan Wdihan Kadiri.

“Ini tak terlepas dari dorongan Mas Bup (Mas Dhito) pada DK4. Mas Bup juga memberikan peluang DK4 guna mengawal seni dan budaya Kabupaten Kediri,” ujarnya. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Beber Alasan Pemkot Surabaya Libatkan Warga dalam Pemeringkatan Desil

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi membeberkan alasan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melibatkan warga dalam ...
LEGISLATIF

Anas Karno Dorong Sosialisasi Bunda Jelita Diperluas hingga Kelurahan dan Kader

SURABAYA – Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya Anas Karno mendorong sosialisasi Bersama Urus Kelahiran dan ...
LEGISLATIF

Festival Jaranan Trenggalek ke-30 Masuk KEN, DPRD Dorong Jaranan Makin Mendunia

TRENGGALEK – Festival Jaranan Trenggalek Terbuka (FJTT) ke-30 tahun 2026 menjadi momentum penting bagi pelestarian ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti SiLPA Rp126,22 Miliar, Minta Realisasi APBD Kota Batu Diperbaiki

BATU — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Batu menyoroti tingginya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) yang ...
LEGISLATIF

Syaifuddin Zuhri Dorong Pemkot Surabaya Evaluasi dan Optimalkan Pengelolaan GBT

SURABAYA – Ketua DPRD Kota Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengevaluasi ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Magetan Soroti Pengadaan Videotron dan Mobil Dinas PKK 

MAGETAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan menggelar sidang paripurna dengan agenda ...