Selasa
07 Juli 2026 | 5 : 39

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Maryoto Optimis Level Tulungagung Turun Jika PPKM Berlanjut

pdip-jatim-maryoto-020821

TULUNGAGUNG – Bupati Maryoto Birowo optimistis Kabupaten Tulungagung tidak akan lagi bertengger di dalam daftar level 4 jika PPKM diperpanjang atau dilanjutkan. Menurutnya, saat ini sudah terjadi penurunan kasus Covid-19 di Kota Marmer.

“Kami yakin dan optimis kalau PPKM dilanjutkan Tulungagung sudah menurun levelnya. Tidak lagi di level 4,” kata Maryoto usai acara vidcon yang diselenggarakan BNPB di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bingso, Senin (2/8/2021).

Menurut dia, selain jumlah kasus Covid-19 terus menurun, juga tingkat BOR (bed occupansy rate) di fasilitas kesehatan (faskes) sudah menurun pula.

Kader PDI Perjuangan ini membeberkan tingkat BOR di Kabupaten Tulungagung telah turun di kisaran 70 persen. Baik itu untuk pasien Covid-19 yang diisolasi maupun untuk ketersedian di ruang ICU.

“Untuk ketersediaan isolasi itu BOR-nya sudah 72 persen. Sedang di ruang perawatan ICU turun menjadi sekitar 71 persen. Jadi daya tampun masih tersedia dan sudah terjadi penurunan kasus Covid-19 sejak seminggu lalu,” paparnya.

Dia juga mengatakan untuk tempat isolasi terpusat (isoter) sudah disiapkan di kecamatan-kecamatan. Dan jika dibutuhkan tempat isoter tersebut dapat segera dioperasionalkan.

“Tempat isoter itu yang penting layak. Memenuhi standar untuk isolasi bagi pasien Covid-19. Peralatan medis ada, tempat tidur tersedia dan juga tenaga medisnya,” sebut Maryoto.

Saat ini, lanjut dia, Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) masih mampu menampung pasien Covid-19 yang membutuhkan perawatan.

“Peran puskesmas atau RSDC masih bisa menyangga dan menampung para pasien Covid-19 yang membutuhkan perawatan,” ungkapnya.

Dia menambahkan, Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung terus melakukan upaya peningkatan testing, tracing dan treatment (3T) untuk menurunkan kasus Covid-19.

Sekaligus juga meningkatkan upaya 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjeuhi kerumunan dan membatasi mobilitas.

“Jadi ini perlu pendisiplinan dan kesadaran semua elemen masyarakat. Juga operasi yustisi bagi pelanggar prokes terus dilakukan. Harapannya kasus Covid-19 di Tulungagung terus semakin menurun,” tutup Maryoto. (atu/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Pemkab Kediri Antisipasi Kemarau Panjang, Perkuat Akses Solar Subsidi dan Listrik Masuk Sawah

Pemerintah Kabupaten Kediri memperkuat langkah antisipasi musim kemarau dengan memastikan ketersediaan solar ...
EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Evaluasi Total Konser Denny Caknan Usai Ricuh, Sistem Pengamanan Akan Dibenahi

Pemkot Surabaya melakukan evaluasi menyeluruh terhadap konser Denny Caknan yang berakhir ricuh saat soft launching ...
RUANG MERAH

Menjaga Api Ideologi

Oleh: Didik Prasetiyono ADA orang yang dikenal karena jabatannya. Ada pula yang dikenang karena keteladanannya. ...
KRONIK

Sinergi Pemkab Sumenep dan Baznas Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Bupati Fauzi: Upaya Menghadirkan Keadilan Sosial

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumenep berkomitmen ...
KABAR CABANG

DPC Kota Pasuruan Gelar Rakorcab Sosialisasi Pembentukan Ranting

KOTA PASURUAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Pasuruan mulai mematangkan konsolidasi organisasi ...
LEGISLATIF

DPRD Bondowoso Desak Penambahan Pos Damkar, Respons Kebakaran Dinilai Belum Optimal

Komisi I DPRD Bondowoso mendesak pemerintah daerah menambah pos dan armada pemadam kebakaran setelah insiden ...