Jumat
04 September 2026 | 4 : 07

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Martin Hamonangan Dorong Pemprov Jatim Beri Kompensasi Sopir Angkutan Umum di Koridor II dan III Bus Trans Jatim

IMG-20230703-WA0019_copy_720x405

SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Martin Hamonangan mendorong pemerintah provinsi untuk memberikan dana kompensasi bagi para sopir angkutan umum menyusul rencana pengoperasian bus Trans Jatim di Rute koridor II dan III.

Hal itu disampaikan Martin kepada media, usai menerima audiensi dari
para sopir tang tergabung dalam Dewan Pengurus Daerah Serikat Sopir Indonesia (DPD-SSI) dan Front Driver Online Tolak Aplikator Nakal (Frontal) Jawa Timur di gedung dewan, Senin (3/7/2023) siang.

Pada kesempatan itu, pihak dewan juga menghadirkan Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur, Dr Nyono dan jajaran.

Forum dengar pendapat digelar menyusul keluhan dari para sopir terkait rencana penambahan rute koridor II dan III tahun ini. Koridor II dengan rute Surabaya-Terminal Kertajaya Mojokerto. Sedangkan Koridor III, menghubungkan Surabaya dan Sidoarjo. Kedua rute melewati jalan arteri.

“Program Trans Jatim harus tetap berjalan, tinggal bagaimana prosesnya dalam mengakomodir angkutan kota yang tidak termasuk ini dapat diangkat dan diberdayakan juga,” kata Martin.

Sekretaris BSPN Jatim ini menambahkan, hasil mediasi sudah menemukan titik tengah yang disepakati Dishub Provinsi Jawa Timur dengan SSI.

“Secara prinsip tadi sudah sepakat bahwa ini nanti akan disiapkan. Mereka (dishub) mengatakan, adanya dana penyangga untuk supir angkot agar ada jaminan kepastian penumpang yang dibayar,” katanya.

“Katakanlah satu angkot isinya dua belas penumpang, mungkin skemanya bisa saja lima puluh persen sudah dibayar oleh provinsi,” imbuh Martin yang turut memimpin jalannya audiensi.

Namun yang harus diperhatikan juga, lanjut Martin, kendaraan angkutan umum ini harus layak. Karena menurut Dinas Perhubungan, hingga saat ini masih terdapat kendaraan umum yang tidak layak dalam segi fasilitas dan kenyamanan.

“Jadi secara penganggaran, kedepannya, dalam pembahasan APBD Provinsi Jawa Timur, kalaupun itu dibutuhkan peningkatan ya kita sebagai Komisi D DPRD Jatim akan sama-sama mendorong kesana. Toh tujuannya agar semua multiefek ini berjalan,” pungkas Martin.

Terpisah, Ketua SSI Jatim, Siswoyo, membenarkan perihal audiensi yang diajukan pihaknya kepada dewan.

“Penambahan koridor secara otomatis mematikan angkutan umum yang sudah ada dan yang sudah lama melayani masyarakat,” ujar Siswoyo. (ian/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Baktiono Dorong RT/RW Dilibatkan Aktif dalam Pendataan Bansos, Data Desil Harus Sesuai Kondisi Riil Warga

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Baktiono mendorong pemerintah melibatkan RT dan RW secara aktif ...
LEGISLATIF

Ama Siswanto Desak Biaya Pengobatan Siswa SMPN 1 Kabuh Ditanggung, Dugaan Insiden MBG Harus Diinvestigasi

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jombang, Ama Siswanto, mendesak agar puluhan siswa SMPN 1 Kabuh yang ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim Ingatkan Tambahan Rp1,235 T Jangan Berujung SiLPA

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur mengingatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim agar tidak ...
KRONIK

Madura Berselawat, Bupati Fauzi Berharap Berdampak Positif bagi Pembangunan

SUMENEP – Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep bersama masyarakat mengikuti ...
KRONIK

Bupati Lukman: Jabatan Kepala Sekolah Itu Amanah Besar, Muaranya Harus untuk Kepentingan Anak

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menekankan pentingnya kebersamaan seluruh elemen pendidikan agar setiap ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Boyong Peternak ke DPR RI dan Kementan Terkait Anjloknya Harga Telur

MAGETAN — Komisi B DPRD Kabupaten Magetan memboyong perwakilan peternak dan koperasi peternak daerah bertolak ke ...