Senin
14 September 2026 | 9 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Perkuat Ketahanan Pangan, DPC Tuban Dorong Budidaya Sukun dan Sorgum

IMG-20260420-WA0006_copy_602x405

TUBAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tuban mulai menggalakkan penanaman tanaman pendamping beras guna mengantisipasi ancaman krisis pangan global.

Langkah ini diawali dengan penanaman pohon sukun di lingkungan kantor DPC PDI Perjuangan Tuban sebagai model percontohan bagi masyarakat dan kader di tingkat akar rumput.

​Ketua DPC PDI Perjuangan Tuban sekaligus Anggota DPRD Jawa Timur, Ony Setyawan, menyatakan bahwa gerakan ini merupakan tindak lanjut instruksi Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

Kader diwajibkan memfasilitasi gerakan penanaman 10 jenis tanaman pendamping beras untuk mewujudkan kedaulatan pangan tanpa ketergantungan pada impor.

​”Ini adalah langkah konkret untuk mengurangi ketergantungan pada satu jenis bahan pangan pokok saja. Kita harus memiliki cadangan pangan alternatif untuk menghadapi situasi darurat atau krisis pasokan beras dunia,” ujar Ony di Tuban, Senin (20/4/2026).

Potensi Lahan Kering
​Kabupaten Tuban memiliki karakteristik lahan yang unik, didominasi oleh pegunungan kapur utara dengan jenis tanah lempung berpasir.

Karakteristik ini dinilai sangat potensial untuk pengembangan komoditas lahan kering.

​Selain sukun, Ony menekankan pentingnya pengembangan sorgum atau yang secara lokal dikenal sebagai “orean”.

Sorgum dianggap sebagai tanaman masa depan karena daya tahannya yang tinggi terhadap cuaca ekstrem dan nilai gizinya yang setara dengan beras namun bebas gluten.

​”Di Tuban, sorgum sangat cocok dengan lahan yang ada. Selain sehat, komoditas ini memiliki nilai ekonomis tinggi karena mulai diminati pasar luar negeri seperti Jepang dan Korea,” tambahnya.

Diversifikasi Pangan
​Gerakan ini mencakup 10 tanaman utama, yakni singkong, ubi jalar, jagung, sukun, porang, sorgum, pisang, sagu, talas, dan hanjali.

DPC Tuban menginstruksikan seluruh kader untuk memanfaatkan pekarangan rumah sebagai lahan produktif.

​Pemanfaatan kekayaan biodiversitas lokal ini diharapkan tidak hanya menjaga ketahanan pangan di tingkat keluarga, tetapi juga menumbuhkan kesadaran masyarakat akan potensi pangan selain beras.(dian/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

SRC 2026 Jadi Kawah Candradimuka, Surabaya Bidik 250 Emas di Porprov 2027

SURABAYA — Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menjadikan Surabaya Rising Champion (SRC) 2026 sebagai salah satu ...
HEADLINE

Soekarno Run Banyuwangi Libatkan Disabilitas Netra Layani Sport Massage Pelari

Soekarno Run Banyuwangi melibatkan penyandang disabilitas netra dalam layanan sport massage bagi peserta sebagai ...
KABAR CABANG

DPC Tulungagung Gelar Pelatihan Pelatihan Kader Perempuan Akar Rumput

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar pelatihan kader perempuan ...
KABAR CABANG

Perkuat Akar Rumput, DPC PDIP Kota Batu Road Show Serahkan SK ke Ranting

MALANG — Memperkuat konsolidasi hingga tingkat akar rumput, DPC PDI Perjuangan Kota Batu memilih turun langsung ...
KRONIK

Bupati Fauzi di Tatorbangan Ritual Culture 2026: Generasi Muda Harus Ambil Peran Jaga Warisan Leluhur

SUMENEP – Pemerintah Desa (Pemdes) Torbang, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, menggelar Tatorbangan Ritual ...
KRONIK

Atasi Kekeringan di Bojonegoro, Legislator Amin Thohari Salurkan Bantuan Air Bersih ke Desa Terdampak

​BOJONEGORO – Musim kemarau panjang yang memicu kekeringan di sejumlah wilayah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, ...