Jumat
31 Juli 2026 | 12 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Perkuat Ketahanan Pangan, DPC Tuban Dorong Budidaya Sukun dan Sorgum

IMG-20260420-WA0006_copy_602x405

TUBAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tuban mulai menggalakkan penanaman tanaman pendamping beras guna mengantisipasi ancaman krisis pangan global.

Langkah ini diawali dengan penanaman pohon sukun di lingkungan kantor DPC PDI Perjuangan Tuban sebagai model percontohan bagi masyarakat dan kader di tingkat akar rumput.

​Ketua DPC PDI Perjuangan Tuban sekaligus Anggota DPRD Jawa Timur, Ony Setyawan, menyatakan bahwa gerakan ini merupakan tindak lanjut instruksi Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

Kader diwajibkan memfasilitasi gerakan penanaman 10 jenis tanaman pendamping beras untuk mewujudkan kedaulatan pangan tanpa ketergantungan pada impor.

​”Ini adalah langkah konkret untuk mengurangi ketergantungan pada satu jenis bahan pangan pokok saja. Kita harus memiliki cadangan pangan alternatif untuk menghadapi situasi darurat atau krisis pasokan beras dunia,” ujar Ony di Tuban, Senin (20/4/2026).

Potensi Lahan Kering
​Kabupaten Tuban memiliki karakteristik lahan yang unik, didominasi oleh pegunungan kapur utara dengan jenis tanah lempung berpasir.

Karakteristik ini dinilai sangat potensial untuk pengembangan komoditas lahan kering.

​Selain sukun, Ony menekankan pentingnya pengembangan sorgum atau yang secara lokal dikenal sebagai “orean”.

Sorgum dianggap sebagai tanaman masa depan karena daya tahannya yang tinggi terhadap cuaca ekstrem dan nilai gizinya yang setara dengan beras namun bebas gluten.

​”Di Tuban, sorgum sangat cocok dengan lahan yang ada. Selain sehat, komoditas ini memiliki nilai ekonomis tinggi karena mulai diminati pasar luar negeri seperti Jepang dan Korea,” tambahnya.

Diversifikasi Pangan
​Gerakan ini mencakup 10 tanaman utama, yakni singkong, ubi jalar, jagung, sukun, porang, sorgum, pisang, sagu, talas, dan hanjali.

DPC Tuban menginstruksikan seluruh kader untuk memanfaatkan pekarangan rumah sebagai lahan produktif.

​Pemanfaatan kekayaan biodiversitas lokal ini diharapkan tidak hanya menjaga ketahanan pangan di tingkat keluarga, tetapi juga menumbuhkan kesadaran masyarakat akan potensi pangan selain beras.(dian/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Serap Aspirasi di Bangilan Tuban, Ony Setiawan Tampung Keluhan Petani hingga Gen Z

TUBAN–Reses masa persidangan III Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi PDI Perjuangan, Ony Setiawan di Dusun ...
LEGISLATIF

Diana Sasa Serap Aspirasi Warga Ngawi, Jalan Rusak hingga Kekeringan Jadi Sorotan

NGAWI – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Diana AV Sasa, memanfaatkan masa reses untuk menyerap ...
KRONIK

Titik Impas Harga Tembakau 2026 Naik, Bupati Fauzi: Keberpihakan kepada Petani

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep resmi menetapkan Titik Impas Harga Tembakau (TIHT) musim panen 2026 ...
LEGISLATIF

DPC PDIP Kabupaten Kediri Kawal Aspirasi Pengemudi Ojol hingga Tingkat Pusat

KEDIRI – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri menegaskan komitmennya mengawal aspirasi para pengemudi ojek online ...
LEGISLATIF

Fuad Benardi Dorong Pemerintah Pusat Evaluasi Sistem Desil untuk Akses Bantuan Pendidikan

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Fuad Benardi, meminta pemerintah pusat mengevaluasi ...
LEGISLATIF

Kasus Keracunan MBG, DPRD Kabupaten Kediri Minta Operasional SPPG Dihentikan Sementara

KEDIRI – Komisi IV DPRD Kabupaten Kediri meminta operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dihentikan ...