Kamis
16 Juli 2026 | 10 : 45

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Marsono Dorong Pemkab Tulungagung Konsisten Gelar Kegiatan yang Melibatkan Masyarakat, Tidak ‘Rog-rog Asem’

pdip-jatim-231110-giat-pemkab-tulungagung

TULUNGAGUNG – Ketua DPRD Tulungagung, Marsono, mendorong pemerintah kabupaten (Pemkab) untuk terus konsisten dalam menggelar kegiatan yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

Sehingga, ruang komunikasi dan interaksi sosial yang humanis antara tokoh masyarakat dengan warga bisa terus tercipta.

Pernyataan ini didasari dari suksesnya acara jalan sehat bersama Pj Bupati Tulungagung Heru Suseno dalam rangka menyambut peringatan Hari Jadi Kabupaten Tulungagung ke 818.

Menurut Marsono, acara jalan sehat yang digelar pada Sabtu, 4 November 2023 lalu, disambut antusias oleh masyarakat Kabupaten Tulungagung, karena ribuan masyarakat ikut berpartisipasi aktif dalam memeriahkannya.

“Kami sangat mengapresiasi animo dan antusiasme masyarakat dalam mengikuti jalan sehat dalam rangka perayaan Hari Jadi Kabupaten Tulungagung ke-818,” kata Marsono, Jumat (10/11/2023).

Bendahara DPC PDI Perjuangan Tulungagung ini menambahkan, point penting dari kegiatan jalan sehat itu, bukan banyaknya partisipasi masyarakat yang terlibat saja.

Namun, upaya keberlanjutan dari program kegiatan itulah yang terpenting. Sehingga, kegiatan yang melibatkan seluruh element masyarakat tersebut tidak terkesan sebagai kegiatan musiman.

“Motivasinya adalah agar masyarakat dalam terus menikmati manfaatnya,” tuturnya.

Dalam menjaga konsistensi keberlangsungan kegiatan, lanjut Marsono, harus menjadi tanggung jawab dari para pemangku kebijakan termasuk membuat instruksi terkait keberlanjutan kegiatan.

Artinya, para pemangku kebijakan dan publik figur harus ikut bertanggungjawab dalam menjaga keberlangsungan kegiatan, tidak hanya muncul ketika dibutuhkan.

“Dengan kegiatan yang melibatkan semua elemen masyarakat, maka akan mampu menciptakan ruang komunikasi dan interaksi sosial yang humanis antara tokoh masyarakat dan warga,” terang Marsono.

Selain itu, melalui kegiatan yang melibatkan semua elemen masyarakat, maka Pemerintah bisa dengan mudah melakukan edukasi yang luas dalam menjalankan program kerjanya. Termasuk program kerja yang melibatkan petani, pedagang, maupun aparatur sipil negara (ASN).

“Konsepnya, program ini harus komunikatif dan terintegrasi dengan baik antara berbagai institusi dan lembaga pemerintah di Kabupaten Tulungagung, seperti eksekutif, legislatif, dan yudikatif agar Pemerintahan bisa dinikmati masyarakat secara menyeluruh,” ungkapnya.

Sebagai Ketua DPRD Tulungagung, Marsono berharap, semua program Pemkab Tulungagung khususnya program kemasyarakatan bisa memberikan manfaat yang luas dan dapat berjalan berkelanjutan.

Sebab, keberlanjutan itulah yang menjadi point penting dari semua program kegiatan sehingga tidak hanya muncul saat dibutuhkan saja atau dalam bahasa Jawa “rog-rog asem”. (sin/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Regenerasi Ranting PDI Perjuangan di Surabaya Dipastikan Berjalan Bottom-Up

PDI Perjuangan Surabaya memastikan proses regenerasi pengurus ranting berlangsung secara bottom-up dari tingkat ...
LEGISLATIF

Tabroni Dorong Solusi Menyeluruh Pascakebakaran TPA Pakusari

DPRD Jember mendesak Pemkab segera menyiapkan solusi menyeluruh pascakebakaran TPA Pakusari, mulai percepatan PLTSa ...
LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Minta Peningkatan PAD Tak Membebani Rakyat

DPRD Kabupaten Trenggalek meminta pemerintah daerah meningkatkan PAD secara kreatif tanpa membebani masyarakat, ...
EKSEKUTIF

Harga Telur dan Daging Ayam di Ngawi Merangkak Naik, Pemkab Gelar Pasar Murah

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai langkah menjaga stabilitas harga ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Mulai Musran dan Musanran, Diana Sasa: Panaskan Mesin Partai, Perkuat Pengabdian Untuk Rakyat

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan resmi memulai pelaksanaan Musyawarah Ranting ...
KABAR CABANG

DPRD Jember Kaji Obligasi Daerah untuk Perkuat Fiskal di Tengah Berkurangnya Transfer Pusat

DPRD Jember mulai mengkaji penerapan obligasi daerah atau municipal bond sebagai alternatif pembiayaan pembangunan ...