Kamis
04 Juni 2026 | 6 : 30

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Madumongso Ponorogo, Si Hitam-Manis yang Tahan 6 Bulan

PDIP-Jatim-Madumongso-19052021

PONOROGO – Tak afdol rasanya suguhan lebaran tanpa ada madumongso. Itu berlaku hampir bagi seluruh warga Ponorogo. Kendati peminat si hitam manis nan legit ini terus berkurang, namun untuk menyuguhkan di atas meja tamu untuk jajajan lebaran menjadi menu andalan.

“Setiap lebaran pasti ada madumongso untuk suguhan jajanan bagi tamu. Tidak pernah bikin sendiri, tapi beli. Karena bikinnya susah dan perlu waktu lama,” tutur Siti Noor Ainie, Wakil Sekretaris Internal DPC PDI Perjuangan Ponorogo, Rabu (19/5/2021).

Untuk mendapatkan madumongso yang enak, tidak nglethis (keras), dan legit, tidak sembarangan orang bisa membuatnya. Karena itu, ibu dua anak itu selalu memesan jauh hari pada penjual madumoso langganannya, yang hanya memproduksi madumongso setiap musim lebaran saja.

Selain untuk konsumsi sendiri dan para tamu, Mbak Noora -panggilan akrab Siti Noor Ainie- juga memesan banyak untuk oleh-oleh sanak saudaranya yang mudik. Tapi berhubung pemerintah melarang mudik, pembelian madumongso dibatasi.

“Tahun-tahun sebelumnya saya pesan 5-10 kg untuk oleh-oleh saudara yang mudik. Tapi karena tidak ada yang mudik, ya beli seperlunya saja,” imbuh Noora.

Selain sebagai jajanan yang dihidangkan di meja tamu, madumongso juga dijadikan hantaran Idul Fitri, atau buah tangan saat silaturahmi ke sanak saudara. Itu karena daya tahan jajajan berbahan utama ketan hitam, gula merah dan santan itu, sampai 6 bulan. Itu pun tidak setiap waktu bisa menemukan jajanan khas Ponorogo ini.

“Kalau pingin madumongso ya nunggu lebaran, atau pesan ke penjual jajanan. Yang suka madumongso hanya yang tua-tua saja, anak-anak sekarang tidak doyan,” pungkas Noora.

Proses pembuatan madumongso membutuhkan waktu berjam-jam, bahkan berhari-hari jika dimulai dengan membuat tape ketannya. Jika tape ketan sudah matang, barulah dimasak dalam api besar dan stabil untuk mematangkan madumogso. Setelah matang perlu didinginkan dengan diangin-anginkan sebelum dibungkus kecil-kecil menggunakan plastik atau kertas minyak. Harga madumongso siap makan 75 sampai 80 ribu rupiah perkilogram. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

PSBI Matangkan Persiapan Liga 4 Jatim, Bidik Prestasi hingga Putaran Nasional

PSBI bersama Asosiasi PSSI dan KONI Kabupaten Blitar mulai mematangkan persiapan menghadapi Liga 4 Jawa Timur 2026. ...
LEGISLATIF

Konflik Galian C di Magetan, DPRD Hentikan Sementara Operasional Tambang demi Redam Gejolak Warga

MAGETAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan mengambil langkah taktis dengan menghentikan ...
EKSEKUTIF

Wabup Kediri Minta Masyarakat Ikut Kawal SPMB 2026, Laporkan Jika Ada Dugaan Pelanggaran

Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa mengajak masyarakat ikut mengawal pelaksanaan SPMB 2026. Pemkab Kediri ...
LEGISLATIF

Anas Karno Ajak Aparatur Kelurahan dan Kecamatan Jaga Profesionalisme Pelayanan

Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno mengajak aparatur kelurahan dan kecamatan menjaga profesionalisme ...
KABAR CABANG

Bulan Bung Karno 2026, DPC Nganjuk Gelar Doa Bersama dan Ziarah Makam Tokoh Partai

NGANJUK – Menyambut bulan Juni yang diperingati sebagai Bulan Bung Karno, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI ...
LEGISLATIF

Widarto: Jika Diperlukan, Perlindungan BPJS bagi ABK Nelayan Bisa Dibiayai Pemerintah

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto menilai perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi ABK nelayan penting karena tingginya ...