Minggu
18 Oktober 2026 | 3 : 16

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Madumongso Ponorogo, Si Hitam-Manis yang Tahan 6 Bulan

PDIP-Jatim-Madumongso-19052021

PONOROGO – Tak afdol rasanya suguhan lebaran tanpa ada madumongso. Itu berlaku hampir bagi seluruh warga Ponorogo. Kendati peminat si hitam manis nan legit ini terus berkurang, namun untuk menyuguhkan di atas meja tamu untuk jajajan lebaran menjadi menu andalan.

“Setiap lebaran pasti ada madumongso untuk suguhan jajanan bagi tamu. Tidak pernah bikin sendiri, tapi beli. Karena bikinnya susah dan perlu waktu lama,” tutur Siti Noor Ainie, Wakil Sekretaris Internal DPC PDI Perjuangan Ponorogo, Rabu (19/5/2021).

Untuk mendapatkan madumongso yang enak, tidak nglethis (keras), dan legit, tidak sembarangan orang bisa membuatnya. Karena itu, ibu dua anak itu selalu memesan jauh hari pada penjual madumoso langganannya, yang hanya memproduksi madumongso setiap musim lebaran saja.

Selain untuk konsumsi sendiri dan para tamu, Mbak Noora -panggilan akrab Siti Noor Ainie- juga memesan banyak untuk oleh-oleh sanak saudaranya yang mudik. Tapi berhubung pemerintah melarang mudik, pembelian madumongso dibatasi.

“Tahun-tahun sebelumnya saya pesan 5-10 kg untuk oleh-oleh saudara yang mudik. Tapi karena tidak ada yang mudik, ya beli seperlunya saja,” imbuh Noora.

Selain sebagai jajanan yang dihidangkan di meja tamu, madumongso juga dijadikan hantaran Idul Fitri, atau buah tangan saat silaturahmi ke sanak saudara. Itu karena daya tahan jajajan berbahan utama ketan hitam, gula merah dan santan itu, sampai 6 bulan. Itu pun tidak setiap waktu bisa menemukan jajanan khas Ponorogo ini.

“Kalau pingin madumongso ya nunggu lebaran, atau pesan ke penjual jajanan. Yang suka madumongso hanya yang tua-tua saja, anak-anak sekarang tidak doyan,” pungkas Noora.

Proses pembuatan madumongso membutuhkan waktu berjam-jam, bahkan berhari-hari jika dimulai dengan membuat tape ketannya. Jika tape ketan sudah matang, barulah dimasak dalam api besar dan stabil untuk mematangkan madumogso. Setelah matang perlu didinginkan dengan diangin-anginkan sebelum dibungkus kecil-kecil menggunakan plastik atau kertas minyak. Harga madumongso siap makan 75 sampai 80 ribu rupiah perkilogram. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

DPP PDI Perjuangan Jadikan Video AI DPD Jatim Percontohan Nasional

SURABAYA – Inovasi pembelajaran politik berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) buatan DPD PDI ...
KABAR CABANG

Wadahi Bakat Atlet Lokal, Turnamen Catur Piala DRJ Ngawi Disambut Antusias Ratusan Peserta

NGAWI – Permainan papan catur rupanya memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat Kabupaten Ngawi. Hal ini ...
KRONIK

Risma Desak Pemulihan Air Sumur di Malang, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

MALANG – Ketua Bidang Penanggulangan Bencana DPP PDI Perjuangan Tri Rismaharini menekankan pentingnya pemulihan ...
KRONIK

Sri Untari: Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih Bisa Timbulkan Kegaduhan

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mengingatkan Kementerian Koperasi agar mengkaji ...
KRONIK

PDI Perjuangan Gelar Pekan Sampah Nasional, Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Berguna

MALANG – PDI Perjuangan mengajak masyarakat dan komunitas di berbagai daerah menjadikan pengelolaan sampah sebagai ...
KRONIK

Hasto Ajak Anak Muda Rawat Mangrove, Pelestarian Lingkungan Harus Berkelanjutan

MALANG – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengajak generasi muda terlibat langsung dalam ...