Senin
20 Juli 2026 | 9 : 35

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Madumongso Ponorogo, Si Hitam-Manis yang Tahan 6 Bulan

PDIP-Jatim-Madumongso-19052021

PONOROGO – Tak afdol rasanya suguhan lebaran tanpa ada madumongso. Itu berlaku hampir bagi seluruh warga Ponorogo. Kendati peminat si hitam manis nan legit ini terus berkurang, namun untuk menyuguhkan di atas meja tamu untuk jajajan lebaran menjadi menu andalan.

“Setiap lebaran pasti ada madumongso untuk suguhan jajanan bagi tamu. Tidak pernah bikin sendiri, tapi beli. Karena bikinnya susah dan perlu waktu lama,” tutur Siti Noor Ainie, Wakil Sekretaris Internal DPC PDI Perjuangan Ponorogo, Rabu (19/5/2021).

Untuk mendapatkan madumongso yang enak, tidak nglethis (keras), dan legit, tidak sembarangan orang bisa membuatnya. Karena itu, ibu dua anak itu selalu memesan jauh hari pada penjual madumoso langganannya, yang hanya memproduksi madumongso setiap musim lebaran saja.

Selain untuk konsumsi sendiri dan para tamu, Mbak Noora -panggilan akrab Siti Noor Ainie- juga memesan banyak untuk oleh-oleh sanak saudaranya yang mudik. Tapi berhubung pemerintah melarang mudik, pembelian madumongso dibatasi.

“Tahun-tahun sebelumnya saya pesan 5-10 kg untuk oleh-oleh saudara yang mudik. Tapi karena tidak ada yang mudik, ya beli seperlunya saja,” imbuh Noora.

Selain sebagai jajanan yang dihidangkan di meja tamu, madumongso juga dijadikan hantaran Idul Fitri, atau buah tangan saat silaturahmi ke sanak saudara. Itu karena daya tahan jajajan berbahan utama ketan hitam, gula merah dan santan itu, sampai 6 bulan. Itu pun tidak setiap waktu bisa menemukan jajanan khas Ponorogo ini.

“Kalau pingin madumongso ya nunggu lebaran, atau pesan ke penjual jajanan. Yang suka madumongso hanya yang tua-tua saja, anak-anak sekarang tidak doyan,” pungkas Noora.

Proses pembuatan madumongso membutuhkan waktu berjam-jam, bahkan berhari-hari jika dimulai dengan membuat tape ketannya. Jika tape ketan sudah matang, barulah dimasak dalam api besar dan stabil untuk mematangkan madumogso. Setelah matang perlu didinginkan dengan diangin-anginkan sebelum dibungkus kecil-kecil menggunakan plastik atau kertas minyak. Harga madumongso siap makan 75 sampai 80 ribu rupiah perkilogram. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

RedTalks Segera Hadir, Ajak Generasi Muda Kupas Nasionalisme di Era Modern

SURABAYA – Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital, makna nasionalisme terus ...
KABAR CABANG

Malam Ketika Sepak Bola Membuat Orang-orang Blitar Duduk Bersama

DINI hari biasanya identik dengan jalanan yang lengang. Tetapi Senin (20/7/2026), halaman Kantor DPC PDI Perjuangan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti SiLPA Rp154,7 Miliar, Minta Pemkot Madiun Benahi Perencanaan Anggaran

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun menerima Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 dengan catatan strategis, ...
HEADLINE

Hasto: Pemilu Harus Bebas dari Intervensi, Demokrasi Memerlukan Kritik dan Kebebasan Berpendapat

SURABAYA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa kualitas demokrasi Indonesia hanya ...
KABAR CABANG

PDIP Kabupaten Blitar Targetkan Musran 22 Kecamatan Rampung Sebelum 17 Agustus

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar menargetkan Musyawarah Ranting di 22 kecamatan rampung sebelum 17 Agustus 2026 ...
KRONIK

Mobil Legends, Nobar Piala Dunia, dan Ekonomi Kreatif Anak Muda Ponorogo

PONOROGO – Antusiasme anak muda mewarnai turnamen Mobile Legends yang digelar di kafe WOW KWB Ponorogo, Minggu ...