Jumat
05 Juni 2026 | 10 : 47

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Longsor di Sarangan Magetan, Diana Sasa Minta Fraksi Awasi Pelaksanaan Perda RTRW

IMG-20260115-WA0028

MAGETAN – Peristiwa tanah longsor yang menutup akses Jalan Lingkar Telaga Sarangan sisi barat pada Kamis (15/1/2026) pagi kembali mengingatkan pentingnya menjaga kawasan penyangga di lereng Gunung Lawu.

Ketua DPC PDI Perjuangan Magetan, Diana Sasa, menilai kejadian ini tidak bisa dibaca sekadar sebagai “bencana musiman”, melainkan sinyal ancaman jangka panjang ketika fungsi lahan penyangga di hulu mulai berubah.

Longsor dilaporkan terjadi sekitar pukul 06.30 WIB di sisi barat jalan lingkar. Material berupa tanah berlumpur dan bebatuan menutup akses secara total, sehingga aktivitas warga dan mobilitas di kawasan wisata terganggu.

Menurut Diana, kawasan Sarangan berada pada lanskap lereng yang sensitif. Ketika ruang penyangga di atas danau—yang seharusnya berperan sebagai pengikat tanah dan pengendali limpasan air—mengalami tekanan pemanfaatan, maka risiko bencana menjadi berlipat saat curah hujan tinggi.

“Yang perlu kita cermati adalah perubahan fungsi lahan penyangga. Jika kawasan hulu kehilangan daya serap dan penahan, maka dampaknya bukan hanya longsor hari ini, tapi akumulasi risiko banjir, sedimentasi, dan degradasi lingkungan yang membayangi Sarangan dalam jangka panjang,” kata Sasa.

Ia menegaskan, ketahanan ekologi harus ditempatkan sebagai agenda prioritas daerah, terlebih di kawasan yang menjadi penopang pariwisata sekaligus ruang hidup masyarakat. Dalam konteks tersebut, ia menyebut pentingnya disiplin terhadap Perda RTRW dan penguatan mitigasi bencana berbasis ekologi.

Diana juga menyampaikan bahwa pihaknya akan mendorong Fraksi PDI Perjuangan di DPRD untuk memperkuat fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan RTRW, terutama pada kawasan lereng dan daerah tangkapan air.

Ia menilai, pengendalian alih fungsi lahan, penataan lereng, serta tata kelola drainase dan konservasi menjadi kunci agar Sarangan tidak terus berada dalam siklus bencana tiap musim hujan.

Selain mendorong kerja-kerja legislasi dan penganggaran, Diana mengingatkan Pemerintah Kabupaten Magetan agar tidak berhenti pada langkah tanggap darurat. Menurut dia, peristiwa seperti ini seharusnya memicu audit risiko, koreksi kebijakan ruang, serta penegakan aturan pemanfaatan lahan secara konsisten.

“Kalau pendekatannya hanya bersih-bersih material dan membuka akses jalan, kita hanya memadamkan gejala. Yang harus diselesaikan adalah sumber risikonya: daya dukung lereng, tata ruang, dan keberanian untuk mengendalikan pemanfaatan lahan penyangga,” ujarnya.

Di sisi lain, Diana sasa mengapresiasi langkah cepat BPBD Kabupaten Magetan yang segera bergerak menuju lokasi untuk penanganan awal. Namun ia menekankan, koordinasi lintas sektor perlu ditingkatkan agar mitigasi tidak bersifat temporer, melainkan menjadi program berkelanjutan.(rud/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jatim Soroti Ketimpangan DBHCHT, Minta Daerah Penghasil Dapat Porsi Lebih Berkeadilan

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur membawa isu strategis DBHCHT, kinerja BUMD, dan penyesuaian program ...
KABAR CABANG

Mencari Mereka yang Tercecer dari Bansos, Kerja-kerja Kerakyatan dari PAC PDIP Mumbulsari

Kisah pendampingan warga prasejahtera di Mumbulsari, Jember. Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan turun ...
LEGISLATIF

Diana Sasa: Ketahanan Ekologi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Daerah

Anggota DPRD Jawa Timur Diana Sasa menegaskan ketahanan ekologi harus menjadi prioritas pembangunan daerah. ...
KRONIK

Ganjar Minta Legislator PDIP Jaga Uang Rakyat Agar Tidak Boncos dan Bocor

Ketua DPP PDI Perjuangan Ganjar Pranowo mengingatkan anggota Fraksi PDIP DPRD untuk mengawal penggunaan APBD secara ...
SEMENTARA ITU...

Di Depan Rumah Itu, Sholikah Menitipkan Harapan Baru untuk Tiga Cucunya

Kisah haru Sholikah, warga Kandat, Kediri, yang mengasuh tiga cucu dalam keterbatasan ekonomi. Bantuan rombong ...
HEADLINE

Megawati: Politik Anggaran Harus Menjadi Instrumen Keadilan Sosial bagi Rakyat

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menegaskan politik anggaran harus menjadi instrumen keadilan ...