Sabtu
27 Juni 2026 | 11 : 39

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Logos: Kader PDIP Harus Berdiri di Depan Melawan Gerakan Anti-Pancasila

pdip-jatim-logos-diklat-kader-kota-kediri

KEDIRI – Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Bambang Juwono menyampaikan keprihatinannya melihat situasi kebangsaan di republik ini, yang semakin menguatkan perilaku sosial dan praktik politik a-historis menggunakan cara-cara kekerasan, anti kebhinekaan, dan menggunakan isu-isu SARA untuk mencapai tujuan dan mendapatkan kekuasaan.

“Tentu ini tidak boleh dibiarkan. Oleh karena itu kader PDI Perjuangan harus siap berdiri di depan untuk melawan gerakan-gerakan yang bertentangan dengan Pancasila termasuk gerakan yang membawa agenda khilafah,” kata Bambang, Jumat (12/5/2017).

Komitmen PDI Perjuangan mengawal NKRI di bawah dasar negara Pancasila ini disampaikan kembali oleh Logos, sapaan Bambang Juwono, saat membuka Diklat Kader Pratama yang digelar DPC PDI Perjuangan Kota Kediri, Jumat (5/5/2017) lalu.

Diklat selama 2 hari 3 malam itu berlangsung di Penataran Sumber Lumbu, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, dan diikuti 110 peserta dari Pengurus Anak Cabang, Ranting, dan Badan-badan PDI Perjuangan se-Kota Kediri.

Pada kesempatan itu, Logos menekankan pentingnya diklat bagi PDI Perjuangan. Dalam konteks gerakan, jelas dia, PDI Perjuangan merupkan alat perjuangan yang dituntun oleh ideologi, yakni Pancasila sebagaimana termaktub dalam Pembukaan UUD 1945 yang jiwa dan semangatnya sebagamana dipidatokan Bung Karno pada tanggal 1 Juni 1945.

“Melalui diklat pratama ini diharapkan untuk memperkuat pemahaman para kader terhadap ideologi partai sekaligus untuk menghadirkan kader yang militan, pantang menyerah, yang senantiasa berjuang di atas dasar ideologi partai,” tegas Kepala Badiklatda PDI Perjuangan Jatim ini.

Hadir saat pembukaan, Sirmadji Tj Mpd dr Badiklat DPP PDI Perjuangan, yang juga salah satu pemateri dalam diklat tersebut. Hadir pula Sekretaris Badiklatda Jatim Yordan M Bataragoa, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Kediri Agus Sunoto SH MM dan jajaran pengurusnya.

Diklat ditutup pada hari Minggu 7 Mei 2017 oleh Bendahara DPD PDI Perjuangan Jatim Wara Sundari Renny Pramana. Dalam sambutan penutupan, Renny mengajak peserta Diklat Pratama agar punya pola pikir dan perilaku yang lebih baik dibanding sebelum mengikuti diklat.

Para peserta juga diharapkan senantiasa memperkuat kegotongroyongan dan solidaritas untuk membesarkan PDI Perjuangan, khususnya di Kota Kediri. Renny juga mengajak kader PDIP setempat terus menjaga nilai-nilai kebhinekaan dalam berbangsa dan bernegara.

Acara penutupan juga dihadiri Logos dan Yordan M, di mana selama diklat keduanya menjadi pemateri dan bersama teamnya menjadi fasilitator pada sesi diskusi kelompok dengan metode andragogy.

Menurut Yordan, setelah mengikuti diklat, para peserta diwajibkan mengerjakan tugas pasca diklat yang harus diselesaikan selama 1 bulan. Setelah itu akan dievaluasi dan bagi yang memenuhi syarat akan diberikan sertifikat kader pratama. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti SiLPA APBD Kabupaten Madiun Rp210,94 M, Minta Evaluasi Perencanaan Anggaran

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Madiun menyoroti SiLPA APBD 2025 sebesar Rp210,94 miliar dan meminta ...
KABAR CABANG

Gema Piala Dunia di Soekarno Cup E-Football DPC Ngawi

NGAWI – Gema sepakbola dunia turut terasa di Gedung Fatmawati DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi. Selama dua malam, ...
LEGISLATIF

Banggar DPRD Jember Ingatkan Pemkab Tak Lagi Geser Anggaran APBD Sepihak

Banggar DPRD Jember mengingatkan Pemerintah Kabupaten Jember agar tidak lagi menggeser anggaran APBD yang telah ...
EKSEKUTIF

Eri Perintahkan Inspektorat Periksa Camat dan Lurah, Siap Copot Jika Kinerjanya Buruk

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memerintahkan Inspektorat memeriksa camat dan lurah di tiga kecamatan setelah sidak ...
KABAR CABANG

Eko Wahyono Tawarkan Tiga Strategi Membumikan Marhaenisme di Kalangan Gen-Z

Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Ideologi DPC PDI Perjuangan Surabaya Eko Wahyono menawarkan tiga pendekatan untuk ...
LEGISLATIF

Temui Massa Aksi, Ketua DPRD Blitar Pastikan 11 Tuntutan Mahasiswa Dikawal

Ketua DPRD Kabupaten Blitar Supriadi turun langsung menemui massa aksi Cipayung Plus Blitar Raya dan memastikan 11 ...