Jumat
14 Agustus 2026 | 2 : 14

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Eko Wahyono Tawarkan Tiga Strategi Membumikan Marhaenisme di Kalangan Gen-Z

pdip jatim 260626 cak ek
Eko Wahyono bersama kader muda PDI Perjuangan Surabaya

Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Ideologi DPC PDI Perjuangan Surabaya Eko Wahyono menawarkan tiga pendekatan untuk membumikan Marhaenisme di kalangan Generasi Z, mulai mengaitkan dengan isu kontemporer, memanfaatkan media digital, hingga kaderisasi berbasis pengalaman.

SURABAYA – Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Ideologi DPC PDI Perjuangan Surabaya, Eko Wahyono, menawarkan tiga pendekatan untuk membumikan nilai-nilai Marhaenisme di kalangan Generasi Z. Menurutnya, tantangan saat ini bukan pada relevansi ajaran Bung Karno, melainkan bagaimana menyampaikannya agar dekat dengan karakter generasi yang tumbuh di era digital.

Eko menilai stigma yang menyebut Gen-Z sebagai kelompok apolitis, apatis, dan individualistis tidak sesuai dengan realitas di lapangan. Berbagai gerakan sosial dan aksi mahasiswa dalam beberapa tahun terakhir justru menunjukkan tingginya kepedulian anak muda terhadap persoalan kebangsaan.

“Generasi Z tidaklah apolitis, apatis, bahkan individualis, melainkan merupakan generasi yang gerakannya berbasis pada akurasi isu dan data,” ujar Eko yang akrab disapa Cak Ek, Jumat (26/6/2026).

Menurutnya, karakter perjuangan Gen-Z memiliki kemiripan dengan Soekarno muda yang membangun gerakan politik berdasarkan persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.

“Karakteristik yang dimiliki oleh kebanyakan Generasi Z memiliki kesamaan dengan perilaku Soekarno muda yang memang karier politik dan pergerakannya bersifat issue-driven, atau berfokus pada isu serta kebijakan,” katanya.

Berangkat dari kondisi tersebut, Eko menawarkan tiga strategi agar Marhaenisme tetap relevan bagi generasi muda.

Pertama, menghubungkan nilai-nilai Marhaenisme dengan isu-isu kontemporer yang dekat dengan kehidupan Generasi Z, seperti kesejahteraan pekerja ekonomi digital, termasuk pengemudi ojek online. Menurutnya, kelompok tersebut mencerminkan konsep Marhaen, yakni memiliki alat produksi sendiri namun masih menghadapi tekanan sistem ekonomi.

Kedua, mengubah metode penyampaian ideologi agar lebih sesuai dengan karakter generasi digital. Ia menilai penyampaian melalui ceramah panjang tidak lagi efektif sehingga perlu memanfaatkan media sosial, bahasa yang lebih komunikatif, serta konten visual yang menarik tanpa mengurangi substansi pemikiran Bung Karno.

Ketiga, memperkuat kaderisasi berbasis pengalaman melalui diskusi kelompok, lokakarya, kegiatan gotong royong, hingga advokasi masyarakat. Menurutnya, metode partisipatif akan lebih mudah diterima dibandingkan pola pembelajaran satu arah.

Alumnus Universitas Airlangga itu menegaskan, pembaruan strategi tersebut bukan untuk mengubah nilai dasar Marhaenisme, melainkan memastikan ideologi tetap mampu menjawab tantangan zaman dan menjadi instrumen membaca persoalan masyarakat.

“Melalui pembumian gagasan ideologi Marhaenisme terhadap Generasi Z, hal tersebut berimplikasi bahwa ideologi haruslah menjadi alat bedah analisis, bukan hanya sekadar menjadi rapalan mantra belaka,” tegasnya. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Sukadar Minta Dishub Surabaya Tiru Aplikasi Setoran Parkir Kota Malang

Sukadar meminta Dishub Surabaya mencontoh Kota Malang yang menerapkan aplikasi setoran parkir terpusat untuk ...
LEGISLATIF

Cegah Stunting dari Desa, Pulung Dorong Edukasi Gizi dan Keamanan Pangan Diperkuat

Pulung Agustanto mendorong edukasi gizi dan keamanan pangan diperkuat dari tingkat desa sebagai bagian dari upaya ...
KRONIK

Karnaval Kebangsaan Banyuwangi 2026, Tampilkan Pesona Budaya Nusantara

BANYUWANGI – Banyak cara dilakukan warga bangsa Indonesia untuk merayakan hari kemerdekaannya. Masyarakat ...
LEGISLATIF

Siswa Diduga Terdampak MBG, Doding Minta Pengawasan Dapur SPPG Diperketat

Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi meminta pengawasan dapur SPPG diperketat setelah sejumlah siswa mengalami ...
KABAR CABANG

DPC PDI Perjuangan Bondowoso Tampung Tiga Korban Trafficking

BONDOWOSO – Tiga perempuan asal Jawa Barat yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) ...
LEGISLATIF

DPRD Batu Dorong APBD 2027 Perkuat Kemandirian Fiskal, PAD Harus Dioptimalkan

DPRD Kota Batu mendorong APBD 2027 memperkuat kemandirian fiskal melalui optimalisasi PAD agar pembangunan tidak ...