Sabtu
27 Juni 2026 | 7 : 25

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Banggar DPRD Jember Ingatkan Pemkab Tak Lagi Geser Anggaran APBD Sepihak

pdip-jatim-250227-ipunk-jember

Banggar DPRD Jember mengingatkan Pemerintah Kabupaten Jember agar tidak lagi menggeser anggaran APBD yang telah disepakati bersama. DPRD menegaskan pelaksanaan anggaran harus mengacu pada KUA-PPAS untuk menjaga akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

JEMBER – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Jember mengingatkan Pemerintah Kabupaten Jember agar tidak lagi melakukan pergeseran anggaran yang telah disepakati bersama dalam pembahasan APBD. DPRD menegaskan pelaksanaan anggaran harus tetap mengacu pada Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) sebagai dasar pengelolaan keuangan daerah.

Peringatan tersebut disampaikan menyusul temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada Tahun Anggaran 2025 yang mengharuskan pemerintah daerah mengembalikan anggaran senilai miliaran rupiah. Banggar menilai kejadian tersebut tidak boleh terulang dalam pelaksanaan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.

Anggota Banggar DPRD Jember dari Fraksi PDI Perjuangan, Edi Cahyo Purnomo, meminta pemerintah daerah menjalankan seluruh program dan alokasi anggaran sesuai hasil kesepakatan bersama antara legislatif dan eksekutif.

“Jangan sampai anggaran yang sudah menjadi kesepakatan berubah lagi. Saya berharap pelaksanaan anggaran tetap sesuai arah kebijakan dan visi-misi bupati,” kata Edi, Jumat (26/6/2026).

Politisi yang akrab disapa Ipung itu mengatakan pembahasan Perubahan APBD 2026 yang dijadwalkan berlangsung sekitar Agustus mendatang harus menjadi momentum memperkuat komitmen antara pemerintah daerah dan DPRD dalam menjaga konsistensi pelaksanaan anggaran.

Menurutnya, seluruh kesepakatan yang telah dituangkan dalam KUA-PPAS harus menjadi pedoman pelaksanaan program sehingga tidak terjadi perubahan alokasi anggaran secara sepihak.

“Kalau kesepakatan itu kembali diubah secara sepihak, tentu DPRD tidak bisa diminta ikut bertanggung jawab atas risiko yang muncul,” tegasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Jember menjadi sorotan setelah puluhan organisasi perangkat daerah (OPD) melakukan pergeseran anggaran pascarestrukturisasi terhadap 26 perangkat daerah. Sejumlah perubahan alokasi anggaran disebut dilakukan tanpa melalui pembahasan bersama DPRD, sehingga memunculkan kritik dari kalangan legislatif.

Banggar DPRD Jember berharap pelaksanaan Perubahan APBD 2026 dapat berjalan sesuai mekanisme perencanaan dan penganggaran yang berlaku. Dengan demikian, setiap kebijakan anggaran tetap berada dalam koridor akuntabilitas, transparansi, serta hasil kesepakatan antara legislatif dan eksekutif. (art/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Gema Piala Dunia di Soekarno Cup E-Football DPC Ngawi

NGAWI – Gema sepakbola dunia turut terasa di Gedung Fatmawati DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi. Selama dua malam, ...
LEGISLATIF

Banggar DPRD Jember Ingatkan Pemkab Tak Lagi Geser Anggaran APBD Sepihak

Banggar DPRD Jember mengingatkan Pemerintah Kabupaten Jember agar tidak lagi menggeser anggaran APBD yang telah ...
KABAR CABANG

Eko Wahyono Tawarkan Tiga Strategi Membumikan Marhaenisme di Kalangan Gen-Z

Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Ideologi DPC PDI Perjuangan Surabaya Eko Wahyono menawarkan tiga pendekatan untuk ...
LEGISLATIF

Temui Massa Aksi, Ketua DPRD Blitar Pastikan 11 Tuntutan Mahasiswa Dikawal

Ketua DPRD Kabupaten Blitar Supriadi turun langsung menemui massa aksi Cipayung Plus Blitar Raya dan memastikan 11 ...
LEGISLATIF

Fuad Benardi Minta Pemerintah Kaji Penghentian Impor BBM, DPRD Jatim Bakal Panggil Pertamina

Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur Fuad Benardi meminta pemerintah mengkaji secara matang rencana penghentian impor ...
SEMENTARA ITU...

Sarasehan Ngaji Pusaka Panji Patrem di Trenggalek Ajak Generasi Muda Lestarikan Keris

Sarasehan budaya Ngaji Pusaka Panji Patrem digelar di Trenggalek untuk mengenalkan keris kepada generasi muda. ...