Kamis
13 Agustus 2026 | 8 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mas Dhito Ingatkan Anak Muda Kediri Dampak Bullying dan Pernikahan Dini

pdip jatim 260813 paskibra kediri 1

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana kembali mengingatkan dampak bullying dan dispensasi pernikahan dini serta pentingnya peran orang tua dalam mengawasi anak.

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana kembali mengingatkan generasi muda mengenai dampak bullying dan dispensasi pernikahan dini. Menurutnya, persoalan tersebut tidak cukup ditangani pemerintah daerah, tetapi membutuhkan keterlibatan orang tua dalam melakukan pengawasan dan pendampingan anak.

Pesan tersebut disampaikan Mas Dhito, sapaan akrab Hanindhito, saat mengukuhkan 75 Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Kediri di Pendopo Panjalu Jayati, Kamis (13/8/2026).

“Untuk mengatasi persoalan ini, tidak bisa hanya pemerintah kabupaten, tapi juga peran serta orang tua,” kata Mas Dhito.

Ia mengatakan bullying dan pernikahan dini merupakan persoalan yang perlu menjadi perhatian bersama karena dapat memberikan dampak panjang terhadap perkembangan dan masa depan anak.

Mas Dhito pun meminta para Paskibraka yang merupakan anak-anak terpilih dari berbagai sekolah untuk menjadi contoh dalam menjalankan kegiatan positif dan produktif di lingkungan masing-masing.

Menurutnya, status sebagai Paskibraka membawa tanggung jawab lebih untuk memberikan pengaruh baik kepada teman sebaya maupun generasi di bawahnya.

Selain itu, Mas Dhito berpesan agar para Paskibraka terus menjaga dan menularkan nilai-nilai Pancasila kepada lingkungan sekitar.

“Harus terus mewarisi ideologi Pancasila, dan mewariskan ke adik-adiknya,” ujar bupati muda yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri itu.

Mas Dhito menilai pembentukan karakter generasi muda tidak bisa hanya mengandalkan pendidikan formal. Lingkungan keluarga dan pergaulan juga memiliki peran penting dalam membentuk sikap serta menentukan arah masa depan anak.

Karena itu, ia meminta orang tua tidak melepas pengawasan terhadap anak, termasuk dalam menghadapi berbagai persoalan sosial yang berkembang di kalangan remaja.

Sebanyak 75 Paskibraka yang dikukuhkan tersebut merupakan bagian dari 77 peserta yang lolos seleksi setelah sebelumnya mengikuti rangkaian seleksi ketat. Dari sekitar 900 calon Paskibraka yang mendaftar, mereka disaring mulai tahap administrasi hingga Pantukhir.

Dua Paskibraka lainnya akan mengikuti pemusatan latihan di tingkat Provinsi Jawa Timur.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Kediri Yuli Marwantoko mengatakan para Paskibraka selanjutnya masih menjalani latihan hingga H-1 pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

“Yang dua harus berangkat ke provinsi untuk mengikuti pemusatan tingkat provinsi,” terang Yuli.

Latihan akan dilanjutkan melalui geladi kotor dan geladi bersih untuk memantapkan formasi sebelum bertugas pada upacara 17 Agustus di Lapangan Canda Bhirawa, Pare.

Tahun ini, formasi upacara juga mengalami perubahan dengan menyesuaikan standar Istana Negara. Posisi tiang bendera yang sebelumnya berada sedikit di tepi lapangan akan ditempatkan di tengah lapangan upacara.

“Akan kita lanjutkan sampai hari Minggu untuk geladi kotor dan bersih,” pungkas Yuli. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Ketua DPRD Sumenep Sambut Audiensi Mahasiswa Terkait Usulan Regulasi LGBT

SUMENEP – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Spear of Justice menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Dewan ...
KRONIK

Lumpia Ipung dan Riuh Soekarno Cup: Empat Dekade Mengais Rezeki di Gelora 10 November

SURABAYA – Peluit pertandingan belum lama berbunyi. Suara suporter bersahutan. Para pemain muda berlari mengejar ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Anak Muda Kediri Dampak Bullying dan Pernikahan Dini

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana kembali mengingatkan dampak bullying dan dispensasi pernikahan dini serta ...
KRONIK

Lomba Nyo’on Geddeng hingga Makan Pisang, Cara Seru Hj. Ansari Rawat Kebersamaan Warga

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, menggelar senam bersama dan berbagai lomba agustusan ...
KRONIK

Gayeng di Roudlotul Huda: Cerita Sonny tentang Eratnya Nasionalis-Nahdliyin hingga Khidmah LPPNU Banyuwangi

​BANYUWANGI – Suasana gayeng dan penuh kekeluargaan mewarnai pelantikan Pengurus Lembaga Pengembangan Pertanian ...
KRONIK

Perkuat Layanan Kesehatan, Bupati Ipuk Serahkan SK PNS 3 Dokter Spesialis dan 17 Nakes

BANYUWANGI – Sebanyak 79 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Banyuwangi resmi menerima SK pengangkatan ...