Sabtu
17 Oktober 2026 | 6 : 46

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Lewat Sayap Partai Ini, DPC Kabupaten Malang Ajak Milenial Lebih Kenali Budaya Daerahnya

pdip-jatim-tari-bapang-malang-1

MALANG – PDI Perjuangan Kabupaten Malang melalui salah satu organisasi sayap binaannya, Banteng Creative.co (BCC), berusaha mengubah persepsi masyarakat bahwa tarian dan seni lokal merupakan sesuatu yang dianggap kuno.

Upaya ini dilakukan seiring melunturnya minat masyarakat, khususnya di kalangan pemuda terhadap seni budaya. Menurut Dwi Indra, Koordinator Banteng Creative.co, hal ini bisa jadi karena kurangnya intensitas pengenalan budaya daerah di era kekinian.

Baca: Untuk Menangkan Pemilu 2024, Untari: Silaturahmi Jadi Poin Penting

“Kami di BCC melihat, banyak pemuda kita yang tidak mengenal budayanya. Termasuk bagaimana mengubah persepsi masyarakat terkait budaya dan seni itu tidak kuno dan tidak milenial. Melalui BCC kita kenalkan mereka terhadap budaya asli daerah,” jelas Dwi Indra.

Hal itu dia sampaikan, di sela kegiatan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan se-Kabupaten Malang, di kantor DPC PDI Perjuangan setempat, Rabu (2/6/2021).

Banteng Creative.co adalah organisasi sayap milik DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang yang menaungi minat masyarakat di bidang kebudayaan, olahraga, dan kepemudaan.

Dwi Indra mengungkapkan, dalam berbagai kegiatan yang dilakukan PDI Perjuangan Kabupaten Malang, selalu ditampilkan potensi-potensi seni dan budaya.

Baca juga: Abah Sanusi: Saya Tetap Konsisten Mengabdi di PDI Perjuangan

Contohnya, dalam kegiatan Musancab kali ini, pihaknya menampilkan Tari Bapang, yang seluruh penari merupakan binaan Banteng Creative.co.

“Tari Bapang menggambarkan sosok satria dalam topeng malangan, yang berkarakter gagah. Ditandai gerakan tangan melebar, merentang ke kiri dan ke kanan. Angkat salah satu kaki,” ulasnya.

Dwi Indra, Koordinator Banteng Creative.co.

Sementara itu, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, Darmadi menjelaskan serangkaian upaya untuk melestarikan budaya dan kesenian daerah merupakan kelanjutan instruksi Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

“Sesuai instruksi DPP, kader Partai harus bersama-sama melestarikan budaya yang ada di Indonesia. Kita menampilkan tari-tarian untuk menjaga kebudayaan dan kesenian local agar bisa tumbuh subur seiring dengan keberadaan PDI Perjuangan,” jelas Darmadi.

Menurut Ketua DPRD Kabupaten Malang ini, Banteng Creative.co menaungi hampir 24 komunitas binaan, di bidang seni, budaya, olahraga, dan kepemudaan.

Pihaknya berkomitmen kedepan, akan semakin mengembangkan Banteng Creative.co sebagai implementasi salah satu Trisakti Bung Karno, berkepribadian di bidang kebudayaan.

“Saat ini yang dibina ada 24 sanggar, ke depan kita berkomitmen akan terus mengembangkannya,” pungkasnya. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Lamongan Kawal Raperda Tata Niaga dan Perlindungan Petani Tembakau

LAMONGAN — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Lamongan berkomitmen mengawal pembentukan Rancangan Peraturan ...
LEGISLATIF

1.870 Kasus Narkoba Terungkap di Jatim, Andy Firasadi Dorong Pencegahan Berbasis Lingkungan

SURABAYA – Pemberantasan narkoba di Jawa Timur perlu diperkuat hingga ke lingkungan permukiman. Anggota Fraksi PDI ...
KRONIK

Hasto Kristiyanto Dorong Gerakan Merawat Pertiwi Perkuat Ekonomi Pesisir

MALANG – Gerakan pelestarian lingkungan harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Sekretaris Jenderal DPP PDI ...
KRONIK

Reses di Ponorogo, Kanang Siap Perjuangkan Aspirasi Pendidikan hingga Penyediaan Air Bersih

PONOROGO – Anggota Komisi VI DPR RI, Ir. Budi Sulistyono (Kanang), berkomitmen memperjuangkan berbagai aspirasi ...
HEADLINE

Hasto: Konservasi Mangrove dan Ekowisata CMC Tiga Warna Layak Dicontoh Daerah Lain

MALANG – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengapresiasi langkah konkret pemberdayaan masyarakat ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Kota Modern Tak Boleh Kehilangan Jati Diri Budaya

SINGKAWANG – Kemajuan sebuah kota tidak cukup diukur dari jalan yang mulus, gedung yang menjulang, atau pesatnya ...