Selasa
21 Juli 2026 | 1 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Legislator Ipung Minta Bupati Jember Tidak Diskriminatif Terhadap Disabilitas

PDIP-Jatim-Edi-Cahyo-Purnomo-19072021

JEMBER – Puluhan penyandang disabilitas yang tergabung dalam organisasi  Persatuan Penyandang Disabilitas dan Center Advokasi (Perpenca) Jember, mengeluhkan sikap Bupati Jember yang terkesan diskriminatif dan tidak pro nasib mereka.

Keluh-kesah para penyandang disabilitas tersebut disampaikan dalam acara “Jagongan  Bareng Penyandang Disabilitas” dengan ketua Fraksi PDI Perjuangan Edi Cahyo Purnomo pada Minggu (25/7/2021).

Wakabid Organisasi DPC PDI Perjuangan Jember tersebut mengatakan, jika memang selama ini dirinya sering mendapat laporan dari teman-teman disabilitas perihal nasibnya yang kurang mendapat perhatian dari Bupati.

“Selama ini, saya sering mendapat laporan dari teman-teman disabilitas. Mereka merasa ada perlakuan berbeda dari Bupati yang sifatnya cenderung diskriminatif pada teman-teman disabilitas ini,” ujarnya.

Antok, salah seorang penyandang disabilitas yang berprofesi sebagai honorer non-guru sejak 2015, mengaku memikirkan nasibnya belum jelas. Menurutnya, jika berbicara masalah pengadaan formasi penerimaan CPNS dan pengadaan pegawai pemerintah dengan perjanjian Kerja (P3K), khusus untuk Jember, ternyata tidak ada formatur untuk kaum difabel.

“Ini yang perlu mendapatkan perhatian dari Bupati. Sebab, masih banyak penyandang disabilitas, khususnya honorer yang tidak dimungkinkan untuk mendapatkan posisi P3K,” jelasnya.

“Saya sendiri yang sudah mengabdi selama 16 tahun sejak tahun 2005 sebagai honorer non-guru, kesulitan untuk mengikuti P3K, karena tidak ada formasi untuk kaum difabel,”tambahnya.

Padahal, lanjut Anto, ada beberapa kabupaten yang peduli terhadap nasib difabel dengan memasukkan formatur penerimaan CPNS dan P3K bagi difabel. Tapi untuk Jember tidak ada formasi untuk penyandang disabilitas.

Selain persoalan ekonomi, sejumlah anggota Perpenca juga mempertanyakan masalah beasiswa bagi para difabel yang hingga sekarang ini belum ada kepastiannya. Padahal keberadaan beasiswa tersebut sangat berarti bagi mereka, terutama penyandang disabilitas yang masih kuliah.

Menurut Ipung, sapaan akrab Edi Cahyo Purnomo, keluh-kesah para penyandang disabilitas tersebut sangat memprihatinkan. Di tengah kondisi pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, peran serta pemerintah sangat dibutuhkan, terutama bagi para penyandang disabilitas.

“Kasihan mereka. Coba bayangkan dengan segala keterbatasan yang mereka miliki, namun semangat mereka sangat tinggi untuk bekerja dan belajar. Sangat disayangkan, jika pemerintah daerah abai terhadap teman-teman disabilitas ini,” terangnya.

Ipung pun mengingatkan Bupati Jember agar jangan sampai ada perlakuan yang diskriminatif terhadap penyandang disabilitas tersebut, terutama soal pelayanan, bantuan, dan kesempatan kerja.

Ipung juga menyatakan siap, untuk menyuarakan aspirasi para penyandang disabilitas  tersebut pada Bupati, agar meraka bisa mendapatkan pelayanan dan kesempatan yang sama, tanpa ada diskriminasi.

“Seharusnya Bupati peka dengan kondisi ini. Jangan sampai ada perlakuan diskriminasi terhadap mereka, karena mereka ini juga bagian dari rakyatnya, dan sudah selayaknya mereka mendapatkan keadilan,” pungkasnya. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Baktiono Dorong Pemkot Surabaya Proaktif Cari Pimpinan Perumda yang Kompeten

Anggota Komisi B DPRD Surabaya Baktiono meminta Pemkot Surabaya proaktif mencari figur profesional berkompeten ...
HEADLINE

Hasto: Program MBG Lebih Efektif Jika Libatkan Warung dan UMKM Lokal

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai Program Makan Bergizi Gratis akan lebih efektif jika melibatkan ...
KRONIK

Dongkrak UMKM, Business Matching BEC x SCF Capai Rp 1,22 Miliar

BANYUWANGI – Kolaborasi Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang digelar Pemkab Banyuwangi dan Sekarkijang Creative ...
EKSEKUTIF

Bupati Gresik Cup 2026, Wadah Menjaring dan Mengasah Kemampuan Atlet

GRESIK – Sebanyak 1.413 atlet resmi memulai persaingan di Bupati Gresik Cup 2026. Ajang ini sebagai wadah menjaring ...
UMKM

DPRD Kabupaten Pasuruan Kemas Produk UMKM Jadi Oleh-oleh untuk Tamu Kedinasan

KABUPATEN PASURUAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan terus menunjukkan komitmen nyata ...
KRONIK

RedTalks Segera Hadir, Ajak Generasi Muda Kupas Nasionalisme di Era Modern

SURABAYA – Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital, makna nasionalisme terus ...