Minggu
24 Mei 2026 | 2 : 39

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dongkrak PAD, DPRD Jember Dorong Pembentukan Badan Khusus Pengelola Aset

pdip-jatim-250109-ipunk-jember

JEMBER — Potensi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Jember dinilai masih “mengendap” seiring belum optimalnya pengelolaan aset daerah. Bahkan, aset senilai Rp3,4 triliun dilaporkan belum terdokumentasi dengan baik selama puluhan tahun.

Kondisi tersebut mendorong DPRD Kabupaten Jember mengusulkan pembentukan badan khusus pengelola aset agar pemanfaatannya lebih maksimal dan mampu mendongkrak PAD.

Anggota Komisi C DPRD Jember sekaligus Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Edi Cahyo Purnomo, mengatakan semangat Bupati Jember dalam mengoptimalkan kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) penghasil belum sepenuhnya sesuai harapan, terutama dalam sektor pengelolaan aset.

Saat ini, pengelolaan aset masih terintegrasi dengan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Menurutnya, kondisi tersebut membuat pendataan hingga pemanfaatan aset belum berjalan optimal.

Edi yang akrab disapa Ipung menegaskan, efisiensi menjadi kunci utama. Karena itu, ia mengusulkan pemisahan badan pengelola aset agar tidak lagi menyatu dengan BPKAD yang memiliki cakupan kerja luas.

“Banyak potensi aset daerah yang belum tergarap maksimal. Mulai dari tanah dan bangunan, rumah dinas, rumah sakit, pasar daerah, hingga sekolah negeri,” ujar Ipung, Selasa (7/4/2026).

Ia menambahkan, aset berupa mesin dan peralatan seperti kendaraan dinas, alat kesehatan, alat berat, hingga inventaris kantor juga memiliki nilai ekonomi jika dikelola secara profesional.

Selain itu, jaringan instalasi, konstruksi, hingga aset tak berwujud seperti software dan hak cipta milik pemerintah daerah perlu didata dan dimanfaatkan secara optimal.

Ipung juga menyoroti potensi besar dari situs-situs bersejarah serta pemanfaatan perangkat lunak produksi Pemkab Jember sebagai sumber PAD baru.

“Jika dikelola secara khusus, aset-aset terbengkalai di lokasi strategis bisa dikerjasamakan dengan pihak ketiga agar lebih produktif,” tegasnya.

Berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), sebagian besar aset yang belum terdokumentasi tersebut merupakan aset bergerak yang tersebar dan belum tertata dengan baik.

DPRD berharap, pembentukan badan khusus pengelola aset dapat menjadi solusi untuk meningkatkan profesionalisme, transparansi, serta mengoptimalkan potensi PAD dari sektor aset daerah. (art/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Pelantikan PAC Se-Gresik, Sejumlah Tokoh Sampaikan Harapan

GRESIK – Sejumlah tokoh masyarakat hadir memenuhi undangan DPC PDI Perjuangan dalam dalam acara Pelantikan Pengurus ...
KRONIK

Megawati Hadiri Resepsi Pernikahan Putra Hasto Kristiyanto di Yogyakarta

Megawati Soekarnoputri menghadiri resepsi pernikahan putra Hasto Kristiyanto di Yogyakarta yang berlangsung hangat ...
BERITA TERKINI

Banteng-banteng Gen Z Gresik Diharapkan Mampu Menekan Pragmatisme Politik

GRESIK — Keterlibatan generasi muda dalam kepengurusan PDI Perjuangan diharapkan bisa menekan pragmatisme politik ...
KABAR CABANG

Pelantikan PAC PDI Perjuangan Mojokerto, Sadarestuwati Tekankan Kedekatan dengan Rakyat

MOJOKERTO – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto menggelar pelantikan pengurus Pengurus ...
HEADLINE

Merawat Spirit Gotong Royong, DPC PDI-P Gresik Gelar Pelantikan PAC di GNI

GRESIK – Pekik merdeka dan kepulan semangat nasionalisme membuncah di dalam ruang Gedung Nasional Indonesia (GNI) ...
HEADLINE

Jelang Iduladha 2026, PDI Perjuangan Jatim Distribusikan Hampir 500 Ekor Sapi ke Seluruh DPC

SURABAYA – Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, menyampaikan bahwa partainya akan menyalurkan ...