Sabtu
07 Maret 2026 | 1 : 27

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kunker ke Banyuwangi, Komisi X DPR RI Dorong Penguatan Pelestarian Cagar Budaya

PDIP-Jatim-Ipuk-Fiestiandani-11022026

BANYUWANGI – Komisi X DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Banyuwangi selama dua hari, Rabu-Kamis (11-12/2/2026). Rombongan legislatif ini melakukan pengawasan kebijakan pemerintah dalam pelestarian cagar budaya.

Rombongan dipimpin Wakil Ketua Komisi X, MY Esti Wijayati, dan diikuti sejumlah anggota DPR RI. Mulai Denny Cagur, Karmila Sari, Adde Rosi Khoerunnisa.

Komisi X DPR Ri juga membawa mitra kerjanya dari Kementerian Kebudayaan yang diwakili Subdirektorat Registrasi, Pengamanan, dan Penyelamatan, Direktorat Warisan Budaya, Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan, Tradisi.

Komisi X DPR RI mengawali kunjungannya dengan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestaindani, Dewan Kesenian Blambangan, Tim Ahli Cagar Budaya, komunitas seni, akademisi, para budayawan hingga sejarawan Banyuwangi di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Rabu (11/2/2026).

“Banyuwangi potensi budayanya luar biasa. Makanya kita kesini untuk fokus ke penguatan cagar budayanya. Kita ingin lihat sejauh mana sudah dilakukan intervensi dari pemerintah maupun yang belum tersentuh,” ujar MY Esti Wijayati.

Namun, ia bersyukur karena Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi telah memasukkan aspek perlindungan cagar budaya dalam kebijakan penataan ruang. Sehingga tidak terjadi peralihan fungsi lahan yang berpotensi mengancam keberadaan situs bersejarah.

Berdasarkan data Kementerian Kebudayaan, dari sekitar 400 ribu lebih titik peninggalan yang ada di Indonesia, baru sekitar 5 persen telah ditetapkan sebagai cagar budaya.

Biasanya, kata Esti, permasalahan ada pada regulasi dan pendanaan cagar budaya. Regulasi sektoral lain seperti Undang-Undang Penataan Ruang, Undang-Undang Pemda, Undang-Undang Lingkungan Hidup, dan berbagai peraturan menteri, sering kali terjadi muatan yang saling tumpang tindih atau bahkan kontradiktif dalam hal pengaturan ruang.

“Maka hasil kunjungan ke Banyuwangi ini tentu akan menjadi bahan rujukan dalam pengambilan keputusan mengenai pelestarian cagar budaya,” jelas politisi PDI Perjuangan itu.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyampaikan, Banyuwangi memiliki banyak situs dan bangunan sejarah. Di antaranya, Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Pasar Banyuwangi, Asrama Inggrisan, penginapan Kiai Saleh, Museum Blambangan, Kantor Pos, ada pula salah satu sekolah yang menjadi cagar budaya seperti SMK PGRI 2 Giri Banyuwangi.

Banyuwangi juga memiliki kawasan-kawasan tradisi dan struktur bangunan atau budaya yang terhubung dengan narasi panjang kerajaan Blambangan, kerajaan Macan Putih. Lalu juga ada migrasi, ada peninggalan kolonialisme hingga perjuangan kemerdekaan.

“Sehingga saya rasa di Banyuwangi lengkap, dimana tidak hanya bicara masa lampau tetapi masa-masa perjuangan ini juga ada di Banyuwangi. Peninggalan-peninggalan bersejarah ini terus kita jaga dan kita rawat bersama-sama,” ujar Ipuk.

Bahkan, tambah Ipuk, Pemkab Banyuwangi telah menerbitkan Peraturan Bupati Nomor 11 Tahun 2019 tentang arsitektur Osing. Aturan tersebut mewajibkan bangunan pemerintah, fasilitas publik termasuk hotel dan homestay memasukkan unsur arsitektur yang menjadi entitas Banyuwangi dalam desainnya.

“Kami terus berkomitmen untuk menjaga dan melestarikan cagar budaya yang ada di Banyuwanhi. Dan ini juga butuh dukungan dari pusat. Terima kasih atas dukungannya,” jelas Wakabid DPD PDI Perjuangan Jatim itu.

Selain itu, Ipuk menyampaikan bahwa Geopark Ijen telah menjadi bagian UNESCO Global Geopark melalui Geopark Ijen sejak 2023. Tahun ini, Geopark Ijen dijadwalkan menjalani proses revalidasi.

“Insya Allah nanti di bulan April akan ada revalidasi dan kami sedang mempersiapkan itu. Kami berharap dukungan dari Komisi X DPR RI terkait dengan proses revalidasi yang kami jalankan. Semoga Ijen Geopark kembali ditetapkan menjadi bagian dari UNESCO Global Geopark,” harapnya. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Reses, Khairul Anam Tampung Aspirasi Warga Kraksaan soal Infrastruktur dan Kesejahteraan

KABUPATEN PROBOLINGGO – Anggota DPRD Kabupaten Probolinggo, Khoirul Anam menggelar pertemuan dengan warga Kraksaan, ...
LEGISLATIF

Reses DPRD Madiun Soroti Fasilitas Kelas 1 SD dan Jalan Lingkungan Warga

MADIUN – Kebutuhan peningkatan fasilitas pendidikan dasar, khususnya untuk menunjang kegiatan belajar mengajar di ...
LEGISLATIF

Diduga Langgar SE Wali Kota, Didik Beldex Minta Hiburan Malam di Suramadu Ditertibkan

SURABAYA – Dugaan masih beroperasinya warung remang-remang dan house musik di kawasan pesisir sekitar Jembatan ...
KABAR CABANG

Rumah Warga Tertimpa Pohon, PDIP Kabupaten Blitar Salurkan Bantuan dan Ingatkan Antisipasi

BLITAR – Siang itu suasana di sejumlah desa di Kecamatan Sanankulon masih menyisakan bekas kepanikan. Atap rumah ...
KABAR CABANG

Ramadan Penuh Berkah, PDIP Kabupaten Mojokerto Berbagi 500 Paket Sembako untuk Wong Cilik

MOJOKERTO – Semangat berbagi di bulan suci Ramadan terasa di halaman Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto, ...
LEGISLATIF

Komisi E DPRD Jatim Awasi Ketat Kinerja Satgas THR, Pastikan Hak Buruh Tak Diabaikan

SURABAYA – DPRD Jawa Timur memastikan akan mengawasi secara ketat kinerja Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan ...