MADIUN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur Ristu Nugroho mengukuhkan Pengurus Ranting Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda (PSHW TM) Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, di Desa Sidorejo, kemarin.
Ristu mengatakan, pengukuhan jajaran kepengurusan PSHW TM Kecamatan Saradan ini sebagai upaya mewujudkan ajaran pencak silat aliran Setia Hati yang berbudi luhur berdasarkan nilai ketuhanan dan kemanusiaan serta berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
Dia berujar, ajaran Setia Hati adalah Setia terhadap bisikan-bisikan Hati sendiri yang mengarah kepada kebaikan serta mampu mencegah serta tidak hanya menuruti hawa nafsu menunaikan yang ma’ruf serta mencegah kemungkaran atau “Amar Ma’ruf Nahi Munkar”.
“Kalau pada zaman dahulu kita berlomba menang dalam peperangan melawan musuh-musuh negara, maka sekarang kita berlomba-lomba membangun bangsa dan negara. Di wilayahnya masing-masing monggo kita perankan diri kita dalam berkarya untuk desa kita, kecamatan kita, kabupaten kita serta provinsi. Melalui skill bidang masing-masing, seperti ada yang menjadi karang taruna, kepala desa, DPRD dan lain-lainnya yang bertujuan membangun negeri,” jelas Ristu dalam keterangannya, Senin (17/1/2022).
Ketua Cabang Persaudaran Setia Hati Winongo Tunas Muda (PSHW TM) Kabupaten Madiun yang akrab disapa Mbah Tu ini menambahkan, semua saudara seasuhan berkewajiban menyebarkan Syiar SH, menanamkan budi pekerti yang luhur kepada setiap insan manusia di sekelilingnya. Hal itu untuk menambah jumlah keanggotaan seasuhan PSHW TM yang kian hari semakin banyak.
”Ke depan, dulur-dulur semua harus mampu berprestasi dalam ajang kejuaraan tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional. Kita mulai dari sub ranting masing-masing desa harus mulai mempersiapkan atletnya. Karena di sub ranting maupun ranting sudah terbentuk keahlian serta pelatihan wasit kejuaraan. Kita akan awali nanti di “Tunas Muda Cup” yang insya Allah akan mengantarkan Tunas Muda kita di kancah kejuaraan resmi yang di adakan pemerintah,” terang Ristu.
“Saya berterima kasih kepada saudara semua yang sudah tertib, taat prokes serta tetap damai hingga akhir acara. Hal ini adalah janji kita kepada pihak aparat keamanan, kepolisian dan TNI. Karena dengan tertib seperti ini, maka ke depan tidak ada kesulitan dalam acara yang sama,” ucapnya. (ant/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










