Rabu
14 Oktober 2026 | 8 : 31

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kripik Mangrove “Mina Selatan”, Oleh-oleh Wisata Khas Banyuwangi

PDIP-Jatim-Keripik-Mina-Selatan-29052021

BANYUWANGI– Selain memiliki destinasi pariwisata bercita rasa dunia, Banyuwangi juga menghadirkan inovasi dan kreasi produk UMKM, seperti pemanfaatan tanaman mangrove sebagai bahan baku kripik.

Adalah Hj. Nanik, pengusaha kripik mangrove di Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo. Inovasi Hj. Nanik dalam menjalankan bisnisnya ini berawal dari keinginannya membuat suatu produk dari tanaman mangrove. Hj. Nanik melihat di wilayah Kecamatan Purwoharjo ekositem tanaman mangrove cukup besar. Di Dusun Bloksolo, Desa Sumbersari, Kecamatan Purwoharjo mangrove menjadi destinasi wisata, “Mangrove Bedul Ecotourism”.

Tidak hanya itu, mangrove ternyata mengandung banyak manfaat. Hj. Nanik pun memanfaatkan tanaman mangrove sebgai olahan makanan: kripik mangrove “Mina Selatan”

Hj. Nanik menuturkan, inovasi dalam bidang kuliner merupakan sesuatu yang sangat digemari seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi. Pengembangan kuliner akan menjadi sesuatu banyak diminati oleh masyarakat, ditambah lagi tingginya potensi mangrove di wilayah Purwoharjo, menjadi peluang yang perlu dimanfaatkan.

“Kebanyakan masyarakat belum mengetahui, jika tanaman mangrove mempunyai nilai manfaat yang lebih, selain mencegah intrusi air laut ke daratan, buahnya juga bisa dikonsumsi, dan sampai kulit kayunya pun juga bisa dimanfaatkan sebagai pewarna pakaian,” jelas Hj Nanik, Sabtu (29/5/2021).

Diawal perusahaannya berdiri, Hj. Nanik hanya fokus mengolah tanaman mangrove menjadi kripik mangrove saja. Seiring berjalannya waktu, dirinya sudah bisa mengembangkan berbagai macam atau jenis produk olahannya. Seperti dibuat menjadi sirup, kripik dan chips.

“Pada mulanya usaha ini memproduksi kripik mangrove sekitar tahun 2016, kemudian mendapatkan izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) di bulan September 2017. Kita kembangkan produk ini menjadi olahan lainnya. Untuk pemasaran produknya, kita bermitra dengan pusat oleh-oleh di Banyuwangi kota dan juga bermain di kota-kota lain,” ungkap Hj. Nanik.

Lebih lanjut, Perempuan berusai 47 Tahun ini juga menyampaikan, ke depan perusahaanya ingin membuka cabang di berbagai daerah yang memiliki potensi ekosistem mangrove cukup besar. Karena selain mampu menciptakan lapangan pekerjaan dan memperkuat ekonomi kerakyatan, dirinya berharap mangrove menjadi komoditas yang popular, sehingga mendorong banyak orang menanam yang akan berdampak  pada kelestarian lingkungan.

“Kalau cita-cita saya, ke depan ini saya ingin buka cabang di wilayah yang punya potensi hutan mangrove. Di sana kan nanti saya bisa buka lapangan kerja, selain itu harapannya juga mangrove ini menjadi suatu komoditas yang lebih populer lagi,” pungkas Hj. Nanik. (Ryo/set).

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Bantu Warga Terdampak Kekeringan, Nur Hakim PDIP Distribusikan Air Bersih

BANGKALAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bangkalan, Nur Hakim, menyalurkan bantuan air bersih pada ...
KRONIK

Dugaan Pungli Lahan Perhutanan Sosial, DPRD Jember Minta Dinas Kehutanan Jatim Buka Data KHDPK

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Jember, Candra Ary Fianto, meminta Cabang Dinas Kehutanan Jawa Timur membuka ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Sumenep Beri Catatan atas Alokasi Belanja di APBD 2027

SUMENEP – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Sumenep memberikan sejumlah catatan terhadap rancangan APBD 2027, ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono Ajak Warga Trenggalek Rawat Toleransi untuk Perkuat Pembangunan Daerah

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak masyarakat Trenggalek terus memupuk toleransi dan ...
SEMENTARA ITU...

Sanusi Dorong TMMD Berlanjut Tiap Tahun, Pemerataan Infrastruktur Desa Jadi Prioritas

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi mendorong program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) terus berlanjut setiap tahun ...
LEGISLATIF

Sri Untari Dukung Wacana Penghapusan Kenaikan Kelas Otomatis, Kompetensi Siswa Harus Terukur

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno menyambut positif wacana penghapusan sistem kenaikan ...