Kamis
29 Oktober 2026 | 10 : 02

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

KMP Tunu Pratama Jaya Tenggelam di Selat Bali, Agus Black Hoe Sebut Pengawasan Kondisi Kapal Masih Lemah

pdip-jatim-250703-kmp-tunu

SURABAYA – Tragedi tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali terus menyisakan duka mendalam. Anggota Komisi D DPRD Jatim, Agus Black Hoe, menilai, musibah ini mencerminkan lemahnya pengawasan terhadap kelayakan armada penyeberangan oleh pihak-pihak terkait.

Dia menduga, fungsi kontrol dan pemeliharaan terhadap kapal-kapal penumpang masih sangat minim dan tidak dilakukan secara detail.

“Kapal-kapal saat ini harus ditingkatkan kontrol dan pemeliharaannya secara berkala. Terutama terkait uji kelayakan armada. Ketapang, Selat Bali, dan Gilimanuk ini adalah jalur penting yang menghubungkan Jawa dengan Bali, tapi jaminan keselamatan bagi pengguna jasa belum sepenuhnya terpenuhi,” tegas Agus Black Hoe, Kamis (3/7/2025).

Politisi PDI Perjuangan tersebut menyoroti pentingnya reformasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan administratif, termasuk riwayat kapal, perizinan operasional, dan pencatatan teknis yang menjadi bagian dari tanggung jawab regulator.

“Pemerintah harus semakin memiliki tanggung jawab untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kapal-kapal yang akan berlayar. Tidak hanya administrasi, tetapi juga secara teknis dan riwayat kelayakan kapal,” ujarnya.

“Kalau kapal-kapal tua yang tidak layak masih terus diizinkan berlayar, maka insiden semacam ini bisa saja terulang. Perlu ada pembaruan armada secara bertahap. Kalau tidak layak, ya harus ditarik. Keselamatan tidak bisa ditukar dengan efisiensi,” sambung dia.

Lebih lanjut, Agus Black Hoe juga menyebut rencana pengadaan kapal cepat rute Banyuwangi–Denpasar yang hingga kini belum memiliki kejelasan teknis maupun sosialisasi kepada masyarakat.

Dia menilai, proyek tersebut tampak terburu-buru dan terlalu dipaksakan di tengah situasi alam yang kerap tidak bersahabat.

“Kita juga harus melihat kondisi perairan Selat Bali yang seringkali ekstrem, tidak bisa dianggap sepele. Komunikasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Bali juga harus semakin ditingkatkan agar tidak bertepuk sebelah tangan,” terangnya

Diberitakan, tragedi tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya terjadi pada hari Selasa (2/7/2025), saat kapal mengangkut 65 orang yang terdiri dari 12 anak buah kapal (ABK) dan 53 penumpang.

Dari jumlah tersebut, hingga hari ketiga pencarian, sebanyak 27 orang telah ditemukan, yang terdiri dari 23 penumpang selamat dan 4 penumpang dinyatakan meninggal dunia.

Proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan Basarnas, TNI-Polri, dan instansi terkait lainnya. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Lewat GCC, Novita Hardini Dorong Kesadaran Warga Kelola Sampah dari Rumah

TRENGGALEK – Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, mendorong masyarakat membangun kebiasaan memilah dan ...
LEGISLATIF

Gus Falah Minta Pengedar Narkoba Diproses Maksimal, Soroti Bahaya Penyalahgunaan Vape

LAMONGAN – Anggota Komisi III DPR RI, Nasyirul Falah Amru atau Gus Falah, meminta aparat kepolisian memproses hukum ...
LEGISLATIF

Hari Yulianto: Anggaran Rp300 Juta Tak Cukup Tanpa Kesadaran Masyarakat Kelola Sampah

Hari Yulianto menegaskan kesadaran masyarakat menjadi kunci mengatasi sampah. Rencana BKK Rp300 juta Sidoarjo pada ...
KABAR CABANG

Hari Sumpah Pemuda, Widarto Ajak Gen Z Tak Apatis pada Politik Lewat Film Satir

JEMBER – Ketua DPC PDI Perjuangan Jember, Widarto, mengajak generasi Z tidak apatis terhadap politik dan ikut ...
LEGISLATIF

PDI Perjuangan Pasuruan Soroti Kemandirian Fiskal dalam Raperda Pajak dan Retribusi Daerah

PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan menyampaikan pandangan umumnya terhadap Rancangan ...
LEGISLATIF

Nila Yani Dorong IKM Gresik Perkuat Modal dan Teknologi agar Tembus Industri Besar

GRESIK – Anggota Komisi VII DPR RI, Nila Yani Hardiyanti, mendorong pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) di ...