Sabtu
11 Juli 2026 | 3 : 27

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kisruh Tiket Bromo, Komisi II DPRD Kabupaten Probolinggo Sarankan Evaluasi Bersama

IMG-20250507-WA0084

KABUPATEN PROBOLINGGO Anggota Komisi 2 DPRD Kabupaten Probolinggo, Dedy Purnomo, meminta para pihak terkait pariwisata Gunung Bromo untuk bersama-sama melakukan evaluasi menyusul keributan terjadi seputar tiket online.

“Kami mengharapkan agar semua pihak dapat melakukan evaluasi dan meningkatkan efisiensi mekanisme pengecekan tiket masuk ke Gunung Bromo,” katanya.

“Sehingga pengunjung dapat menikmati keindahan alam dan sunrise dengan lebih nyaman tanpa terganggu oleh kemacetan,” imbuh Dedy, Rabu (7/5/2025).

Para pihak dimaksud Dedy yakni Dinas Pariwisata, Dinas Perhubungan, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) termasuk agen dan para pelaku wisata di Bromo.

“Kami berharap bahwa evaluasi ini menjadi kesempatan untuk meningkatkan kualitas pelayanan,  sehingga dapat meningkatkan jumlah pengunjung. Selaras dengan itu tentu memberikan dampak positif pada PAD (Pendapatan Asli Daerah) Kabupaten Probolinggo,” pungkas Dedy.

Ribut Sistem Tiket

Mulanya, terjadi antrean panjang di loket masuk Cemorolawang. Deretan jip pembawa wisatawan mengular sejak dini hari hingga selepas fajar.

Dampaknya, wisatawan gagal menyaksikan sunrise. Mereka pun komplain kepada pihak layanan jasa tur wisata.

Mendapat komplain, sejumlah orang tour leader, sopir jip, dan perwakilan agen mendatangi kantor TNBTS dan melayangkan protes.

Melansir Tribun Jatim, protes terkait manajemen tiket yang dianggap tidak maksimal, meski harga tiket sudah dinaikkan.

Sistem barcode tiket dituding sebagai biang antrean panjang. Jumlah petugas tiket sedikit, demikian pula alat pemindai barcode. Sementara antrean mencapai ratusan.

Sementara Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha, pada media yang sama menyampaikan pihaknya telah melaksanakan standart operasional prosedure (SOP) penjagaan loket.

Disebutkan, petugas menambah alat pengecekan barcode comel booking online, karena ramainya antrean. Terdapar 144 jip yang masuk loket pada jam 06.30. Petugas mendapati 92 jip berpenumpang belum membeli tiket online. Kondisi tersebut menyebabkan kemacetan.

Pihak TNBTS menyayangkan protes yang diwarnai pengerusakan sejumlah barang inventaris kantor. (drw/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Kasus Kekerasan Seksual Anak di Sampang, Hj. Ansari Desak Penuntasan Hukum

PAMEKASAN – Kasus kekerasan seksual terhadap anak yang mengguncang Kabupaten Sampang, mendapat perhatian dari ...
KRONIK

Rumah Baca Bringinan Ponorogo, 11 Tahun Memberdayakan Masyarakat

PONOROGO – Kebiasaan menyisihkan uang receh sejak usia dini terus dipertahankan di Desa Bringinan, Kecamatan ...
KRONIK

Ketua DPRD Tulungagung Gandeng Mahasiswa UGM Galakkan Program Tanam Kopi

TULUNGAGUNG – Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung, Marsono, menggandeng mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Minta Pengaturan Fasilitasi Reses Diperjelas

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim meminta pengaturan fasilitasi reses dalam Raperda dirumuskan lebih jelas agar ...
KOLOM

Politik yang Tumbuh dari Tradisi Belajar

DI tengah politik yang semakin cepat bergerak, ukuran keberhasilan seorang politisi kerap disederhanakan pada ...
EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Bantu 7.380 Siswa Keluarga Prasejahtera, Eri: Jangan Ada Anak Putus Sekolah karena Biaya

Pemkot Surabaya menyalurkan bantuan pendidikan kepada 7.380 siswa dari keluarga desil 1 hingga 5 untuk memastikan ...