Sabtu
02 Mei 2026 | 5 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kidung Aruna Kinanthi Hari Jadi ke-529 Ponorogo, Harapan dalam Kebersamaan

PDIP-Jatim-Hari-Jadi-Ponorogo-12082025

PONOROGO – Kabupaten Ponorogo kini memasuki usia 529 tahun pada 11 Agustus 2025. Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, menyampaikan bahwa keberhasilan membangun Bumi Reog selama ini merupakan kerjasama seluruh pihak mulai dari para pendahulu, legislatif, ASN, TNI/Polri, hingga masyarakat Ponorogo.

“Saya ucapkan hari jadi ke-529 kepada seluruh rakyat Ponorogo. Hari ini kita merayakan hari jadi milik rakyat,” ujar Sugiri usai menghadiri rapat paripurna di Gedung DPRD Ponorogo, Senin (11/8/2025).

“Jika keberhasilan hari ini, ini hasil gotong royong semua pihak, seluruh masyarakat Ponorogo yang semuanya ikut berkeringat mewujudkan itu. Jika ada kekurangan, murni kekurangan saya. Saya mohon maaf setinggi-tingginya,” ujar Kang Giri, sapaan akrabnya.

Menurutnya, usia 529 tahun adalah usia yang tua atau lima abad lebih dan masih banyak ‘PR’ untuk memperbaiki Ponorogo menjadi lebih baik lagi.

Karena itu, politisi PDI Perjuangan itu terus mengajak seluruh elemen masyarakat agar terus melakukan gotong royong.

“Gotong royong dan kebersamaan menjadi harga termahal harus kita upayakan sama-sama. Rakyat generasi muda menunggu kita di sana agar masa depan menjadi lebih baik,” tuturnya.

Hari Jadi ke-529 Ponorogo ini mengambil konsep “Kidung Aruna Kinanthi”. Kidung adalah ungkapan, puisi kehidupan yang terdiri atas bait-bait harapan, perjuangan, dan cita-cita. la tak hanya dinyanyikan dengan suara, tetapi dengan rasa yang mengalun dari hati masyarakatnya.

Aruna adalah fajar, cahaya pertama yang membelah gelap, menjadi pertanda awal baru yang penuh harapan. Dalam kisah pewayangan, Aruna adalah kusir sang surya. la bukan tokoh utama, namun tanpanya, matahari tak akan sampai ke langit. Seperti seorang pemimpin yang mungkin tak selalu di depan sorotan, tapi setia membawa rakyatnya menuju terang.

Kinanthi berarti menggandeng. Bukan mendahului, bukan meninggalkan. Tapi berjalan bersama dalam satu irama, satu langkah, dan satu tujuan untuk masa depan Ponorogo yang lebih hebat.

“Dinyanyikan pada pagi hari sambil menjemput fajar, bergandeng tangan sama-sama,” tandasnya. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Bupati Rijanto Apresiasi Peran Pesantren Al Ma’arif Udanawu Cetak Generasi Berkarakter

Bupati Blitar Rijanto apresiasi MA Ma’arif Udanawu dan Ponpes Al Ma’arif dalam mencetak generasi berkarakter dan ...
HEADLINE

Hardiknas 2026, Deni Wicaksono Soroti Ketimpangan Pendidikan dan Tantangan Digital di Jatim

Deni Wicaksono soroti ketimpangan pendidikan dan tantangan digital di Jawa Timur pada Hardiknas 2026. SURABAYA — ...
KABAR CABANG

Dialog Dengan KPU, DPC Tulungagung Tekankan Pendidikan Demokrasi bagi Gen Z dan Pemilu Bersih

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menekan pentingnya pendidikan ...
LEGISLATIF

Hardiknas 2026, Untari Tegaskan Pendidikan Harus Lahirkan Generasi Peka Masalah Sosial

Sri Untari tegaskan pendidikan harus lahirkan generasi peka sosial di Hardiknas 2026, bukan sekadar unggul ...
KABAR CABANG

DPC PDI Perjuangan Sumenep Gelar Konsolidasi bersama PAC untuk Perkuat Basis

SUMENEP – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep menggelar rapat koordinasi bersama jajaran Pimpinan Anak Cabang ...
KRONIK

May Day 2026, Armuji Berbaur dengan Buruh, Tegaskan Komitmen Kesejahteraan Pekerja

SURABAYA – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di depan Kantor Gubernur Jawa Timur berlangsung ...