Rabu
15 Juli 2026 | 9 : 06

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Fraksi PDIP Desak Pemkab Malang Beralih ke Sistem Digital untuk Optimalkan Pendapatan Daerah

pdip jatim 160617 pu fraksi malang kab

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang Abdul Qodir mendorong percepatan digitalisasi pengelolaan pendapatan daerah melalui Sistem Satu Data Daerah. Langkah ini dinilai penting untuk mengoptimalkan PAD, mencegah kebocoran, dan meningkatkan kualitas pengambilan kebijakan fiskal.

MALANG – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang, Abdul Qodir, mendesak Pemerintah Kabupaten Malang segera melakukan transformasi digital dalam pengelolaan pendapatan daerah melalui sistem berbasis data terintegrasi.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), meminimalkan potensi kebocoran, serta meningkatkan akurasi pengambilan kebijakan fiskal.

Dorongan tersebut disampaikan Abdul Qodir dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Malang dengan agenda Pandangan Umum Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, Senin (15/6/2026).

Menurut legislator yang akrab disapa Adeng itu, pengelolaan pendapatan daerah sudah saatnya meninggalkan pola konvensional dan beralih menuju tata kelola berbasis data melalui Sistem Satu Data Daerah yang terintegrasi antar-organisasi perangkat daerah.

“Sudah saatnya kita berpindah dari pola kerja berbasis perkiraan menuju tata kelola berbasis data. Pemerintah yang memiliki data akurat akan mampu membaca potensi pendapatan secara presisi, mengurangi kebocoran, serta meningkatkan kualitas pengambilan keputusan,” tegasnya.

Dalam pandangan Fraksi PDI Perjuangan, transformasi digital menjadi kebutuhan mendesak di tengah tantangan peningkatan kapasitas fiskal daerah dan tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks.

Dorongan tersebut juga didasarkan pada catatan realisasi APBD Kabupaten Malang Tahun Anggaran 2025. Secara kumulatif, pendapatan daerah terealisasi sebesar Rp4,86 triliun atau sekitar 100,24 persen dari target Rp4,85 triliun.

Namun demikian, realisasi Pendapatan Asli Daerah tercatat sebesar Rp1,19 triliun dari target Rp1,21 triliun atau mencapai 98,51 persen. Capaian tersebut terutama dipengaruhi sektor retribusi daerah serta hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan yang belum optimal.

Menurut Abdul Qodir, keberadaan Sistem Satu Data Daerah akan membantu pemerintah memetakan secara lebih akurat seluruh potensi pendapatan, mulai dari pajak daerah, retribusi, perizinan, pengelolaan aset daerah, hingga kontribusi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Ia menilai keterpaduan data antar-instansi menjadi kunci dalam menyusun kebijakan fiskal yang tepat sasaran sekaligus memperkuat basis pendapatan daerah di masa mendatang.

“Tanpa integrasi data yang baik, pemerintah berisiko mengambil kebijakan berdasarkan informasi yang parsial. Karena itu, sistem data yang terhubung menjadi fondasi penting dalam pengelolaan pendapatan daerah yang modern,” ujarnya.

Dalam koridor fungsi pengawasan DPRD, Fraksi PDI Perjuangan berharap percepatan digitalisasi tersebut dapat menghadirkan tata kelola keuangan daerah yang lebih transparan, efisien, dan akuntabel.

Selain meningkatkan kualitas pengelolaan pendapatan, langkah tersebut juga diharapkan mampu mendukung perencanaan pembangunan yang lebih presisi dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Tujuan akhirnya adalah menciptakan sistem pengelolaan keuangan daerah yang mampu mendukung pembangunan secara maksimal serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Kabupaten Malang,” pungkasnya. (ull/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Harga Telur dan Daging Ayam di Ngawi Merangkak Naik, Pemkab Gelar Pasar Murah

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai langkah menjaga stabilitas harga ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Mulai Musran dan Musanran, Diana Sasa: Panaskan Mesin Partai, Perkuat Pengabdian Untuk Rakyat

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan resmi memulai pelaksanaan Musyawarah Ranting ...
KABAR CABANG

DPRD Jember Kaji Obligasi Daerah untuk Perkuat Fiskal di Tengah Berkurangnya Transfer Pusat

DPRD Jember mulai mengkaji penerapan obligasi daerah atau municipal bond sebagai alternatif pembiayaan pembangunan ...
KRONIK

Perkuat Sinergitas Antarlembaga, Komisi I DPRD Banyuwangi Kunker ke Lapas

BANYUWANGI – Komisi I DPRD Banyuwangi melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan kelas II A Banyuwangi ...
KRONIK

Gen Z dan Karang Taruna Motor Ekonomi Kreatif Kampung, Anas: Beri Kesempatan Seluas-luasnya

SURABAYA – Generasi muda dinilai memiliki peran krusial dalam memperkuat pembangunan berbasis masyarakat. Karang ...
KRONIK

Empat SD Negeri di Ponorogo Nihil Siswa Baru, Riyanto Minta Dindik Siapkan Solusi

PONOROGO – Empat sekolah dasar negeri (SDN) di Kabupaten Ponorogo tidak mendapatkan satu pun siswa baru pada ...