Rabu
23 September 2026 | 5 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Fraksi PDIP Desak Pemkab Malang Beralih ke Sistem Digital untuk Optimalkan Pendapatan Daerah

pdip jatim 160617 pu fraksi malang kab

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang Abdul Qodir mendorong percepatan digitalisasi pengelolaan pendapatan daerah melalui Sistem Satu Data Daerah. Langkah ini dinilai penting untuk mengoptimalkan PAD, mencegah kebocoran, dan meningkatkan kualitas pengambilan kebijakan fiskal.

MALANG – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang, Abdul Qodir, mendesak Pemerintah Kabupaten Malang segera melakukan transformasi digital dalam pengelolaan pendapatan daerah melalui sistem berbasis data terintegrasi.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), meminimalkan potensi kebocoran, serta meningkatkan akurasi pengambilan kebijakan fiskal.

Dorongan tersebut disampaikan Abdul Qodir dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Malang dengan agenda Pandangan Umum Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, Senin (15/6/2026).

Menurut legislator yang akrab disapa Adeng itu, pengelolaan pendapatan daerah sudah saatnya meninggalkan pola konvensional dan beralih menuju tata kelola berbasis data melalui Sistem Satu Data Daerah yang terintegrasi antar-organisasi perangkat daerah.

“Sudah saatnya kita berpindah dari pola kerja berbasis perkiraan menuju tata kelola berbasis data. Pemerintah yang memiliki data akurat akan mampu membaca potensi pendapatan secara presisi, mengurangi kebocoran, serta meningkatkan kualitas pengambilan keputusan,” tegasnya.

Dalam pandangan Fraksi PDI Perjuangan, transformasi digital menjadi kebutuhan mendesak di tengah tantangan peningkatan kapasitas fiskal daerah dan tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks.

Dorongan tersebut juga didasarkan pada catatan realisasi APBD Kabupaten Malang Tahun Anggaran 2025. Secara kumulatif, pendapatan daerah terealisasi sebesar Rp4,86 triliun atau sekitar 100,24 persen dari target Rp4,85 triliun.

Namun demikian, realisasi Pendapatan Asli Daerah tercatat sebesar Rp1,19 triliun dari target Rp1,21 triliun atau mencapai 98,51 persen. Capaian tersebut terutama dipengaruhi sektor retribusi daerah serta hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan yang belum optimal.

Menurut Abdul Qodir, keberadaan Sistem Satu Data Daerah akan membantu pemerintah memetakan secara lebih akurat seluruh potensi pendapatan, mulai dari pajak daerah, retribusi, perizinan, pengelolaan aset daerah, hingga kontribusi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Ia menilai keterpaduan data antar-instansi menjadi kunci dalam menyusun kebijakan fiskal yang tepat sasaran sekaligus memperkuat basis pendapatan daerah di masa mendatang.

“Tanpa integrasi data yang baik, pemerintah berisiko mengambil kebijakan berdasarkan informasi yang parsial. Karena itu, sistem data yang terhubung menjadi fondasi penting dalam pengelolaan pendapatan daerah yang modern,” ujarnya.

Dalam koridor fungsi pengawasan DPRD, Fraksi PDI Perjuangan berharap percepatan digitalisasi tersebut dapat menghadirkan tata kelola keuangan daerah yang lebih transparan, efisien, dan akuntabel.

Selain meningkatkan kualitas pengelolaan pendapatan, langkah tersebut juga diharapkan mampu mendukung perencanaan pembangunan yang lebih presisi dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Tujuan akhirnya adalah menciptakan sistem pengelolaan keuangan daerah yang mampu mendukung pembangunan secara maksimal serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Kabupaten Malang,” pungkasnya. (ull/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

BERITA TERKINI

557.868 Ton Pupuk Bersubsidi Belum Tersalur, Renny Dorong Pengawasan dengan Lima Ukuran

SURABAYA — Sebanyak 557.868,9 ton atau 26,36 persen pupuk bersubsidi dari total alokasi 2.115.951 ton di Jawa Timur ...
LEGISLATIF

Eddy Paripurna Desak Bongkar Aktor di Balik Peredaran 1.048 Ton Udang Impor

SURABAYA — Peredaran 1.048 ton udang impor yang diduga tidak sesuai peruntukan di sejumlah wilayah Jawa Timur ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono Targetkan 3–5 Sekolah Tiap Wilayah Dapil 7 Miliki Marching Band

Guntur Wahono menargetkan setiap wilayah di Dapil 7 Jatim memiliki 3–5 sekolah dengan fasilitas marching band dan ...
SEMENTARA ITU...

Doding Dorong Wisata Alam Pegunungan Trenggalek Dipadu Kuliner

Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi mendorong pengembangan wisata alam pegunungan yang dipadukan kuliner untuk ...
LEGISLATIF

Puan Dorong Mitigasi Bencana Diperkuat di Seluruh Indonesia Usai Banjir Bandang Solok

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan memperkuat antisipasi ...
EKSEKUTIF

Eri Buka Keringanan Sanksi bagi Pembongkar Jaringan Pungli di Pemkot Surabaya

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi membuka peluang keringanan sanksi bagi pegawai yang terlibat pungutan ...