Minggu
09 Agustus 2026 | 1 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ketua Fraksi PDIP DPRD Jatim Prihatin Adanya Mahasiswa PTN Inginkan Khilafah

pdip-jatim-sri-untari-ketua-fraksi

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno prihatin  terhadap adanya sebuah hasil penelitian yang menyebutkan, bahwa 80 persen responden mahasiswa perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia menginginkan berdirinya negara khilafah.

“Ini kan ironis, generasi muda bangsa yang terdidik dan lembaga pendidikannya dibiayai negara justru mau mengubah ideologi Pancasila dengan sistem khilafah,” kata Sri Untari, kemarin.

Dalam Undang-Undang No. 11 tahun 2011, telah ditegaskan bahwa Pancasila merupakan sumber hukum tertinggi dalam hirarkis perundang-undangan di Indonesia. Pendidikan ideologi Pancasila, ujar Untari, harus digelorakan lagi jangan hanya menjadi jargon dan slogan.

“Pemerintah juga harus bersikap tegas terhadap pihak-pihak yang menolak Pancasila sebagai falsafah hidup bangsa,” ujarnya.

Bahkan, tambah Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim ini, semua agama di Indonesia wajib mengajarkan ideologi Pancasila. Sebab, Pancasila yang telah disepakati oleh para pendiri bangsa tidak bertentangan dengan agama.

“Pancasila itu justru selaras dengan Islam. Jika sekarang ada yang masih ngotot mendirikan negara agama itu justru suatu kemunduran bagi bangsa ini,” tegas dia.

Upaya lain memperkokoh persatuan yang dilakukan PDIP yakni bagaimana menciptakan pilkada beretika agar masyarakat tidak gaduh hanya karena penyelenggaraan pilkada.

“Dalam Pilkada serentak 2018 mendatang, kami akan upayakan pilkada yang teduh dan tak gaduh,” harap Untari.

Di sisi lain, pihaknya juga mengusulkan agar anggaran dana transfer desa mensyaratkan ada pendidikan ideologi Pancasila di tingkat desa dalan pencairan.

“Harus diakui internalisasi ideologi Pancasila ke warga masyarakat sekarang inj kurang strong (kuat),” ujarnya.

Politisi asal Malang ini juga minta Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk lebih tegas memperingatkan stasiun televisi yang menayangkan tayangan-tayangan atau pernyataan seseorang yang bertentangan dengan ideologi Pancasila.

Sebab, terangnya, kalau tayangan seperti itu dibiarkan justru bisa mensuburkan paham-paham yang bertentangan dengan Pancasila tumbuh di Indonesia.  (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Siti Mariyam Pimpin Kwarcab Surabaya 2026–2031, Bidik Bumi Perkemahan dan Ruang Kegiatan Pramuka

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya Siti Mariyam resmi terpilih sebagai Ketua Kwartir Cabang ...
RUANG MERAH

Tantangan Menjaga Kedaulatan di Balik Gagasan Beras Satu Harga

Oleh Ony Setiawan* GAGASAN Perum Bulog untuk menerapkan kebijakan beras medium satu harga secara nasional memantik ...
LEGISLATIF

Andreas Eddy Pilih Reses Tanpa Sekat, Turun ke Kampung dan Dengarkan Warga

MALANG – Anggota DPR RI Komisi XI Andreas Eddy Susetyo memilih cara berbeda untuk menyerap aspirasi masyarakat. ...
SEMENTARA ITU...

Persiga U-17 Dituntut Tampil Maksimal di Piala Soeratin 2026, Doding: Harus Menang dan Lolos

TRENGGALEK – Persiga Trenggalek U-17 dituntut memaksimalkan status sebagai tuan rumah Piala Soeratin 2026 dengan ...
KABAR CABANG

DPC Tulungagung Harap Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Besuki Tingkatkan Kemenangan Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Jajaran Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Besuki resmi terbentuk. ...
LEGISLATIF

Andreas Dorong Masyarakat Melek Keuangan agar Tak Jadi Korban Penipuan Digital

MALANG – Anggota Komisi XI DPR RI Andreas Eddy Susetyo mendorong masyarakat memperkuat literasi keuangan di tengah ...