Kamis
17 September 2026 | 11 : 46

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ketua DPRD Nganjuk Siap Fasilitasi Lambatnya Sertifikasi Lahan Relokasi Warga Terdampak Bendungan Semantok

pdip-jatim-dprd-nganjuk-080922-tatit-1

NGANJUK – Ketua DPRD Nganjuk, Tatit Heru Tjahjono menyiapkan sejumlah langkah untuk mengurai persoalan lambatnya proses penyertifikatan status lahan relokasi warga terdampak pembangunan Bendungan Semantok.

Tatit kepada pdiperjuangan-jatim.com di Nganjuk, Kamis (8/9/2022), mengatakan, pihaknya akan segera melakukan Langkah-langkah untuk percepatan sertifikasi menyusul fakta-fakta yang ia temukan saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lahan relokasi pada Selasa (6/9).

Hasil temuan sidak, warga dari Dusun Kedungpingit, Kedungnoyo, Desa Tritik dan Desa Sambikerep Kecamatan Rejoso yang menempati lahan relokasi, hingga saat ini belum menerima sertifikat kepemilikan atas tanah tersebut.

Proses sertifikasi dimulai sejak 5 tahun lalu, diestimasikan kelar pertengahan tahun ini. Namun, hingga sekarang status tanah masih milik Perhutani.

“Kami akan segera merapatkan, guna mengurai permasalahan ini secara detail. Kemudian mengirimkan hasil rapat bersama komisi terkait dan Dinas Perkim ke Kementrian Kehutanan di Jakarta,” kata Tatit yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Nganjuk.

Ketua DPRD Nganjuk, Tatit Heru Tjahjono menemui warga.

Sementara itu, menurut Kepala Dinas Perkim, Agus Frihannedy, lamanya proses sertifikasi ditengarai karena belum di tandatanganinya surat tukar guling dari Kementrian Kehutanan. Juga kendala teknis dari proposal Perkim Nganjuk yang belum ditandatangi perteknya oleh Perhutani. Selain itu, kurangnya berbagai dokumen administrasi pada tahap awal sertifikasi.

Pada sidak kemarin, Tatit bersama Ketua Komisi III DPRD Nganjuk Marianto dan sejumlah anggota, serta Kepala Dinas Perkim Nganjuk Agus Frihannedy. Rombongan menemui sejumlah warga untuk mendapatkan keterangan secara langsung.

Painah, salah seorang warga di lahan relokasi berharap proses sertifikasi bisa seera selesai. Painah menjelaskan, dirinya belum mendapatkan informasi apapun dari pemerintah kabupaten maupun desa soal kelanjutan sertifikasi. (endyk/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Kawal Kasus Rudapaksa Disabilitas, Hj. Ansari PDIP Desak Pemulihan Mental Total bagi Korban

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, meminta penanganan kasus dugaan rudapaksa terhadap ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Tulungagung Soroti Tingginya Silpa dan Perjuangkan Kelayakan Gaji PPPK

TULUNGAGUNG – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tulungagung menyoroti tingginya SILPA (Sisa Lebih Pembiayaan ...
SEMENTARA ITU...

Kediri Bidik Emas Senam Porprov 2027, Atlet Dibina Sejak Usia SD

KEDIRI — Kabupaten Kediri mulai mematangkan target prestasi cabang olahraga senam untuk menghadapi Porprov Jawa ...
LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Dorong Perda Pesantren dan Madin Mulai Berlaku Maksimal 2027

TRENGGALEK – Peraturan daerah (Perda) tentang Penyelenggaraan Pesantren dan Madrasah Nonformal atau Madrasah ...
EKSEKUTIF

Terbukti Pungli Retribusi Sampah, Dua PPPK Paruh Waktu DLH Surabaya Diberhentikan

SURABAYA — Pemkot Surabaya memberhentikan dua pegawai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu ...
SEMENTARA ITU...

Tradisi Keduk Beji, Upaya Warga Tawun Melestarikan Sumber Air Jadi Wisata Budaya

NGAWI – Warga Desa Tawun, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi, terus melestarikan tradisi Keduk Beji sebagai bentuk ...