Senin
03 Agustus 2026 | 12 : 39

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ketua DPRD Magetan Dorong Pembahasan P-APBD 2021 Fokus 3 Hal Ini

pdip-jatim-dprd-magetan-12072021-sujatno

MAGETAN – Ketua DPRD Magetan, H Sujatno SE MM mendorong pembahasan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun 2021 difokuskan pada tiga hal yang terkait dengan penanganan pandemi Covid-19.

Menurut Sujatno, saat ini dewan sedang membahas Perubahan APBD Tahun 2021 dan APBD Indeks Tahun 2022. Hal ini sesuai dengan ketentuan yang diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 Tentang Pengelolaan Keuangan Daerah. Dan, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 64 Tahun 2020 Tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2021.

Pembahasan ini bertujuan agar penggunaan P-APBD Tahun Anggaran 2021 memenuhi indikator sasaran yang diharapkan sesuai fungsi belanja. Kedepannya akan dijadikan acuan dalam penyusunan laporan pertanggungjawaban pemerintah daerah.

Namun, pada penyusunan P-APBD Tahun 2021 saat ini, karena kondisi pandemi Covid-19, sehingga secara langsung maupun tidak langsung sangat berpengaruh terhadap jalannya penyelenggaraan pemerintahan di daerah.

“Karena sekarang masih dalam masa Pandemi covid-19, jadi dalam pembahasan kita dorong difokuskan kepada 3 hal,” kata Sujatno, Jumat (3/9/2021).

Pertama, penanganan kesehatan. Hal ini harus menjadi porsi dan perhatian utama dalam arah pembangunan baik APBD Tahun 2021 maupun APBD Tahun 2022. Kedua, pemulihan ekonomi.

“Jadi, bagaimana masyarakat sehat, ekonominya pulih dan ekonominya bergerak. Sehingga kesejahteraan masyarakat bisa meningkat. Ini juga harus jadi perhatian kita semuanya.”

Ketiga, jaring pengaman sosial. Ihwal ini, Sujatno menilai pentingnya sinergi dengan pemerintah pusat dan provinsi.  Saat ini, masyarakat sudah menerima bantuan dari pusat melalui APBN maupun dari Provinsi. Untuk yang belum mendapatkan bantuan tersebut, bisa dicover pemerintah daerah. Sehingga  terjadi pemerataan.

“Ini menjadi acuan dan perhatian kami dalam penyelenggaraan pemerintahan Kabupaten Magetan melalui APBD baik di perubahan tahun 2021 maupun di indeks tahun 2022,” kata Sujatno yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Magetan.

Pandemi, lanjut dia, berdampak pada semua sektor kehidupan, termasuk tata pengelolaan keuangan daerah. Pemerintah daerah perlu melakukan sinkronisasi dan perhitungan cermat sehingga mendapatkan APBD yang ideal.

“Penyusunan perubahan APBD Tahun Anggaran 2021 harus disesuaikan dengan perkembangan dan kemampuan keuangan daerah,” pungkasnya. (rud/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

HUT ke-11 Asosiasi BPD, Erma Harap Semakin Solid dan Inspiratif

TULUNGAGUNG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti, mengucapkan selamat HUT ke-11 ...
LEGISLATIF

DPRD Jatim Temui Sopir Angkot Malang, Dewanti Dorong Dialog Cari Solusi Trans Jatim Koridor II

DPRD Jatim akan menemui sopir angkot Malang Raya yang menolak Trans Jatim Koridor II. Dewanti Rumpoko mendorong ...
LEGISLATIF

Anton Kusumo Minta Penilaian Desil Bansos Berdasarkan Kondisi Ekonomi Riil Keluarga

MADIUN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun, Anton Kusumo, meminta pemerintah mengevaluasi mekanisme ...
SEMENTARA ITU...

Fatatoh Ajak Pemuda Muhammadiyah Bangun Budaya Politik Berbasis Integritas

Anggota DPRD Kabupaten Blitar Fatatoh Hironi Ulya mengajak Pemuda Muhammadiyah membangun budaya politik yang ...
LEGISLATIF

Andy Firasadi Minta Langkah Luar Biasa Putus Peredaran Narkoba di Jawa Timur

SURABAYA – Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur, Andy Firasadi, mendesak pemerintah bersama aparat penegak hukum ...
KRONIK

Bupati Lukman Sambut Gembira Peluncuran STAIM Bangkalan, Momentum Tingkatkan IPM

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, meresmikan peluncuran Sekolah Tinggi Agama Islam Al Muhsiny (STAIM) di ...