Sabtu
07 Maret 2026 | 12 : 26

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kenangan Eri Irawan tentang Awi yang Memikul Amanah dalam Diam

pdip-portal-1770854915401

SURABAYA – Di tengah riuhnya dinamika politik, ada satu pesan dari almarhum Dominikus Adi Sutarwijono yang selalu diingat Eri Irawan: menjaga sikap dalam perbedaan.

Bagi Eri, kepergian Ketua DPRD Surabaya sekaligus mantan Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya periode 2019–2024 itu bukan hanya kehilangan figur publik, tetapi juga sosok pemimpin yang memberi teladan dalam cara berpikir dan bersikap.

“Saya mengenalnya bukan hanya sebagai Ketua DPRD atau Ketua DPC. Saya mengenalnya sebagai pimpinan sekaligus sahabat. Beliau mengajarkan bahwa politik bukan tentang jabatan, melainkan tentang pengabdian. Kepemimpinan bukan tentang perintah, melainkan tentang keteladanan,” ujar Eri, saat di Grand Heaven, Rabu (11/2/2026).

Ia menyadari, jalan hidup Adi Sutarwijono yang akrab disapa Awi itu tidak selalu mudah. Namun, almarhum menjalaninya dengan kepala tegak dan hati lapang, meski memikul amanah besar di kota metropolitan dengan kompleksitas persoalan yang tidak ringan.

“Kami mungkin tidak pernah benar-benar tahu seberapa berat beban yang beliau pikul. Tapi satu hal yang kami tahu, beliau memilih memikulnya dalam diam,” sebutnya.

Di mata Eri, dedikasi itu terlihat dari keseharian almarhum yang hampir tanpa jeda. Rumah dinas dan ruang kerja Ketua DPRD selalu terbuka bagi warga.

Pesan-pesan yang masuk hampir sepanjang waktu tetap direspons, selama tidak sedang memimpin rapat.

“Waktunya hampir tak pernah menjadi miliknya sendiri. Pagi sampai malam diisi agenda, menerima warga, menyelesaikan persoalan partai, hingga mendengar keluh kesah masyarakat kecil. Tapi saya tidak pernah melihat beliau mengeluh,” katanya.

Kabar wafatnya Adi Sutarwijono pun, menurut Eri, memunculkan banyak kenangan dari masyarakat. Seorang warga di Kecamatan Rungkut menelepon sambil menangis karena merasa terbantu hingga anaknya bisa melanjutkan sekolah.

Seorang Ketua RW di Sukolilo mengirimkan foto kenangan bersama almarhum di rumah dinas, disertai pesan singkat: “Orang baik itu telah pergi, Mas.” (Baca juga: Diana Sasa: Dari Mas Awi Saya Belajar Keberanian Bersikap)

Namun, di antara banyak kenangan itu, ada satu nasihat yang paling membekas bagi Eri.

“Dalam politik, jangan pernah memusuhi orangnya. Lawan gagasannya, bukan pribadinya,” kenangnya mengutip pesan almarhum.

Sebagai sesama mantan wartawan, Eri juga teringat kebiasaan Adi yang tetap menulis hingga akhir hayatnya. Menulis, bagi almarhum, adalah cara menjaga ketajaman berpikir di tengah kesibukan politik.

“Menulis ini bagian dari mengasah pikiran agar tetap tajam,” ujarnya menirukan perkataan Adi.

Bagi Eri, kepergian Adi Sutarwijono meninggalkan ruang kosong yang tidak mudah diisi. Di balik jabatan dan sorotan publik, ia mengenang almarhum sebagai senior yang lembut hati dan mengayomi.

“Bagi banyak orang beliau tokoh publik dan pemimpin. Tapi bagi kami, beliau sosok yang membimbing dengan keteladanan. Selamat jalan, Mas Adi,” ucap Eri. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Reses DPRD Madiun Soroti Fasilitas Kelas 1 SD dan Jalan Lingkungan Warga

MADIUN – Kebutuhan peningkatan fasilitas pendidikan dasar, khususnya untuk menunjang kegiatan belajar mengajar di ...
LEGISLATIF

Diduga Langgar SE Wali Kota, Didik Beldex Minta Hiburan Malam di Suramadu Ditertibkan

SURABAYA – Dugaan masih beroperasinya warung remang-remang dan house musik di kawasan pesisir sekitar Jembatan ...
KABAR CABANG

Rumah Warga Tertimpa Pohon, PDIP Kabupaten Blitar Salurkan Bantuan dan Ingatkan Antisipasi

BLITAR – Siang itu suasana di sejumlah desa di Kecamatan Sanankulon masih menyisakan bekas kepanikan. Atap rumah ...
KABAR CABANG

Ramadan Penuh Berkah, PDIP Kabupaten Mojokerto Berbagi 500 Paket Sembako untuk Wong Cilik

MOJOKERTO – Semangat berbagi di bulan suci Ramadan terasa di halaman Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto, ...
LEGISLATIF

Komisi E DPRD Jatim Awasi Ketat Kinerja Satgas THR, Pastikan Hak Buruh Tak Diabaikan

SURABAYA – DPRD Jawa Timur memastikan akan mengawasi secara ketat kinerja Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan ...
KRONIK

Doa Haru Anak Yatim untuk PDI Perjuangan Jatim pada Peringatan Nuzulul Quran

SURABAYA – Santunan untuk 500 anak yatim menjadi salah satu rangkaian acara pada Peringatan Nuzulul Quran yang ...