Rabu
24 Juni 2026 | 1 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kembangkan Transportasi Udara, Ini yang Dilakukan Pemkab Sumenep

pdip-jatim-fauzi-sumenep

SURABAYA – Pemerintah Kabupaten Sumenep mempunyai mimpi besar untuk mengembangkan dunia transportasi. Bandara Trunojoyo yang telah dikomersilkan sejak 2018 akan dikembangkan dengan fasilitas hanggar khusus pesawat kecil.

Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi mengungkapkan, bandara di ujung pulau Madura itu akan dikembangkan dengan fasilitas hanggar khusus pesawat kecil. Sehingga Bandara Trunojoyo akan menjadi pusat bengkel pesawat kecil di Indonesia.

“Jadi kalau itu sudah terwujud, servisnya pesawat ATR-72, perintis, jet, akan ke sini semua. Jadi, tidak perlu lagi ke Singapura,” kata Fauzi kepada wartawan usai pemeriksaan LHKPN di Kantor Gubernur Jatim, kemarin.

Pria yang belum seminggu terpilih sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep ini menjelaskan, untuk mewujudkan mimpi besar itu, pihaknya telah melakukan komunikasi dengan salah satu perusahaan BUMN.

Bahkan, pihak ketiga yang akan berinvestasi itu sudah melihat langsung kondisi Bandara Trunojoyo. “Ada pihak ketiga, kemarin sudah turun ke lapangan,” ungkapnya.

Berdasarkan rencana, hanggar tersebut akan dibangun empat. Dengan begitu, masih perlu perluasan lahan sekira tiga hektare.

Agar tidak mengganggu aktivitas penerbangan, maka landasan pacu pesawat komersil akan dibuat baru, tepatnya di sisi utara. “Kita bikin runway baru yang sekiranya cukup untuk pesawat jenis Boeing,” jelas dia.

Achmad Fauzi juga menyampaikan target pembangunan lainnya, seperti membuat pelabuhan udara khusus untuk pesawat amfibi jenis perintis Airfast.

Proyek yang akan jadi percontohan itu terletak di Pulau Masalembu. “Nanti take off-nya dari bandara darat, landing-nya di atas air,” terang penulis buku ‘Saatnya Move On’ ini.

Saat ini, kata Fauzi, pihaknya masih menunggu hasil kajian yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan. Melihat kondisi Sumenep yang memiliki banyak Pulau, Fauzi berharap hal itu bisa terwujud.

“Masih dikaji. Tapi saya yakin bisa, kalau di Masalembu sudah bisa, maka pulau lain tinggal buka trayek,” ujarnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Teladani Bung Karno, PAC Tuban Berdonor Darah

TUBAN – Momentum Bulan Bung Karno menjadi pemantik semangat tersendiri bagi para kader Pengurus Anak Cabang (PAC) ...
EKSEKUTIF

Hadiri Purna Siswa SLB Ar Rochmah Lamongan, Wabup Dirham Tegaskan Komitmen Pendidikan Inklusif

LAMONGAN – Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai kegiatan Purna Siswa ke-1 Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) dan ...
EKSEKUTIF

Pendaftar SD Sekolah Rakyat Ngawi Baru Tiga Siswa, Pemkab Jajaki Opsi Libatkan Anak Panti Asuhan

NGAWI – Proses penjaringan calon siswa Sekolah Rakyat (SR) Kabupaten Ngawi terus berjalan. Hingga Senin ...
KRONIK

Perkuat SDM Kesehatan, Bupati Sumenep Jalin Kerja Sama dengan FK UTM

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep berkomitmen memperkuat sumber daya manusia (SDM) dalam bidang ...
KRONIK

Program Selantang Banyuwangi, Ketika Sekolah Tidak Mengenal Batas Usia

BANYUWANGI – Usia Harapan Hidup (UHH) penduduk Banyuwangi terus meningkat, dari 74,13 tahun pada 2024 menjadi 74,43 ...
LEGISLATIF

Puan Desak PLN Transparan soal Pemadaman Listrik Bergilir, Minta Dampak ke Masyarakat Segera Dimitigasi

Ketua DPR RI Puan Maharani meminta PLN transparan menjelaskan penyebab pemadaman listrik bergilir di Pulau Jawa ...