Kamis
15 Oktober 2026 | 8 : 44

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kasus Covid-19 di Ngawi Turun tapi Level PPKM Naik, Koq Begitu?

pdip-jatim-bupati-ngawi-250821-ony-anwar-harsono

NGAWI – Kasus Covid-19 di Kabupaten Ngawi mengalami penurunan yang cukup signifikan sepekan terakhir ini. Selain itu, angka kematian dan transmisi rate juga turut mengalami penurunan.

Kendati demikian, status pemberlakukan PPKM di Ngawi saat ini malah naik menjadi level 4 yang sebelumnya sempat berada di level 3. Perubahan itu berlaku seiring perpanjangan PPKM dari pemerintah pusat per 24 Agustus 2021 kemarin.

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono saat ditemui pdiperjuangan-jatim.com usai mengikuti rakor pemindahan pasien isoman ke fasilitas isoter di Polres Ngawi menjelaskan terkait hal tersebut. Mas Ony, panggilan Bupati Ngawi mengatakan status level PPKM di Ngawi mengikuti aglomerasi atau kewilayahan.

“Kita ikut aglomerasi Madiun Raya, kalau banyak wilayah yang masih level 4, kita meskipun turun kasusnya, zona kita Orange, secara level kita ikut aglomerasi,” jelas Mas Ony, Rabu (25/8/2021).

Sebelumnya, dilain kesempatan, Mas Ony juga pernah menyampaikan terkait status PPKM level 4 di Ngawi. Dikatakan Bupati yang diusung PDI Perjuangan itu, pemberlakukan PPKM level 4 di Ngawi harus disepakati bersama. Mengingat tujuan dari kebijakan itu sebagai upaya untuk mengurangi mobilitas guna pencegahan penyebaran Covid-19.

“Untuk mengurangi mobilitas, arahan Menko Marves (Kemaritiman dan investasi) itu secara kewilayahan. Dalam rangka kewilayahan ini, aglomerasi yang dibutuhkan,” terang Mas Ony.

Berita Terkait:Bupati Ony Pastikan Rumah Sakit Tetap Siaga meski Kasus Covid-19 di Ngawi Menurun

Dijelaskan Mas Ony, ketika status PPKM tidak didasarkan pada aglomerasi, pelaksanaan aturan pembatasan tersebut tidak bisa berjalan maksimal. Mengingat dalam satu wilayah aglomerasi saling terhubung.

“Misalkan kalau ada satu wilayah yang statusnya beda, bisa dimungkinkan kegiatan PPKM ini tidak berjalan maksimal, karena masih ada yang leluasa, karena dalam satu wilayah ini, mobilitasnya masih berhubungan,” jelas Mas Ony. (mmf/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Sanusi Siapkan Pendidikan Kesetaraan Gratis untuk 14.565 Anak Tidak Sekolah di Malang

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi menyiapkan intervensi pendidikan kesetaraan yang dibiayai penuh melalui APBD untuk ...
KRONIK

Ina Ammania Desak Kasus Dugaan Kekerasan Seksual 13 Mahasiswi Unpas Diusut Transparan

BONDOWOSO – Anggota Komisi VIII DPR RI, Ina Ammania, mendesak pengusutan transparan atas dugaan kekerasan seksual ...
EKSEKUTIF

Pasar Ngadiluwih Kediri Segera Buka 24 Jam, Siapkan 805 Lapak untuk Pedagang

KEDIRI – Pasar Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, segera beroperasi dengan konsep 24 jam setelah revitalisasinya hampir ...
LEGISLATIF

Andreas Gagas Perdagangan Karbon Berbasis Komunitas di CMC Tiga Warna Malang

MALANG – Pelestarian mangrove tak hanya berperan menjaga lingkungan, tetapi juga berpeluang membuka sumber ekonomi ...
LEGISLATIF

Sidak Venue POPDA XV Jatim, DPRD Ngawi Temukan Mistar Gawang Goyang

NGAWI – Komisi III DPRD Kabupaten Ngawi menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah venue Pekan Olahraga ...
LEGISLATIF

Pelaku Usaha Mikro Tuban Didorong Berkoperasi

TUBAN – Upaya memperkuat perekonomian berbasis kerakyatan terus didorong di daerah. Anggota DPRD Jawa Timur Fraksi ...