MOJOKERTO – Vaksinasi massal yang digelar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto, Sabtu (18/9/2021) tak hanya melibatkan pengurus dan tenaga medis. Kalangan milenial pun tampak aktif membantu pelaksanaan vaksinasi mulai awal hingga usai acara.
Seperti tampak di Balai Desa Talunblandong, Kecamatan Dawarblandong, salah satu titik lokasi vaksinasi.
Selain jajaran struktural dan anggota fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Mojokerto, sejumlah milenial membantu pelaksanaan vaksinasi.
Baca juga: Apresiasi Gercep PDI Perjuangan dalam Vaksinasi Covid, Bupati Mojokerto: Alhamdulillah, Luar Biasa
Banteng-banteng muda ini terlihat sangat antusias dan santun penuh kesabaran dalam mengarahkan masyarakat yang akan ikut vaksin.
Dalam kegiatan tersebut, mereka melebur bersama para nakes dari Dinas Kesehatan setempat, dan tim Puskesmas, serta struktur dan fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto.

Ismiana Masitoh Dhea Rahma, salah satu milenial, mengaku jadi sukarelawan karena panggilan jiwa kemanusiaannya.
“Hati saya tergerak, melihat kondisi pandemi Covid-19 yang masih belum usai hingga saat ini,” ungkapnya.
Perempuan berusia 22 tahun yang sudah menjadi pengajar sekolah TK tersebut mengaku prihatin melihat anak didiknya yang tidak bisa menikmati masa kecil dengan belajar sambil bermain.
“Saya kasihan melihat anak-anak yang masih TK tetapi tidak bisa menikmati belajar dan bermain secara langsung. Cara bersosialisasi mereka terhambat melalui alat komunikasi elektronik, smartphone saja,” ujar Ismiana.
Dia juga mengungkapkan perasaan senangnya bisa menjadi sukarelawan bersama kalangan muda lainnya, di giat kemanusiaan PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto hari ini.
“Pemuda harus memiliki peran dan tanggung jawab dalam memajukan bangsa, salah satunya terlibat dalam giat kemanusiaan ini. Semakin meningkatnya jumlah angka orang tervaksin, maka jumlah orang berpotensi terkena positif covid juga menurun,” tuturnya. (yols/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS













