LUMAJANG – Aksi cepat tanggap dilakukan oleh jajaran kader PDI Perjuangan Jember dan Lumajang dalam membantu seorang warga yang menjadi korban pembegalan di Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, Kamis (5/2/2026) dini hari.
Korban yang ditemukan dalam kondisi membutuhkan pertolongan medis segera dilarikan ke RSUD Dr. Haryoto menggunakan unit ambulans milik DPC PDI Perjuangan Jember.
Kronologi Penyelamatan
Samsul, anggota Satgas PDI Perjuangan Jember yang melakukan evakuasi, menuturkan bahwa kejadian bermula saat dirinya tengah dalam perjalanan pulang menuju Jember usai mengantar pasien.
Saat melintasi kawasan Desa Wonorejo, ia dihentikan oleh sejumlah orang yang meminta bantuan darurat.
“Ternyata ada korban begal. Tanpa pikir panjang, kami langsung mengevakuasi korban untuk mencari pertolongan di rumah sakit terdekat. Ini murni aksi kemanusiaan untuk membantu masyarakat,” ujar Samsul saat dikonfirmasi, Kamis pagi.
Kendala di Lokasi Kejadian
Sekretaris PAC PDI Perjuangan Lumajang, Fitriya, menambahkan bahwa sesaat setelah kejadian, korban sebenarnya sempat berusaha meminta pertolongan kepada pengendara yang melintas.
Namun, minimnya penerangan jalan dan faktor keamanan membuat para pengendara lain enggan berhenti.
“Kemungkinan pengendara lain merasa takut karena kondisi jalan yang gelap akibat kurangnya lampu penerangan. Beruntung, ambulans yang dikendarai Pak Samsul lewat dan bersedia membantu,” kata Fitriya.
Pendampingan Korban
Dihubungi secara terpisah, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lumajang, Supratman, memastikan pihaknya telah menugaskan kader untuk memberikan pendampingan penuh kepada korban selama menjalani perawatan di rumah sakit.
“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak rumah sakit agar korban segera ditangani secara maksimal. Fokus utama kami adalah keselamatan korban,” tegas Supratman.
Hingga Kamis pagi, korban dilaporkan telah dalam kondisi sadar dan tengah mendapatkan penanganan intensif dari tim medis RSUD Dr. Haryoto Lumajang.(ndy/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS













