Rabu
21 Oktober 2026 | 2 : 36

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kader Banteng Jatim Tahlilan Kenang 7 Hari Meninggalnya Sopan Sopian

pdip jatim 250827 tahlil Sopian 1

SURABAYA — Suasana haru menyelimuti aula Megawati Soekarnoputri Kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Timur saat digelar pembacaan surat Yasin dan tahlil 7 hari meninggalnya Sopan Sopian, Rabu (27/8/2025) malam.

Acara berlangsung khidmat dihadiri para pengurus partai, kader, serta badan, sayap, kesekretariatan, satgas, hingga simpatisan partai.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Dr. Sri Untari Bisowarno, M.AP, mengungkapkan rasa kehilangan mendalam atas kepergian Sopan Sopian.

Dia mengenang almarhum sebagai salah satu kader yang memberikan warna penting dalam perjalanan partai di Jawa Timur.

“Terima kasih untuk segala perjuangannya. Terima kasih sudah berkomitmen penuh, mengabdikan diri bertahun-tahun memperjuangkan partai ini. Sehingga partai ini tetap berdiri tegak sampai hari ini,” ungkap Sri Untari.

Baca juga: Keluarga Besar Banteng Jatim Berduka Atas Berpulangnya Sopian, Untari: Selamat Jalan Sahabat Perjuangan…

Dia menegaskan bahwa kekuatan PDI Perjuangan tidak bisa dilepaskan dari peran dan dharma bakti para kader yang telah berpulang.

Seperti Sopan Sopian, Whisnu Sakti Buana, SW Nugroho, Didik Purwanto, hingga Toga Sidauruk.

“Mereka adalah sosok-sosok pejuang sejati. Kita doakan dengan ikhlas untuk mereka yang sudah berjuang bersama kita,” tuturnya.

Menurut Penasihat Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim ini, kepergian Sopan Sopian menjadi pengingat bagi seluruh kader bahwa usia adalah misteri, namun pengabdian dan komitmen akan selalu dikenang.

“Kita mengenang Sopian sebagai pribadi yang selalu tersenyum. Jam berapa pun, dia selalu siap ditugaskan mengirim logistik dan kebutuhan partai. Tidak pernah menolak, tidak pernah mengeluh,” beber Untari.

Dalam kesempatan tersebut, perempuan yang juga Ketua Komisi E DPRD Jatim ini mengingatkan kepada seluruh kader PDI Perjuangan di Jawa Timur agar saling menjaga dan tidak ragu menghubungi pengurus bila mengalami kesulitan.

“Saya ingatkan kepada seluruh keluarga besar PDI Perjuangan, kalau ada apa-apa, sakit atau butuh bantuan, segera kontak saya. Selama kalian berada di Jawa Timur, kami pasti membantu. Kita sudah berjuang bersama begitu lama, dan kita harus saling menjaga,” tegasnya.

Untari juga mengajak seluruh kader untuk terus meneladani semangat dan sikap baik dari para sahabat seperjuangan yang telah berpulang lebih dulu.

Dia menggarisbawahi pentingnya menjaga silaturahmi dengan keluarga almarhum sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan loyalitas mereka kepada partai.

“Kita jangan melupakan keluarganya. Ini menjadi bagian dari silaturahmi dan kepedulian kita sebagai kader. Partai ini tidak akan pernah ada jika tidak ada komitmen dan kesetiaan dari kader-kadernya,” tuturnya. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Banyuwangi Gelar Rembug Santri, Ruang Jaring Aspirasi Generasi Pesantren

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi terus berupaya menghadirkan program pembangunan yang inklusif ...
EKSEKUTIF

2027, Alur Pelayanan Seluruh Puskesmas Surabaya Diselaraskan dengan Rumah Sakit

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menyelaraskan alur pelayanan seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat ...
LEGISLATIF

Minta Tak Ada Pungutan Pemakaman, Kaji Ipuk: Jangan Bebani Keluarga Berduka

SURABAYA – Ketua DPRD Kota Surabaya Syaifuddin Zuhri meminta pengelola tempat pemakaman umum (TPU) tidak melakukan ...
LEGISLATIF

Indi Naidha Prihatin Dugaan Kekerasan Siswa Sekolah Rakyat Jember

JEMBER – Sekretaris Komisi D DPRD Jember, Indi Naidha, menyoroti dugaan kekerasan terhadap tiga siswa Sekolah ...
KRONIK

Gus Falah Desak Kasus Penganiayaan Terhadap Kepsek Lamongan Diusut Tuntas

LAMONGAN – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan dari Dapil X (Lamongan-Gresik), Nasyirul Falah Amru yang akrab ...
EKSEKUTIF

Bupati Blitar Dorong Santri Percaya Diri dan Berani Tampil Lewat Lomba Pidato

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto mendorong para santri terus mengembangkan kemampuan berbicara di depan umum, ...