Jumat
24 April 2026 | 10 : 19

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi: Tidak Ada yang Saya Takuti Kecuali Allah SWT!

pdip-jatim-jokowi-prabowo-debat-kedua01

JAKARTA – Capres nomor urut 01 Joko Widodo mengatakan, butuh keberanian dan ketegasan dalam mengelola negara Indonesia. Jokowi menegaskan, tidak ada yang dia takuti, kecuali Allah SWT.

Pernyataan itu disampaikan Jokowi di acara debat kedua Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, kemarin.

Awalnya Jokowi menyampaikan bahwa Indonesia merupakan negara besar dan tidak mudah mengelolanya. Jokowi kemudian mengungkapkan punya pengalaman menjadi wali kota dan gubernur.

“Rakyat Indonesia yang saya cintai, mengelola negara sebesar Indonesia ini tak mudah, tak gampang. Sangat beruntung sekali saya punya pengalaman mengelola kota sebagai wali kota, provinsi, dan 4,5 tahun ini mengelola negara kita Indonesia,” kata Jokowi.

Karena itu, lanjut Jokowi, butuh ketegasan dan keberanian dalam membuat kebijakan. Jokowi mencontohkan, pemerintahannya membubarkan mafia migas Petral, merebut Blok Rokan dan Blok Mahakam, serta sudah menguasai 51 persen saham Freeport.

Capres yang berdampingan dengan Cawapres Ma’ruf Amin di Pilpres 2019 itu ingin negara ini semakin baik. Untuk itu, Jokowi menyatakan siap menggunakan seluruh tenaga dan kewenangan yang dia miliki.

“Tidak ada yang saya takuti untuk kepentingan nasional, rakyat, bangsa, negara. Tidak ada yang saya takuti kecuali Allah SWT untuk Indonesia maju,” tegasnya.

Dalam debat kedua kemarin, Jokowi juga menyampaikan, selama empat tahun ini banyak capaian pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah. Hal itu menjawab pertanyaan seputar bagaimana meningkatkan konektivitas negara demi meningkatkan daya saing.

“Dalam empat tahun ini kita bangun banyak sekali, jalan tol, pelabuhan, airport, dan inilah yang ingin terus kita lakukan agar konektivitas antar pulau, provinsi, dan kabupaten, kota tersambung dengan baik,” jelas Jokowi.

Dengan langkah itu, Jokowi menilai bisa meningkatkan kecepatan dan kemudahan transportasi logistik dan mobilitas orang. Jokowi menekankan, tanpa infrastruktur akan sulit mengejar daya saing.

“Daya saing kira tanpa membangun ini lupakan, saya akan konsisten membangun infrastruktur ini sehingga konektivitas tersambung,” tegas dia.

Di satu sisi, Jokowi juga menyinggung upaya pemerintah membangun proyek jaringan serat optik di seluruh wilayah Indonesia, Palapa Ring. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Gas Porprov 2027, KONI Trenggalek Geber TC Atlet Peraih Medali

KONI Trenggalek langsung geber pemusatan latihan atlet peraih medali untuk memburu prestasi di Porprov Jatim 2027. ...
EKSEKUTIF

Pemkab Lamongan Perkuat Komitmen Penurunan Stunting Melalui Program Genting

LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten Lamongan terus menunjukkan langkah konkret dalam mencetak generasi emas yang bebas ...
KRONIK

Ratusan Kasus Narkoba Menghantui Lumajang, Desa Tunjungrejo Perkuat Ketahanan Lewat Penyuluhan Hukum

LUMAJANG – Memajukan desa tak sekadar membangun infrastruktur. Juga bagaimana pembangunan sumber daya manusia (SDM) ...
KABAR CABANG

Ficky Septalinda: Sinergi Tiga Pilar Partai, Strategi Mencapai Kemenangan Kontestasi Politik

BANYUWANGI – Menjaga soliditas dan kekompakan tiga pilar Partai menjadi strategi dan kunci utama PDI Perjuangan ...
KRONIK

Erma Inisiasi Program Nelayan Ramah Lingkungan di Pantai Sidem Tulungagung

TULUNGAGUNG – Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti, menginisiasi program nelayan tanah ...
LEGISLATIF

Fery Sudarsono Serahkan 10 Ribu Bibit Buah, Dorong Kemandirian Pangan Warga Madiun

MADIUN – Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery Sudarsono membagikan 10 ribu bibit tanaman produktif kepada masyarakat di ...