Jumat
17 April 2026 | 9 : 18

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi Terkesan Melihat Ribuan Ton Porang Hasil Panen Petani Kabupaten Madiun

pdip-jatim-210820-jokowi-pabrik-porang-madiun-1

MADIUN – Usai meninjau vaksinasi pelajar dan door to door serta memberikan pengarahan kepada forkopimda se-Provinsi Jawa Timur secara virtual, di Pendopo Ronggo Djoemeno, Caruban, Kabupaten Madiun, Presiden Joko Widodo dan rombongan melanjutkan kunjungannya ke pabrik Porang PT Asia Prima Konjac di Desa Kuwu, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Kamis (19/8/2021).

Presiden Jokowi berkeliling pabrik memantau proses pengolahan Porang menjadi produk pangan unggulan yang siap ekspor sembari memberikan arahannya.

Jokowi mengaku terkesan melihat ratusan bahkan ribuan ton komoditas Porang hasil panen petani Kabupaten Madiun dan daerah sekitarnya yang siap diproduksi PT Asia Prima Konjac menjadi olahan yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan siap diekspor ke beberapa negara.

Baca juga: Pantau Langsung Vaksinasi Pelajar di Madiun, Ini Pesan Jokowi

Sejak awal, Jokowi memang menaruh harapan besar terhadap Porang. Untuk itu, dirinya menetapkan Porang menjadi salah satu komoditas baru unggulan untuk menopang pangan di Indonesia.

Jokowi juga senang karena melalui PT Asia Prima Konjac, Porang bisa diolah menjadi komoditas yang memiliki nilai tambah bagi petani.

“Tadi saya sempat tanya ke petani Porang, dengan luasan lahan satu hektar bisa menghasilkan porang 15-20 ton. Bahkan hasilnya per musim tanam pertama bisa sampai 40 juta ton dalam kurun 8 bulan. Ini sebuah nilai yang sangat besar dan pasarnya masih terbuka,” ujar Jokowi.

Kunjungannya ke pabrik Porang di Kabupaten Madiun ini ditulis dan diunggah di akun Facebook Presiden Joko Widodo pada Kamis (19/8/2021) malam.

Menurut Jokowi, porang adalah sejenis umbi-umbian yang biasa diolah menjadi beras, shirataki, campuran produk kue, sampai kosmetik.

Porang, tambahnya, merupakan komoditas baru yang dapat memberikan nilai tambah yang baik tidak hanya bagi perusahaan pengolah porang tetapi juga kepada para petani porang.

“Bayangkan, satu hektar lahan dapat menghasilkan 15 – 20 ton porang. Pada musim tanam pertama para petani dapat menghasilkan hingga Rp40 juta dalam 8 bulan. Nilainya sangat besar, pasarnya masih terbuka lebar,” tulis Jokowi dalam unggahannya.

Ke depan, dia berharap, porang dapat diekspor tidak hanya dalam bentuk mentah dan barang setengah jadi. Namun sudah dalam bentuk beras porang. (ant/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tempatkan ASN di Setiap RW, Perkuat Program Kampung Pancasila

Eri Cahyadi menempatkan ASN sebagai pendamping di setiap RW untuk memperkuat Program Kampung Pancasila 2026 dan ...
KRONIK

Fraksi PDIP DPRD Sumenep Ngonthel ke Kantor, Hosnan: Dukung Penghematan BBM

SUMENEP – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep mengimbau seluruh anggotanya untuk menggunakan sepeda ontel saat ...
EKSEKUTIF

Hadapi Ancaman Kemarau Ekstrem, Bupati Yani Minta PMI Gresik Perkuat Kesiapsiagaan dan Libatkan Generasi Muda

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik memperkuat ...
BERITA TERKINI

Said Abdullah: Pers Harus Jadi Pilar Keempat Demokrasi dan Kontrol Kekuasaan

Saat menerima penghargaan PWI Jatim di HPN 2026, Said Abdullah menegaskan pers harus menjadi pilar keempat ...
HEADLINE

PWI Jatim Anugerahi Said Abdullah, Dinilai Sukses Kelola Kebijakan Fiskal

MH Said Abdullah menerima penghargaan dari PWI Jawa Timur pada puncak Hari Pers Nasional 2026 di Surabaya, atas ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta OPD Surabaya Publikasikan Output dan Outcome Program ke Publik

Eri Cahyadi meminta OPD Surabaya mempublikasikan output dan outcome program untuk meningkatkan transparansi dan ...